
Jakarta, CNBC Indonesia – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan, BI Rate, di level 4,75% pada Desember 2025. Sementara itu, suku bunga deposit facility tetap bertahan di 3,75% dan suku bunga lending facility di 5,5%.
“Keputusan ini konsisten menjaga rupiah di tengah ketidakpastian global dengan memperkuat efektivitas transmisi moneter dan makroprudensial untuk jaga stabilitas dan dorong ekonomi ke depan,” tegas Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam konferensi pers hasil RDG BI periode Januari 2026, Rabu (21/1/2025).
Adapun, keputusan BI ini sejalan dengan konsensus pasar yang dilakukan CNBC Indonesia. Berdasarkan hasil dari konsensus yang telah dihimpun CNBC Indonesia dari 13 lembaga/institusi memperkirakan BI akan menahan suku bunganya di level 4,75%. BI telah menahan suku bunga acuan selama 4 bulan terakhir.
(haa/haa)


















