• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.710

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.710

January 28, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 13, 2026
Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

October 13, 2026
Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

October 13, 2026
Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

October 13, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.710

9 months ago
in Lifestyle
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.710
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (28/1/2026). Seiring berlanjutnya tren pelemahan yang pada dolar AS di pasar global.

Mengacu pada data Refinitiv, rupiah terapresiasi sebesar 0,30% dan bergerak ke level Rp16.710/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif rupiah setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Selasa (27/1/2026), rupiah ditutup menguat tipis 0,06% di posisi Rp16.760/US$, sekaligus memperpanjang penguatan menjadi lima hari perdagangan beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,16% ke level 96,066. Pelemahan ini meneruskan tekanan tajam pada sesi sebelumnya, saat DXY ditutup turun 0,85% ke level 96,217 dan tercatat sebagai level terendahnya dalam empat tahun terakhir.


Penguatan rupiah pagi ini berpeluang mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS di pasar global. Koreksi DXY mengindikasikan investor mulai melepas aset berdenominasi dolar, sehingga arus dana berpotensi bergeser ke aset berisiko dan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pelemahan dolar dipengaruhi oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut dirinya tidak terlalu khawatir dengan penurunan dolar belakangan ini dan menilai pelemahannya belum terlalu besar.

Pernyataan tersebut memperkuat persepsi pasar bahwa pemerintah AS relatif nyaman dengan dolar yang lebih lemah karena dapat meningkatkan daya saing ekspor.

Tekanan terhadap greenback turut diperbesar oleh ketidakpastian kebijakan di Washington, termasuk kembali mencuatnya ancaman Trump terkait Greenland serta kritik terhadap independensi Bank Sentral AS (The Federal Reserve). Selain itu, spekulasi mengenai potensi koordinasi intervensi valuta asing AS dan Jepang untuk menopang yen juga ikut membebani dolar.

Dari dalam negeri, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini nilai tukar rupiah akan terus menguat ke depan, tidak hanya bersifat sementara seperti penguatan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir setelah sebelumnya sempat tertekan hingga mendekati level Rp17.000/US$.

“Secara fundamental, nilai tukar rupiah itu akan terus menguat,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Selasa (27/1/2026).

Perry menilai, posisi rupiah yang telah kembali ke kisaran Rp16.700/US$ sejatinya masih berada di bawah nilai fundamentalnya atau dalam kondisi undervalue. Ia menegaskan terdapat sejumlah faktor kuat yang menopang prospek penguatan rupiah, mulai dari inflasi yang tetap rendah, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan membaik, hingga arus investasi asing yang masih masuk ke dalam negeri.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .