• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

October 13, 2026
Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

October 13, 2026
Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

October 13, 2026
100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

October 13, 2026
Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

October 13, 2026
Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
Minyak Tembus US2/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

Minyak Tembus US$112/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
BEI Sanksi Emiten Obligasi yang Belum Setor Laporan Keuangan

BEI Sanksi Emiten Obligasi yang Belum Setor Laporan Keuangan

October 13, 2026
BEI Umumkan 19 Saham Ini Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

BEI Umumkan 19 Saham Ini Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

54 minutes ago
in Market
Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten konstruksi pelat merah PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) masih membukukan rugi bersih pada sembilan bulan pertama 2026, meski pendapatannya melonjak tajam.

Mengutip laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit, rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp2,87 triliun hingga 30 September 2026. Angka ini menyusut 9,54% dibandingkan rugi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,17 triliun.

Rugi per saham dasar ikut turun menjadi Rp99,70, dari sebelumnya Rp110,21 per saham.

Dari sisi top line, Waskita membukukan pendapatan usaha Rp8,13 triliun, naik 53,73% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Rp5,29 triliun pada 9M25.

Lonjakan terbesar datang dari segmen jasa konstruksi yang naik 71,46% yoy menjadi Rp6,45 triliun. Pendapatan jalan tol juga tumbuh 14,93% menjadi Rp987,74 miliar. Sebaliknya, penjualan precast turun 28,45% menjadi Rp362,45 miliar.

Kementerian Pekerjaan Umum menjadi pemberi kerja terbesar dengan kontribusi pendapatan Rp3,91 triliun, melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan Rp963,02 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Margin Tergerus

Kenaikan pendapatan tidak diikuti laba kotor. Beban pokok pendapatan membengkak menjadi Rp7,17 triliun dari Rp4,31 triliun, sehingga laba bruto justru turun 2,09% menjadi Rp959,44 miliar.

Margin laba kotor perseroan pun menyusut menjadi 11,81%, dari 18,54% pada 9M25.

Beban keuangan masih menjadi pemberat utama kinerja. Hingga akhir September 2026, beban keuangan Waskita tercatat Rp2,79 triliun, relatif tidak jauh berbeda dari Rp2,84 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga menanggung bagian rugi entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar Rp149,41 miliar.

Ekuitas Induk Negatif

Dari sisi neraca, total aset Waskita per 30 September 2026 tercatat Rp73,07 triliun, naik 3,30% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp70,73 triliun.

Total liabilitas naik 7,41% menjadi Rp72,03 triliun, dari Rp67,06 triliun. Akibatnya, total ekuitas anjlok 71,71% menjadi Rp1,04 triliun dari Rp3,67 triliun.

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bahkan tercatat negatif Rp3,34 triliun, memburuk dari negatif Rp1,03 triliun pada akhir 2025. Posisi ekuitas positif secara total masih ditopang kepentingan non-pengendali sebesar Rp4,38 triliun.

Posisi kas dan setara kas juga tergerus 65,90% menjadi Rp1,50 triliun, dari Rp4,41 triliun pada akhir tahun lalu. Arus kas bersih untuk aktivitas operasi tercatat minus Rp1,14 triliun, sementara aktivitas investasi menyerap Rp1,17 triliun.

Dalam catatan laporan keuangannya, manajemen Waskita mengungkapkan bahwa rugi yang dialami menyebabkan akumulasi defisit mencapai Rp20,80 triliun. Selain itu, liabilitas jangka pendek perseroan melampaui aset lancarnya sebesar Rp12,48 triliun.

Untuk memitigasi risiko tersebut, perseroan menjalankan delapan stream inisiatif penyehatan keuangan, di antaranya divestasi bertahap sisa ruas tol, pemanfaatan penjaminan pemerintah, serta restrukturisasi utang induk dan anak usaha.

Terkait restrukturisasi utang dengan kreditur Master Restructuring Agreement (MRA), Waskita telah membayar Tranche A sebesar Rp2,198 triliun sehingga sisa pokok menjadi Rp2,154 triliun. Perseroan juga telah membayar Tranche B sebesar Rp280,7 miliar, dengan sisa pokok Rp21,736 triliun.

Restrukturisasi Obligasi PUB III Tahap IV Tahun 2019 juga telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 3 September 2026. Dengan begitu, restrukturisasi seluruh obligasi non-penjaminan yang terkait dengan empat Perjanjian Wali Amanat telah rampung.

Adapun outstanding fasilitas Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP) per 30 September 2026 tercatat Rp5,06 triliun. Atas fasilitas Obligasi III Tahun 2021, perseroan telah mengajukan klaim penjaminan sebesar Rp722 miliar pada 25 September 2026.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

October 13, 2026
Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .