• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah 0,27% Lawan Greenback, Reli 6 Hari Akhirnya Patah

Rupiah Melemah 0,27% Lawan Greenback, Reli 6 Hari Akhirnya Patah

January 29, 2026
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

April 19, 2026
Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

April 19, 2026
Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

April 19, 2026
OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

April 19, 2026
Pakar Keuangan Ungkap Tabungan Ideal Saat Umur 50 Tahun

Pakar Keuangan Ungkap Tabungan Ideal Saat Umur 50 Tahun

April 19, 2026
KFC RI Rugi Ratusan Miliar, Utang Bengkak, & Gerai Berguguran

KFC RI Rugi Ratusan Miliar, Utang Bengkak, & Gerai Berguguran

April 19, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

April 18, 2026
Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

April 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, April 19, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Melemah 0,27% Lawan Greenback, Reli 6 Hari Akhirnya Patah

3 months ago
in News
Rupiah Melemah 0,27% Lawan Greenback, Reli 6 Hari Akhirnya Patah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah gagal melanjutkan momentum penguatannya dengan ditutup melemah dari dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Kamis (29/1/2026), rupiah terdepresiasi 0,27% ke level Rp16.745/US$. Pelemahan ini sekaligus mematahkan tren penguatan rupiah yang sebelumnya berlangsung enam hari perdagangan beruntun.

Sejak pembukaan pagi, rupiah sudah langsung bergerak di zona merah. Rupiah dibuka melemah 0,24% di posisi Rp16.740/US$, lalu tertekan hingga sempat menyentuh Rp16.800/US$ sebelum kembali memangkas pelemahan menjelang penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB justru terpantau melemah 0,26% ke level 96,192. Meski demikian, tekanan pada rupiah masih terasa setelah pada sesi sebelumnya DXY sempat menguat 0,24% ke level 96,446, menyusul keputusan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang menahan suku bunga acuan.


Pelemahan rupiah hari ini dinilai masih berkaitan dengan respons pasar atas sikap The Fed yang mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75%. Keputusan tersebut diumumkan usai rapat Federal Open Market Committee (FOMC) selama dua hari, Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia (30/1/2026), di tengah sorotan terhadap isu independensi bank sentral AS.

Dalam keterangannya, The Fed mengatakan keputusan menahan suku bunga dilakukan karena tiga faktor utama. Di antaranyadampak pemangkasan sebelumnya masih perlu waktu untuk dievaluasi, inflasi yang relatif tinggi, serta pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tanda stabil dan solid.

Sikap The Fed yang cenderung akan menahan suku bunga lebih lama, membuat sebagian pelaku pasar kembali melirik aset berdenominasi dolar karena imbal hasil dinilai masih menarik.

Alhasil, tekanan jual kembali muncul pada sejumlah mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Tekanan serupa juga terlihat pada beberapa mata uang, seperti ringgit Malaysia, baht Thailand, hingga dolar Singapura yang ikut melemah terhadap greenback.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

April 19, 2026
Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

April 19, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .