• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Perketat Pembelian Dolar, Transaksi Turun Jadi Rp1,02 T per Hari

BI Perketat Pembelian Dolar, Transaksi Turun Jadi Rp1,02 T per Hari

April 23, 2026
BEI Buka-bukaan Soal Risiko Downgrade Saham oleh MSCI

BEI Buka-bukaan Soal Risiko Downgrade Saham oleh MSCI

April 23, 2026
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

April 23, 2026
IHSG Akhirnya Dibuka Menguat 0,30% ke Level 7.564

IHSG Akhirnya Dibuka Menguat 0,30% ke Level 7.564

April 23, 2026
Harga Saham Naik Pesat, BEI Pantau Ketat 3 Emiten Ini

Harga Saham Naik Pesat, BEI Pantau Ketat 3 Emiten Ini

April 23, 2026
Ada Kabar Baik dari Timur Tengah, Bursa Jepang & Korsel Cetak Rekor

Ada Kabar Baik dari Timur Tengah, Bursa Jepang & Korsel Cetak Rekor

April 23, 2026
IHSG Masih Tertekan, Intip 5 Rekomendasi Saham yang Patut Dilirik

IHSG Masih Tertekan, Intip 5 Rekomendasi Saham yang Patut Dilirik

April 23, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Ambruk

Asing Terciduk Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Ambruk

April 23, 2026
Ini Respons OJK & BEI Soal Pengumuman Terbaru MSCI

Ini Respons OJK & BEI Soal Pengumuman Terbaru MSCI

April 23, 2026
BI Hitung Harga BBM Non-Subsidi Naik Sumbang Inflasi 0,04% di April

BI Hitung Harga BBM Non-Subsidi Naik Sumbang Inflasi 0,04% di April

April 23, 2026
IHSG Merah 3 Hari Berturut-Turut, Asing Kompak Serbu 10 Saham Ini

IHSG Merah 3 Hari Berturut-Turut, Asing Kompak Serbu 10 Saham Ini

April 23, 2026
6 Emiten Terancam Keluar Indeks LQ45 Bila Tak Penuhi Aturan Ini

6 Emiten Terancam Keluar Indeks LQ45 Bila Tak Penuhi Aturan Ini

April 23, 2026
BI-Fast Bakal Diperbarui, Ini Bocoran Keunggulannya

BI-Fast Bakal Diperbarui, Ini Bocoran Keunggulannya

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

BI Perketat Pembelian Dolar, Transaksi Turun Jadi Rp1,02 T per Hari

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
BI Perketat Pembelian Dolar, Transaksi Turun Jadi Rp1,02 T per Hari
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengeluarkan kebijakan baru untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah, yaitu dengan menurunkan batas pembelian dolar Amerika Serikat (AS) dan berlaku pada April 2026.

Penukaran valuta asing tunai, terutama dolar AS, kini dipatok di ambang batas US$ 50.000 per orang per bukan dari awalnya US$ 100.000 per orang per bulan. Kebijakan baru tersebut dalam jangka pendek ini sudah terlihat hasilnya.

“Sejak 17 April 2026 terdapat penurunan rata-rata harian transaksi spot nasabah dari US$78 juta menjadi US$60 juta,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono pada pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, dikutip Kamis (23/4/2026).

Thomas juga menuturkan bahwa pada masa transisi kebijakan tersebut selama satu bulan, laporan dan penyampaian transaksi di bank tidak ada kendala sejauh ini.

“Mengenai kesiapan bank-bank tersebut karena terdapat transisi selama satu bulan untuk laporan dan penyampaian dokumen tersebut sampai saat ini dan sehingga ini para bank sudah siap dan tidak ada masalah di situ,” ucapnya.

Selain aturan ambang batas baru penukaran valas tersebut, BI juga meningkatkan ambang batas jual Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan swap dari US$ 5 juta per transaksi menjadi US$ 10 juta per transaksi.

Dalam kebijakan ini, menurut Thomas, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh dealer utama untuk penukaran DNDF dan swap. Pertama, dealer utama harus mengajukan fasilitas pengecualian larangan NDF kepada BI.

Kedua, dealer harus berkomitmen untuk tidak melakukan transaksi NDF jual valas terhadap rupiah kepada bank afiliasi di luar negeri, hanya menggunakan transaksi DNDF apabila akan melakukan covering NDF jual valas terhadap rupiah, memiliki perjanjian credit support annex atau perjanjian pendukung dengan minimal enam bank domestik, dan menyampaikan laporan ke BI.

“Pemenuhan komitmen ini selama 3 bulan dan setelah 3 bulan akan di-review BI,” katanya.

Gubernur BI Perry Warjiyo pun meyakini kebijakan ini dapat menekan transaksi spot valuta asing sehingga turut menopang kestabilan nilai tukar rupiah.

“Kami yakin itu ke depan akan semakin efektif untuk bahwa transaksi pembelian spot harus pakai underlyingnya. Saya bisa tambahkan yang underlyingnya yang dulunya adalah 89,2% sekarang 93,5% transaksi spot itu dengan underlying,” ucapnya dalam pengumuman RDG BI tersebut.

Kebijakan ini dirumuskan dengan mencermati pergerakan nilai tukar serta pola transaksi valas di pasar domestik, untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta memastikan dinamika pasar valuta asing domestik tetap berjalan secara sehat dan efisien.

Secara historis, BI telah beberapa kali melakukan penyesuaian threshold transaksi valas sejalan dengan perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik. Perubahan threshold dari waktu ke waktu merupakan bagian dari kebijakan yang bersifat adaptif untuk merespons dinamika perekonomian dan pasar keuangan global maupun domestik.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BEI Buka-bukaan Soal Risiko Downgrade Saham oleh MSCI

BEI Buka-bukaan Soal Risiko Downgrade Saham oleh MSCI

April 23, 2026
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

April 23, 2026
IHSG Akhirnya Dibuka Menguat 0,30% ke Level 7.564

IHSG Akhirnya Dibuka Menguat 0,30% ke Level 7.564

April 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .