• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Sempat Terbang 1.600%, Emiten Ungkap Pengendali Baru

Saham Sempat Terbang 1.600%, Emiten Ungkap Pengendali Baru

November 13, 2025
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Sempat Terbang 1.600%, Emiten Ungkap Pengendali Baru

11 months ago
in Lifestyle
Saham Sempat Terbang 1.600%, Emiten Ungkap Pengendali Baru
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT JSI Sinergi Mas resmi menyelesaikan transaksi pengambilalihan saham PT Leyand International Tbk. (LAPD) pada 10 November 2025. Dengan selesainya transaksi tersebut, JSI Sinergi Mas kini menjadi pengendali baru emiten pembangkit listrik itu dengan kepemilikan sekitar 51% saham.

Dalam keterbukaan informasi, JSI Sinergi Mas menyampaikan telah menuntaskan pembelian sebanyak 2.022.838.500 saham Leyand International dari pemegang saham sebelumnya, yakni PT Laymand Holdings Pte Ltd, PT Intiputra Bumirita, Keraton Investment Ltd, Evi Felicia, dan Leo Andyanto. Harga pengambilalihan ditetapkan sebesar Rp10 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp20,23 miliar.

“Tujuan dan pengambilalihan ini adalah untuk pengembangan usaha dalam rangka investasi dari rencana pengembangan dan ekspansi bisnis grup,” JSI Sinergi Mas dalam pengumumannya, dikutip Kamis (13/11/2025).

Selanjutnya, JSI Sinergi Mas akan melakukan penawaran tender wajib dan akan melakukan pengumuman penawaran tender wajib kepada publik dengan memperhatikan ketentuan dalam POJK 9/2018.

Adapun JSI Sinergi Mas bergerak di bidang aktivitas perusahaan holding dan perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan produk yang berhubungan dengan itu. Perusahaan itu tidak memiliki afiliasi dengan LAPD.

Pemilik manfaat akhir dari JSI Sinergi Mas adalah Sayid Muhammad Riyadh dan Jamal Abdul Nasir Bamadhaj. Keduanya juga merupakan pengurus perusahaan, Sayid merupakan komisaris dan Jamal adalah direktur utama.

Sementara itu, Leyand sebelumnya terancam didepak atau delisting oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), karena telah melebihi batas waktu suspensi saham.

Mengutip situs resminya, perusahaan itu didirikan di Jakarta dengan nama PT Lemahabang Perkasa tanggal 7 Juni 1990. Perusahaan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta) dan Mengubah nama Perseroan menjadi PT Lapindo Packaging Tbk.

Pada tahun 2002 terjadi perubahan nama lagi menjadi PT Lapindo International Tbk dan pada tahun 2007 berubah menjadi PT Leyand International Tbk. Bisnis utamanya adalah bergerak di bidang usaha industri kemasan plastic dan telah melakukan diversifikasi usaha di bidang pembangkit tenaga listrik.

Pada tahun 2009, LAPD melakukan divestasi divisi kemasan plastik dan merubah kegiatan usaha utamanya menjadi usaha investasi, pembangkit listrik dan energi.

Adapun saham LAPD sepanjang tahun berjalan terbang 963,16%. Akan tetapi dalam satu bulan terakhir, hingga 12 November 2025, anjlok 38,79% ke level 202. Pada perdagangan hari ini hingga akhir sesi 1 LAPD koreksi 6,86%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Asing Kompak Borong Saham BMRI dan BBNI Saat IHSG Bangkit




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .