• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

April 23, 2026
Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

April 23, 2026
Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

April 23, 2026
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

April 23, 2026
BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

April 23, 2026
Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

April 23, 2026
Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

April 23, 2026
Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan MDIA

Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan MDIA

April 23, 2026
Rupiah Ambruk ke Level Terendah, Dolar AS Sentuh Rp 17.300

Rupiah Ambruk ke Level Terendah, Dolar AS Sentuh Rp 17.300

April 23, 2026
WIKA Capai Kesepakatan dengan Pemegang Obligasi Sukuk

WIKA Capai Kesepakatan dengan Pemegang Obligasi Sukuk

April 23, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,79%, Dolar AS Tembus Rp17.305

Breaking! Rupiah Melemah 0,79%, Dolar AS Tembus Rp17.305

April 23, 2026
BEI Buka-bukaan Soal Risiko Downgrade Saham oleh MSCI

BEI Buka-bukaan Soal Risiko Downgrade Saham oleh MSCI

April 23, 2026
IHSG Akhirnya Dibuka Menguat 0,30% ke Level 7.564

IHSG Akhirnya Dibuka Menguat 0,30% ke Level 7.564

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Kamis (23/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah dengan koreksi sebesar 0,23% ke level Rp17.210/US$. Level tersebut menandai rupiah kembali menembus level psikologis baru dan sekaligus mencatatkan posisi intraday terlemah sepanjang masa yang baru.

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (22/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,18% ke posisi Rp17.170/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 98,591, setelah pada penutupan perdagangan kemarin menguat 0,20% ke posisi 98,590.


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari eksternal, penguatan dolar AS dalam dua hari terakhir menunjukkan pelaku pasar masih cenderung memburu aset safe haven, sehingga ruang penguatan mata uang lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Dolar AS menguat di tengah kekhawatiran pasar atas perang AS-Israel dengan Iran yang masih berlangsung. Sentimen juga dipengaruhi langkah Presiden AS Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata untuk memberi waktu lebih kepada Teheran menyusun proposal guna mengakhiri konflik.

Namun di sisi lain, Iran justru menyita dua kapal di Selat Hormuz, sehingga kembali meningkatkan ketidakpastian di pasar energi global.

Dari dalam negeri, pelaku pasar turut mencermati langkah terbaru Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah. Salah satunya adalah penurunan ambang batas pembelian valuta asing tunai, terutama dolar AS, dari US$100.000 menjadi US$50.000 per orang per bulan.

Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono mengatakan kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil.

“Sejak 17 April 2026 terdapat penurunan rata-rata harian transaksi spot nasabah dari US$78 juta menjadi US$60 juta,” ujarnya pada pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, dikutip Kamis (23/4/2026).

Selain itu, BI juga menaikkan ambang batas jual Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan swap dari US$5 juta menjadi US$10 juta per transaksi. Gubernur BI Perry Warjiyo pun meyakini kebijakan ini dapat menekan transaksi spot valuta asing sehingga turut menopang kestabilan nilai tukar rupiah.

“Kami yakin itu ke depan akan semakin efektif untuk bahwa transaksi pembelian spot harus pakai underlyingnya. Saya bisa tambahkan yang underlyingnya yang dulunya adalah 89,2% sekarang 93,5% transaksi spot itu dengan underlying,” ucapnya dalam pengumuman RDG BI tersebut.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

April 23, 2026
Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

April 23, 2026
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

April 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .