• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Modal Es Batu, Sosok Ini Kaya Raya-Numpuk Harta Triliunan

Modal Es Batu, Sosok Ini Kaya Raya-Numpuk Harta Triliunan

January 24, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

October 13, 2026
Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

October 13, 2026
Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

October 13, 2026
Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

October 13, 2026
100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

October 13, 2026
Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

October 13, 2026
Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Modal Es Batu, Sosok Ini Kaya Raya-Numpuk Harta Triliunan

9 months ago
in Lifestyle
Modal Es Batu, Sosok Ini Kaya Raya-Numpuk Harta Triliunan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Banyak yang memandang sebelah mata pekerjaan sebagai tukang es batu.

Padahal banyak orang yang sukses dan kaya karena jualan es di masa lalu. Salah satunya adalah Tasripin yang memiliki harta kekayaan triliunan.

Pada 1900-an atau era kolonial, Tasripin adalah salah satu orang terkaya di Indonesia. Saat wafat, koran De Nieuwe Vorstenlanden (8 September 1919) mewartakan, hartanya tembus 45 juta gulden.

Kala itu, harga satu liter beras hanya 6 sen. Artinya, dia bisa membeli 750 juta liter beras bermodalkan uang 45 juta gulden. Jika harga satu liter beras hari ini sekitar Rp13 ribu, maka harta Tasripin setara Rp9,7 triliun (hampir Rp10 triliun) pada masa sekarang.

Nominal harta sebesar itu diperoleh dari jualan es.

Bagaimana ceritanya?

Pada era Tasripin hidup, es sulit diperoleh sebab tidak ada kulkas atau mesin pendingin. Alhasil, es menjadi primadona sebab harganya dijual tinggi dan selalu laris.

Artinya, siapapun yang menciptakan pabrik es bisa bikin kaya raya, termasuk Tasripin. Harian de Locomotief (25 Juli 1902) mewartakan, pabrik es Tasripin berada di daerah Ungaran, Semarang.

Delapan tahun kemudian, dia mendirikan pabrik es lagi di Semarang tepatnya daerah Petelan. Koran de Locomotief (5 September 1910) melaporkan, pabrik es tersebut jadi yang terbesar di sana dan dioperasikan langsung oleh pria kelahiran 1834 itu.

Selain jualan es, Tasripin juga melakukan diversifikasi bisnis. Tercatat dia punya rumah penjagalan dan melakoni jual-beli kulit hewan. Kedua bisnis ini membuat harta kekayaannya makin bertambah.

Setiap bulan, dia memperoleh uang 30-40 ribu gulden. Tak heran, dia punya banyak rumah dan tanah di Semarang. Begitu pula pabrik esnya yang makin tersebar.

Jejak Tasripin sebagai pengusaha es harus berakhir pada 1919 karena meninggal. Setelahnya, bisnis es diteruskan oleh keluarga sekalipun tak diketahui lebih lanjut jejaknya. Sejarah kemudian mencatatnya sebagai orang terkaya Indonesia dari kelompok pribumi, yang bermula dari jualan es.

Muncul Raja Es Lain

Selain Tasripin, masih ada penjual es lain yang sukses dan kaya raya. Satu era dengan Tasripin, hidup seorang penjual es di Semarang bernama Kwa Wan Hong. Dia memang tak sekaya Tasripin, tapi Kwa tercatat dalam sejarah sebagai raja es.

Sejarawan Denys Lombard dalam Nusa Jawa Silang Budaya (1999) menuliskan, dia membuat es dengan memanfaatkan reaksi kimia, yakni campuran garam dan ammonia yang mengubah air menjadi es.

Disebutkan, Kwa-lah yang menciptakan industri es pertama di Indonesia. Tahun 1895, Kwa mendirikan pabrik es bernama Hoo Hien.

Koran de Nieuwe Vorstenlanden (17 Juli 1901) melaporkan, keberadaan pabrik es milik Kwa mengubah kebiasaan orang Indonesia mengonsumsi es. Es yang tadinya mahal dan sulit diperoleh jadi lebih terjangkau.

Di Magelang, ada penjual es juga bernama Robert Chevalier. Dia konsisten jualan es di bawah bendera NV. Magelangsche Ijs en Mineralwater Fabriek sejak 1920. Tercatat dia punya tiga pabrik es dan bisa kaya raya, sebelum akhirnya bangkrut ketika Jepang datang tahun 1942.

Tasripin yang punya harta Rp10 triliun, lalu raja es RI Kwa Wan Hoong dan Robert Chevalier menjadi bukti, penjual es juga bisa sukses dan kaya raya. Dengan demikian, tak patut menganggap remeh orang yang menjajakan es dalam berbagai olahan secara keliling. Pada dasarnya, semua pekerjaan halal itu mulia.

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .