• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Calon DG BI Solikin Ungkap Penyebab Jurus Purbaya Sulit Dorong Kredit

Calon DG BI Solikin Ungkap Penyebab Jurus Purbaya Sulit Dorong Kredit

January 23, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.885

October 13, 2026
Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

Pendapatan Naik 54%, Waskita (WSKT) Masih Rugi Rp2,87 T di Q3 2026

October 13, 2026
Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

October 13, 2026
Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

October 13, 2026
100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

October 13, 2026
Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

October 13, 2026
Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Calon DG BI Solikin Ungkap Penyebab Jurus Purbaya Sulit Dorong Kredit

9 months ago
in Lifestyle
Calon DG BI Solikin Ungkap Penyebab Jurus Purbaya Sulit Dorong Kredit
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M Juhro merespons pertanyaan para anggota dewan di Komisi XI DPR saat uji kelayakan dan kepatutan atau fit and propertest, terkait dengan rendahnya permintaan kredit saat pemerintah dan BI gencar memasok likuditas di sistem keuangan.

Terutama terkait dengan langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang telah menempatkan dana menganggur pemerintah di BI senilai Rp 276 triliun ke bank-bank Himbara, maupun satu BPD, tapi tak kunjung mampu mendorong pertumbuhan kredit capai level dua digit hingga tak mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

Solikin menjelaskan, masalah itu disebabkan yang menjadi permasalahan saat ini ialah sisi permintaan kredit yang masih lemah. Maka, ketika pemerintah mendorong peredaran uang primer atau MO untuk menopang likuiditas di perbankan, realisasinya menjadi perputaran aktivitas ekonomi melalui kredit tak terjadi.

“M0 itu dia adalah embrio uang, primary money itu cikal bakal uang, dia merupakan utang atau tagihan dari otoritas moneter terhadap masyarakat, itu enggak akan jadi uang apabila tidak dilakukan mekanisme penciptaan,” kata Solikin saat fit and proper test di Komisi XI DPR, Jakarta, Jumat (23/1/2026).

“Karena sekarang isunya adalah sisi demand, respons sisi demand saat ini memang tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya sehingga saat kita gelontorkan likuiditas tidak otomatis terserap di kegiatan ekonomi riil,” tegasnya.

Ini yang menyebabkan saat BI menggelontorkan likuiditas melalui pengurangan giro wajib minimum atau GWM melalui kebijakan likuiditas makroprudensial atau GWM, serta penempatan dana pemerintah Rp 276 triliun tak mampu mempercepat pertumbuhan kredit. Sepanjang 2025 kredit bahkan hanya tumbuh 9,69% secara tahunan (yoy).

“Itu kenapa akhirnya waktu bicara bagaimana kebijakan BI yang tambah likuiditas bahkan penempatan dana oleh pemerintah atau menkeu di Himbara itu gak otomatis digunakan. Karena bank-bank sudah punya pipeline, terus kalau mau disalurkan lagi on top itu mana sektor-sektor yang bisa absorb, kalau demandnya cecemerehe atau belum kuat,” ujar Solikin.

Oleh sebab itu ia menekankan, yang bisa ia tawarkan ialah mendorong pembiayaan dari sisi supply yang harus link dengan sisi demand. Ini kenapa menurutnya upaya debottlenecking di dunia usaha menjadi sangat penting dan telag digencarkan pemerintah dan BI untuk mendorong sisi demand.

“Dalam KSSK kami memahami debottlenecking itu, jadi di KSSK sekarang isu enggak hanya bahas masalah satbilitas atau resiliensi keuangan,” ungkap Solikin.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .