• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025

Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025

July 1, 2025
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

April 18, 2026
Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

April 18, 2026
Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

April 18, 2026
97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

April 18, 2026
Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

April 18, 2026
Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

April 18, 2026
Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

April 18, 2026
AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

April 18, 2026
Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US7,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US$447,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

April 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025

10 months ago
in Market
Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten pertambangan PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) mencatat kerugian yang bengkak 251% pada kuartal 1-2025. Perusahaan menyebut curah hujan yang tinggi dan menyebabkan banjir menjadi salah satu faktor penghambat kinerja di kuartal ini.

Merujuk pada laporan keuangan terbaru dikutip dari keterbukaan informasi BEI, rugi yang diatribusikan ke entitas induk emiten ini per Maret 2025 tercatat sebesar US$67 juta atau setara Rp1,08 triliun. Sementara di tahun 2023, perseroan membukukan rugi sebesar US$19,08 juta.

Dari sisi top line, perusahaan ini membukukan pendapatan usaha sebesar US$351,88 juta. Capaian ini turun 17% dari tahun lalu sebesar US$424,23 juta.

Direktur BUMA International Group Iwan Fuad Salim menyampaikan, kinerja Grup pada kuartal pertama 2025 dipengaruhi oleh tantangan operasional besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dan berada di luar kendali. Curah hujan tinggi di Indonesia dan Australia menyebabkan banjir di beberapa tambang dan gangguan akses yang signifikan.

Insiden keselamatan dari pihak lain juga menyebabkan penghentian operasional selama 27 hari di dua lokasi pertambangan utama. Di saat yang sama, penurunan aktivitas operasional oleh klien di Indonesia dan Australia juga berkontribusi terhadap penurunan volume produksi secara keseluruhan.

Gangguan operasional sepanjang kuartal berdampak signifikan terhadap kinerja produksi. Rinciannya, volume overburden removal turun 26% YoY menjadi 101 juta BCM, dan produksi batu bara turun 17% menjadi 18 juta ton.

“Kami menghadapi tantangan ini dengan respons yang cepat dan tegas di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat, melalui penerapan kebijakan alokasi modal yang lebih disiplin, implementasi program efisiensi di seluruh grup, serta percepatan peningkatan produktivitas di area-area kunci. Berkat langkah-langkah tersebut, Grup mencatatkan perbaikan kinerja di kuartal kedua,” ujar Iwan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, (30/6/2025).

Kendati turunnya pendapatan, laba DOID terhimpit beban pokok pendapatan sebesar US$375,99 juta. Beban pokok ini naik dari yang sebelumnya tercatat US$388,99 juta.

Dari segi permodalan, per Maret 2025, perusahaan mencatatkan aset sebesar US$1,57 miliar. Hal ini turun dari periode 31 Desember 2023 senilai US$1,59 miliar.

Adapun liabilitas dan ekuitas DOID tercatat sebesar masing-masing US$1,46 miliar dan US$110,85 juta.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Moratel (MORA) Anjlok 56% Jadi Rp 245 Miliar




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .