• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Stabil, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi

Harga Minyak Dunia Stabil, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi

November 3, 2025
Yaman Lancarkan Serangan, Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD

Yaman Lancarkan Serangan, Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD

October 5, 2026
Waspada! Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS Mulai Buat Harga Barang Naik

Waspada! Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS Mulai Buat Harga Barang Naik

October 5, 2026
Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal

Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal

October 5, 2026
Emiten RI Ini Bayar Utang Pakai Saham, Nilainya Rp70,87 Miliar

Emiten RI Ini Bayar Utang Pakai Saham, Nilainya Rp70,87 Miliar

October 5, 2026
Ini Bocoran Aturan Pemda Wajib Alokasikan Dana Desa dari Potongan TKD

Ini Bocoran Aturan Pemda Wajib Alokasikan Dana Desa dari Potongan TKD

October 5, 2026
Harga Minyak Masih Tinggi, Apa Efeknya ke APBN, IHSG & Rupiah?

Harga Minyak Masih Tinggi, Apa Efeknya ke APBN, IHSG & Rupiah?

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

Bos OJK Buka Suara Soal Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

October 5, 2026
BYD Resmi Ubah Merek Mobil Denza Jadi Danza

BYD Resmi Ubah Merek Mobil Denza Jadi Danza

October 5, 2026
KAI Angkat Bos Buruh Ristadi Jadi Komisaris Perusahaan

KAI Angkat Bos Buruh Ristadi Jadi Komisaris Perusahaan

October 5, 2026
Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

October 5, 2026
Pengendali Adira (ADMF) Obral Saham Rp436 Miliar, Ada Apa?

Pengendali Adira (ADMF) Obral Saham Rp436 Miliar, Ada Apa?

October 5, 2026
Rupih Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

Rupih Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Dunia Stabil, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi

11 months ago
in Lifestyle
Harga Minyak Dunia Stabil, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia stabil pada awal perdagangan Senin (3/11/2025) waktu Asia. Berdasarkan data Refinitiv pukul 10.30 WIB, harga minyak Brent berada di level US$65,02 per barel, naik tipis dari posisi akhir pekan lalu di US$65,07 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat ke US$61,21 per barel dari US$60,98 per barel.

Pergerakan harga minyak kali ini didorong keputusan OPEC+ yang menunda rencana peningkatan produksi pada kuartal I 2026. Langkah tersebut meredakan kekhawatiran pasar atas potensi kelebihan pasokan global yang sebelumnya menekan harga.



OPEC+ memutuskan tetap menaikkan produksi sebesar 137 ribu barel per hari untuk Desember 2025, sama seperti pada Oktober dan November. Namun, mulai Januari hingga Maret 2026, kelompok tersebut akan menghentikan sementara tambahan produksi tersebut karena faktor musiman.

Analis RBC Capital, Helima Croft, menilai keputusan OPEC+ ini mencerminkan sikap hati-hati terhadap ketidakpastian pasar. “Ada banyak alasan untuk waspada, mengingat ketidakpastian kondisi pasokan pada kuartal pertama serta antisipasi melemahnya permintaan,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters.

Selain keputusan OPEC+, tensi geopolitik juga turut memberi dukungan pada harga. Serangan drone Ukraina ke pelabuhan minyak Tuapse di Laut Hitam pada akhir pekan dilaporkan menimbulkan kebakaran dan merusak satu kapal. Serangan ini menambah risiko terhadap pasokan minyak Rusia, yang selama ini menjadi pemain besar di pasar global.

Rusia sendiri menghadapi tekanan tambahan setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap dua raksasa energi, Rosneft dan Lukoil. Situasi ini membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati terhadap potensi gangguan pasokan lebih lanjut.

Namun, dari sisi lain, pasokan minyak AS terus meningkat. Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan produksi minyak mentah Amerika naik 86 ribu barel per hari menjadi rekor baru 13,8 juta barel per hari pada Agustus 2025. Kenaikan ini menjadi faktor penyeimbang bagi harga yang sebelumnya sempat tertekan akibat melimpahnya pasokan global.

Meski begitu, sepanjang Oktober lalu, harga minyak dunia masih mencatat penurunan bulanan ketiga berturut-turut. Harga Brent dan WTI masing-masing turun lebih dari 2%, bahkan sempat menyentuh level terendah lima bulan pada 20 Oktober di tengah kekhawatiran ekonomi dan prospek permintaan yang melemah.

Para analis memperkirakan harga minyak dalam waktu dekat akan bergerak terbatas di kisaran saat ini. Proyeksi surplus pasar minyak global masih bertahan antara 0,19 hingga 3 juta barel per hari, menandakan pasokan masih cukup longgar meskipun ada gangguan di beberapa wilayah produksi.

Sementara itu, faktor ekonomi global turut menjadi variabel penting. Kekhawatiran terhadap tarif impor baru Amerika Serikat dan perlambatan pertumbuhan di Tiongkok menjadi dua faktor utama yang menekan ekspektasi permintaan energi dunia.

Dari sisi politik, Presiden AS Donald Trump membantah rumor bahwa Washington tengah mempertimbangkan operasi militer di Venezuela. Pernyataan ini meredakan spekulasi pasar bahwa AS mungkin akan memperluas sanksi terhadap negara penghasil minyak itu.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Yaman Lancarkan Serangan, Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD

Yaman Lancarkan Serangan, Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD

October 5, 2026
Waspada! Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS Mulai Buat Harga Barang Naik

Waspada! Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS Mulai Buat Harga Barang Naik

October 5, 2026
Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal

Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .