
Jakarta, CNBC Indonesia– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi RI sepanjang Triwulan III-2026 sebesar 5,47% (yoy) jauh di atas proyeksi ekonom di kisaran 5,2%.
Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto menyebutkan kondisi kenaikan biaya, tingginya ketidakpastian dan omzet pelaku pasar yang turun membuat kinerja PDB RI lebih tinggi dari proyeksi pasar jauh di atas ekspektasi namun dinilai positif.
Terkait data PDB, pelaku pasar dinilai lebih berfokus pada daya tahan RI mempertahankan posisi emerging market dari penilaian MSCI serta pengelolaan APBN yang akan mempengaruhi instrument obligasi.
Diharapkan Langkah tegas bursa terkait keterbukaan informasi dan Tindakan terhadap saham yang melakukan manipulasi bisa memperkuat keyakinan investor terhadap bursa saham RI. Lalu seperti apa arah pergerakan pasar modal RI menghadapi sejumlah sentiment akhir tahun 2026? Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum’at, 06/11/2026)



















