• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ternyata Ini Penyebab IHSG Naik 1%

Ternyata Ini Penyebab IHSG Naik 1%

August 13, 2025
BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

April 30, 2026
BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

April 30, 2026
Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

April 30, 2026
Breaking News! Harga Minyak Kembali Sentuh US0 per Barel

Breaking News! Harga Minyak Kembali Sentuh US$120 per Barel

April 30, 2026
Kredit BRI Tumbuh 13,7% di Kuartal I-2026

Kredit BRI Tumbuh 13,7% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell

4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell

April 30, 2026
Breaking! Rupiah Makin Lemah ke Rp17.370/ US$

Breaking! Rupiah Makin Lemah ke Rp17.370/ US$

April 30, 2026
Breaking News! IHSG Turun 1%

Breaking News! IHSG Turun 1%

April 30, 2026
Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Independensi Tetap Jalan!

Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Independensi Tetap Jalan!

April 30, 2026
Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

April 30, 2026
IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4%

IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4%

April 30, 2026
Danareksa Bakal Naungi MI Bank BUMN, Kelola Dana Hingga Rp85 Triliun

Danareksa Bakal Naungi MI Bank BUMN, Kelola Dana Hingga Rp85 Triliun

April 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ternyata Ini Penyebab IHSG Naik 1%

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Ternyata Ini Penyebab IHSG Naik 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona penguatan hari ini, Rabu (13/8/2025). Pada 10 menit awal perdagangan, indeks bergerak naik 1% ke level 7.869,17.

Penguatan IHSG sempat terpangkas setelahnya, namun pada pukul 09.55 WIB, indeks kembali menguat 1% menuju level 7.900. Sebagai informasi posisi penutupan tertinggi sepanjang masa IHSG adalah 7.905,39 pada 19 September 2024. 

Mengutip Refinitiv, awalnya IHSG ditopang oleh sejumlah saham BUMN, seperti TLKM, BBRI, dan BMRI. TLKM tercatat sempat menguat 6,6% dan terpangkas menjadi 5,97% pada pukul 10.00 WIB. 

TLKM tercatat menjadi penggerak utama IHSG dengan bobot 18,23 indeks poin. Lalu diikuti oleh DSSA 10,54 indeks poin, BREN 5,69 indeks poin. 

Adapun setelah pukul 10.00 WIB, giliran saham DCI Indonesia (DCII) yang naik 10% atau menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham yang masih diperdagangkan dengan mekanisme full call auction (FCA) ini kembali ke level 300.000-an. DCII memiliki bobot terbesar dalam penguatan IHSG menjelang siang, yakni 29,97 indeks poin. 

Penguatan IHSG hari ini melanjutkan kinerja positif kemarin. Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, mengungkapkan setidaknya ada tiga faktor yang mendorong penguatan IHSG. Pertama, adanya penundaan kesepakatan yang seharusnya terjadi hari ini namun kembali diundur selama 90 hari.

Kedua, potensi penurunan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) yang semakin besar, meskipun data inflasi masih dinantikan hari ini.

Ketiga, arus modal asing yang diperkirakan berlanjut masuk ke pasar.

“Capital inflow harus diperhatikan. Apabila capital inflow besar, maka investor asing telah kembali masuk ke dalam pasar. Hal ini yang membuat IHSG mengalami kenaikan,” jelasnya.

Sebagai catatan, capital inflow di pasar saham pada kemarin Selasa terpantau cukup signifikan mencapai Rp2,20 triliun. Ini merupakan inflow terbesar sejak 29 Juni lalu.

Dari sisi teknikal, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, menilai IHSG bergerak mixed to higher setelah indikator RSI berpeluang membentuk pola golden cross dan masih berada dalam fase uptrend.

Nafan juga menyoroti sentimen geopolitik, yakni rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada 15 Agustus 2025 untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Selain itu, ia menegaskan komitmen The Fed yang berpotensi menurunkan suku bunga dua kali pada tahun ini, masing-masing pada September dan Desember 2025.

Meski demikian, Nafan mengingatkan pentingnya langkah pemerintah untuk mendorong realisasi investasi demi mengejar target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2%.

Pada perdagangan Rabu hari ini (13/8/2025) IHSG masih akan mendapat gairah positif dari hasil inflasi AS periode Juli 2025 yang lebih baik dari perkiraan, membuka peluang penurunan suku bunga the Fed pada bulan depan semakin lebar.

Langkah IHSG menuju 8.000 menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-80 juga semakin terbuka lebar dengan potensi inflow asing berlanjut, terutama di masa rebalancing indeks MSCI edisi Agustus tahun ini.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Saham Bank Tiba-Tiba Lompat, BBRI Naik 3%, BMRI 1,9%, BBNI 1,8%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

April 30, 2026
BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

April 30, 2026
Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

April 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .