• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Stablecoin Marak, Ini Tanggapan Bos OJK

Stablecoin Marak, Ini Tanggapan Bos OJK

July 30, 2025
CEO Bank JTrust Mundur, Eks Wadirut BSI Disiapkan jadi Pengganti

CEO Bank JTrust Mundur, Eks Wadirut BSI Disiapkan jadi Pengganti

November 4, 2026
One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, Laba Bank Mayapada Melesat 107%

Fundamental Bisnis Kuat, Laba Bank Mayapada Melesat 107%

November 4, 2026
Produksi Cetak Rekor Tertinggi, PGEO Beri Kisi-Kisi Dividen Tahun Ini

Produksi Cetak Rekor Tertinggi, PGEO Beri Kisi-Kisi Dividen Tahun Ini

November 4, 2026
Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

November 4, 2026
PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

November 4, 2026
Harga & Durability Jadi Kunci

Harga & Durability Jadi Kunci

November 4, 2026
Review MSCI Membayangi, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di 4.900

Review MSCI Membayangi, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di 4.900

November 4, 2026
14 Ladang Panas Bumi Dibuka, PGEO Mau Masuk?

14 Ladang Panas Bumi Dibuka, PGEO Mau Masuk?

November 4, 2026
Pemilik Mobil EV Catat! Asuransi Terima Sederet Kasus Klaim Ini

Pemilik Mobil EV Catat! Asuransi Terima Sederet Kasus Klaim Ini

November 4, 2026
Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

November 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, November 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Stablecoin Marak, Ini Tanggapan Bos OJK

1 year ago
in News
Stablecoin Marak, Ini Tanggapan Bos OJK
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menyoroti penggunaan stablecoin di Indonesia sebagai bagian dari pengawasan sektor aset keuangan digital. Meski belum diakui sebagai alat tukar resmi, stablecoin dinilai memiliki peran penting dari sisi utilitas dan volume transaksi.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Kepala Departemen Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Dino Milano Siregar dalam acara Coffee Morning CNBC Indonesia, di Jakarta, Rabu, (30/7/2025).

“OJK memastikan bahwa stablecoin masuk dalam sistem monitoring bursa dan pengawasan masing-masing pedagang. Oleh karena itu, kami menetapkan kaidah-kaidah tertentu yang harus dipenuhi,” ujar Dino.

Untuk itu, OJK menerapkan sejumlah kaidah yang wajib dipenuhi oleh pelaku industri. Salah satunya adalah kepatuhan terhadap prinsip anti-money laundering serta kewajiban penyampaian laporan berkala oleh pedagang.

Ia menegaskan bahwa meski stablecoin belum diratifikasi sebagai alat pembayaran oleh Bank Indonesia, penggunaannya sebagai instrumen lindung nilai sudah berlangsung di pasar.

“Terutama stablecoin yang memiliki underlying asset yang sah dan kredibel. Aset ini sudah bisa diperdagangkan, dan volatilitasnya relatif lebih stabil dibandingkan dengan kripto lainnya,” kata dia.

Menurut Dino, aset kripto kini berada dalam momentum penting untuk bertumbuh. OJK pun berkomitmen menghadirkan pengawasan yang adaptif, inklusif, dan berbasis risiko, tanpa menghambat inovasi yang berkembang di sektor ini.

Sebagai informasi, stablecoin adalah jenis aset kripto yang dirancang untuk memiliki nilai yang stabil dengan cara mematokkan harga mereka pada aset yang lebih stabil, seperti mata uang fiat (misalnya Dolar AS), emas, atau cryptocurrency lain.

Contoh dari stablecoin ini adalah Tether (USDT) dan USD Coin (USDC). Di Indonesia sendiri, terdapat stable coin perama yang diluncurkan PT Rupiah Token Indonesia yang disebut Rupiah Token (IDRT).

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Siap-siap, OJK Kaji ETF Kripto Jadi Instrumen Baru di Bursa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
CEO Bank JTrust Mundur, Eks Wadirut BSI Disiapkan jadi Pengganti

CEO Bank JTrust Mundur, Eks Wadirut BSI Disiapkan jadi Pengganti

November 4, 2026
One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

November 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .