• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Permata Bank (BNLI) Melesat 530% Tahun Ini, Ada Apa?

Saham Permata Bank (BNLI) Melesat 530% Tahun Ini, Ada Apa?

September 30, 2025
Destry Ungkap Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas BI

Destry Ungkap Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas BI

September 28, 2026
Juda Luruskan Isu SAL Tak Lagi di BI: Itu Salah!

Juda Luruskan Isu SAL Tak Lagi di BI: Itu Salah!

September 28, 2026
Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Ekspor Harus Digenjot!

Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Ekspor Harus Digenjot!

September 28, 2026
Bunga Kredit Susah Turun, DPR Soroti Praktik Special Rate Bank

Bunga Kredit Susah Turun, DPR Soroti Praktik Special Rate Bank

September 28, 2026
Dorong Pengembangan Bisnis Etiqa di RI, Ini Jurus Maybank Indonesia

Dorong Pengembangan Bisnis Etiqa di RI, Ini Jurus Maybank Indonesia

September 28, 2026
Morgan Stanley Lepas 450 Juta Saham GOTO di Harga Rp27

Morgan Stanley Lepas 450 Juta Saham GOTO di Harga Rp27

September 28, 2026
Target Rp20 T, Pemerintah Pede Surat Utang SBR015 Diborong Warga RI

Target Rp20 T, Pemerintah Pede Surat Utang SBR015 Diborong Warga RI

September 28, 2026
Haji Isam Harus Siapkan Duit Segini Jika Mau Caplok BCA (BBCA)

Haji Isam Harus Siapkan Duit Segini Jika Mau Caplok BCA (BBCA)

September 28, 2026
Diam-Diam Pendiri Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 360 Ribu Saham

Diam-Diam Pendiri Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 360 Ribu Saham

September 28, 2026
Rupiah Gampang Goyang Lawan Dolar? Destry Ungkap Biang Keroknya

Rupiah Gampang Goyang Lawan Dolar? Destry Ungkap Biang Keroknya

September 28, 2026
IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya

September 28, 2026
Breaking! KNKT Umumkan Hasil Temuan Tabrakan KRL & Argo Bromo Anggrek

Breaking! KNKT Umumkan Hasil Temuan Tabrakan KRL & Argo Bromo Anggrek

September 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Permata Bank (BNLI) Melesat 530% Tahun Ini, Ada Apa?

12 months ago
in Lifestyle
Saham Permata Bank (BNLI) Melesat 530% Tahun Ini, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham PT Bank Permata Tbk. (BNLI) melambung tinggi sepanjang tahun ini. Stockbit mencatat, saham bank milik Bangkok Bank itu tercatat telah naik 529,63% ke posisi harga 5.950 hingga penutupan perdagangan hari ini, Senin (29/9/2025).

Bahkan, BNLI sudah masuk ke radar pemantauan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak dua kali sepanjang tahun ini. Saham Permata Bank dicap unusual market activity (UMA) oleh BEI pada 22 Februari dan 23 September 2025, dengan alasan yang sama, yakni peningkatan harga saham di luar kebiasaan.

Harga saham BNLI kini dihargai jauh lebih mahal daripada rata-rata industri perbankan, mencapai 63 kali di atas industri perbankan yang rata-rata 14,43%. Sementara itu, harga saham itu diperdagangkan 4,7 kali lipat nilai buku, dibanding bank lain yang rata-rata hanya 1,7 kali.

VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi mengatakan kedua hal itu menunjukkan bahwa harga saham BNLI saat ini premium.

Menurut Audi, kenaikan harga saham BNLI dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain, akuisisi besar oleh induknya, Bangkok Bank, mendorong integrasi yang memperkuat efisifiensi operasional dan konsolidasi regulasi. Selanjutnya, ia menyebut pemenuhin ketentuan free float saham.

“Hal ini mendorong likuiditas dari persentase saham publik,” kata Audi saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin (29/9/2025).

Selanjutnya, adanya spekulasi aksi korporasi. “Seperti aktivitas M&A antar bank regional,” kata Audi.

Senada, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong juga berpandangan bahwa Price to Earning Ratio (PER) yang tembus 63x itu sangat tinggi dan tidak wajar. PBV BNLI melebihi saham bank swasta terbesar RI, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Lukman berpandangan pergerakan saham BNLI lebih bersifat spekulatif daripada fundamental, dan itu terlihata dari label UMA yang disematkan BEI.

“Menurut saya memang tidak wajar dan lebih condong spekulatif menurut saja. BEI sendiri juga melihat peningkatan harga saham Bank Permata ini sebagai unusual market activity (UMA),” ujar Lukman saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin (29/9/2025).

Terpisah, Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan bahwa dirinya tidak mengikuti perkembangan saham BNLI, namun menyoroti adanya sentimen optimisme di pasar saham secara umum. Maka demikian, banyak investor lokal berspekulasi saham mana yang berpotensi masuk indeks saham global milik institusi besar dunia, dan membeli lebih dulu untuk mendapatkan keuntungan.

“Sekarang sentimen di saham sedang luar biasa bagus, orang berlomba-lomba, untuk prediksi saham mana yang berikutnya masuk MSCI, FTSE atau indeks acuan besar lainnya,” terang Rudiyanto saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin (29/9/2025).

Dalam situasi ini, tambah Rudiyanto, valuasi saham mungkin menjadi kurang relevan. Ia mengatakan, “ini bisa terjadi pada saham apa saja.”

Sebelumnya pada bulan Juni lalu, Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli menyatakan pihaknya tidak memiliki informasi atau kejadian penting lainnya yang dapat memengaruhi harga saham Permata Bank.

“Tentu ini adalah keputusan investasi dari setiap investor,” katanya pada bulan Juni lalu, dikutip September (29/9/2025).

Permata Bank tidak memiliki rencana aksi korporasi yang dapat menjadi sentimen atas pergerakan sahamnya. Bank itu akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) besok, Selasa (30/9/2025), untuk menerima pengunduran diri Abdy Dharma dari jabatannya sebagai direktur.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Saham Naik Tajam, BEI Pantai Ketat Perdagangan JATI




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Destry Ungkap Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas BI

Destry Ungkap Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas BI

September 28, 2026
Juda Luruskan Isu SAL Tak Lagi di BI: Itu Salah!

Juda Luruskan Isu SAL Tak Lagi di BI: Itu Salah!

September 28, 2026
Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Ekspor Harus Digenjot!

Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Ekspor Harus Digenjot!

September 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .