• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

April 23, 2026
Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

April 23, 2026
Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US3

Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US$103

April 23, 2026
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

April 23, 2026
Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

April 23, 2026
Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

April 23, 2026
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

April 23, 2026
BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

April 23, 2026
Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

April 23, 2026
Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan MDIA

Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan MDIA

April 23, 2026
Rupiah Ambruk ke Level Terendah, Dolar AS Sentuh Rp 17.300

Rupiah Ambruk ke Level Terendah, Dolar AS Sentuh Rp 17.300

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Terungkap! Ini Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah hingga Rp17.300
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada hari ini mengalami tekanan cukup dalam, hingga menembus level atas Rp 17.300/US$.

Data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB menunjukkan, mata uang Garuda melemah 0,79% ke level Rp17.305/US$. Level ini sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa yang baru secara intraday.

Tak hanya itu, pelemahan tersebut juga menandai rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp17.300/US$. Padahal, saat pembukaan perdagangan pagi ini kurs rupiah sudah melemah 0,23% ke level Rp17.210/US$.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, ambrolnya kurs rupiah hari ini masih dipicu oleh sentimen negatif pelaku pasar keuangan terhadap dinamika konflik di Timur Tengah, serta harga komoditas minyak yang masih terus bergejolak.

Permasalahan ini kata dia ditambah dengan tingginya permintaan dolar di dalam negeri, akibat masuknya periode musiman pembayaran dividen. Karena itu, ia memperkirakan, kurs rupiah akan bergerak di rentang Rp 17.200-17.350/US$ sepanjang hari ini.

“Selain isu harga minyak dan kondisi di Timur Tengah, ada seasonal demand juga untuk pembayaran dividen,” kata David kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, Kepala Ekonom dan Riset Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai, pergerakan ini juga mencerminkan langkah BI yang melakukan upaya stabilisasi kurs secara terukur.

Menurutnya, BI kini mulai melakukan intervensi di pasar valuta asing atau valas secara lebih hati-hati untuk menjaga cadangan devisa (cadev) Indonesia tidak tergerus semakin dalam.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah melaporkan cadangan devisa (cadev) Indonesia tersisa US$ 148,2 miliar pada Maret 2026, merosot sekitar US$ 3,7 miliar dibanding catatan bulan sebelumnya US$ 151,9 miliar.

Penurunan cadev itu disebabkan penggunaan untuk kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

“Saya rasa BI masih berusaha untuk melakukan stabilisasi secara terukur, enggak hanya melalui intervensi valas di pasar, kayaknya lebih berhati-hati supaya cadangan devisa juga tidak tergerus signifikan,” paparnya.

(arj/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

April 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .