• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.020 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.020 Pagi Ini

October 22, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.020 Pagi Ini

7 days ago
in Market
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.020 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah kembali kehilangan tenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (22/10/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,11% ke posisi Rp18.020/US$. Pelemahan tersebut melanjutkan pergerakan pada Rabu (21/10/2026), ketika rupiah ditutup turun 0,11% di level Rp18.000/US$ setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,06% ke posisi 101,716.


Pergerakan rupiah sepanjang hari ini diperkirakan masih dipengaruhi sentimen dari dalam dan luar negeri.

Dari eksternal, koreksi indeks dolar AS sebenarnya membuka ruang bagi rupiah untuk menguat. Penurunan DXY menunjukkan permintaan terhadap dolar AS sedang berkurang, meski kondisi tersebut belum cukup membawa rupiah ke zona hijau pada pembukaan perdagangan.

Pelaku pasar tengah menimbang risiko kenaikan inflasi akibat tingginya harga minyak sekaligus menantikan keputusan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) pada pekan depan.

Pasar hanya memperkirakan peluang kecil bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang. Kenaikan berikutnya diperkirakan baru terjadi pada Desember.

Pasar juga akan mencermati pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga AS. Ketidakpastian mengenai waktu kenaikan bunga berikutnya membuat pergerakan dolar cenderung terbatas.

Dari dalam negeri, pelaku pasar masih mencermati langkah BI dalam menjaga rupiah sekaligus menarik kembali dana asing setelah perkembangan terbaru terkait MSCI.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan bank sentral terus memantau arus modal keluar dari pasar keuangan Indonesia. Meski rupiah masih tertekan, BI menilai pergerakannya relatif sejalan dengan kondisi mata uang negara-negara kawasan.

“Kami melihat bahwa tekanan masih dalam relatif normal karena regional tidak baik. Kami waspadai di capital market kita, kami monitor outflow sepanjang pergerakan yang terjadi setelah MSCI,” ujar Destry.

BI menempatkan stabilitas pasar keuangan sebagai prioritas utama. Bank sentral juga menyiapkan sejumlah langkah yang lebih terarah untuk menarik kembali aliran modal asing ke aset keuangan domestik.

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui pemberian insentif pada transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Insentif itu dapat memangkas biaya lindung nilai atau hedging investor hingga 45%.

BI berharap penyesuaian harga pada Surat Berharga Negara (SBN), ditambah peningkatan insentif, dapat membuat selisih imbal hasil aset domestik terhadap aset berdenominasi dolar AS kembali menarik.

“Harapan bahwa pasar domestik kita terjadi repricing di SBN, kemudian ditambah insentif diperbesar, akan membuat spread aset domestik dengan USD menjadi menarik. Kami fokus dan targeted mendatangkan inflow,” jelas Destry.

Selain menarik kembali dana asing, BI turut mengoptimalkan kebijakan likuiditas untuk mendukung kegiatan ekonomi. Penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 2% diperkirakan menambah likuiditas perbankan sekitar Rp190 triliun.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .