• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ukraina-Rusia Kembali Tegang, Harga Minyak Merosot

Ukraina-Rusia Kembali Tegang, Harga Minyak Merosot

September 17, 2025
IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

September 21, 2026
Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

September 21, 2026
Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

September 21, 2026
MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

September 21, 2026
Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

September 21, 2026
Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

September 21, 2026
Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

September 21, 2026
Angkasa Pura Angkat Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris

Angkasa Pura Angkat Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris

September 21, 2026
Diam-Diam Ada Investor Asing yang Borong Saham CPIN di Harga Rp3.141

Diam-Diam Ada Investor Asing yang Borong Saham CPIN di Harga Rp3.141

September 21, 2026
SUCOFINDO Sorot Dua Isu Strategis RI, Ada Program Prabowo

SUCOFINDO Sorot Dua Isu Strategis RI, Ada Program Prabowo

September 21, 2026
Siap-Siap, Bakal Ada Aksi Korporasi Jumbo di Emiten Susu Ultra (ULTJ)

Siap-Siap, Bakal Ada Aksi Korporasi Jumbo di Emiten Susu Ultra (ULTJ)

September 21, 2026
Harga Naik Terus, Bursa Beri Cap UMA ke Saham NASI dan WAPO

Harga Naik Terus, Bursa Beri Cap UMA ke Saham NASI dan WAPO

September 21, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ukraina-Rusia Kembali Tegang, Harga Minyak Merosot

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Ukraina-Rusia Kembali Tegang, Harga Minyak Merosot
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Rabu (17/9/2025) pagi, setelah sempat reli tiga hari beruntun. Pelaku pasar kini mencermati dampak lanjutan serangan Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia yang berpotensi menekan pasokan global.

Menurut Refinitiv, harga minyak Brent kontrak November 2025 tercatat US$68,37 per barel pada pukul 10.00 WIB. Angka ini turun dari posisi Selasa (16/9/2025) yang berada di US$68,47 per barel. Sementara minyak mentah Amerika Serikat (West Texas Intermediate/WTI) juga sedikit terkoreksi ke US$64,44 per barel, dibanding US$64,52 per barel di sesi sebelumnya.



Pergerakan harga minyak dunia sepekan terakhir masih terlihat fluktuatif dalam rentang yang sempit, sekitar US$65-69 per barel. Sejak awal September, Brent cenderung tertahan dalam kisaran ini, menandakan pasar masih terombang-ambing antara ketegangan geopolitik dan fundamental pasokan yang bearish.

Bloomberg melaporkan, serangan Ukraina terhadap kilang minyak Saratov di Rusia telah memangkas produksi minyak negeri beruang merah tersebut, yang juga merupakan anggota OPEC+. Produksi Rusia kini berada di level terendah sejak pandemi, sehingga sempat memberi dorongan harga di awal pekan.

Namun di sisi lain, kembalinya pasokan OPEC+ yang lebih cepat dari perkiraan membuat pasar khawatir kelebihan suplai bisa terjadi pada akhir tahun. Kombinasi faktor inilah yang membuat harga sulit keluar dari pola sideways.

Dalam tiga sesi sebelumnya, WTI sempat naik 3,4% dan Brent menembus level psikologis US$68 per barel. Kendati demikian, reli tersebut masih dianggap rapuh karena tekanan suplai global yang berpotensi meningkat.

Ke depan, pelaku pasar akan menantikan rilis data stok minyak mentah Amerika Serikat serta perkembangan geopolitik di Eropa Timur. Jika ketegangan Ukraina-Rusia terus meningkat, harga minyak berpeluang kembali menguat. Sebaliknya, jika pasokan OPEC+ mengalir deras, tekanan koreksi bisa lebih dalam.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Naik Tipis, Isu Perang Dagang Masih Membayangi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

September 21, 2026
Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

September 21, 2026
Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

September 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .