• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dasco Kumpulkan Menkeu, Mensesneg & Gubernur BI, Ini yang Dibahas

Dasco Kumpulkan Menkeu, Mensesneg & Gubernur BI, Ini yang Dibahas

June 6, 2026
Didukung DPR, BI & Purbaya Siap Kompak Bikin Rupiah Balik Perkasa!

Didukung DPR, BI & Purbaya Siap Kompak Bikin Rupiah Balik Perkasa!

June 6, 2026
Ada BUMN Khusus Ekspor, Pengusaha Nikel Minta Transparansi

Ada BUMN Khusus Ekspor, Pengusaha Nikel Minta Transparansi

June 6, 2026
Bos BI Mau Kembali Kelola Kas Negara, Siap Beri Bunga Tinggi

Bos BI Mau Kembali Kelola Kas Negara, Siap Beri Bunga Tinggi

June 6, 2026
Dasco Kumpulkan Menkeu Sampai Bos BI Bahas Nasib Rupiah, Ini Hasilnya!

Dasco Kumpulkan Menkeu Sampai Bos BI Bahas Nasib Rupiah, Ini Hasilnya!

June 6, 2026
2 Jurus Bos BI Jaga Likuiditas RI Agar Rupiah Bisa Selamat

2 Jurus Bos BI Jaga Likuiditas RI Agar Rupiah Bisa Selamat

June 6, 2026
Satu per Satu Bank di RI Hilang Kini Sisa 105, Ini Penyebabnya

Satu per Satu Bank di RI Hilang Kini Sisa 105, Ini Penyebabnya

June 6, 2026
Anak Muda RI Hobi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bos OJK Lakukan Ini

Anak Muda RI Hobi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bos OJK Lakukan Ini

June 5, 2026
Sumber Dana Tetap Mandiri, OJK Janji Pengawasan Berkualitas

Sumber Dana Tetap Mandiri, OJK Janji Pengawasan Berkualitas

June 5, 2026
OJK Hunting Calon Emiten IPO, Begini Jurusnya

OJK Hunting Calon Emiten IPO, Begini Jurusnya

June 5, 2026
OJK Ingatkan Hati-Hati Modus Penipuan Nonton Iklan Hingga Drama China

OJK Ingatkan Hati-Hati Modus Penipuan Nonton Iklan Hingga Drama China

June 5, 2026
Purbaya Goes to China, Panda Bond Segera Meluncur Bulan Ini

Purbaya Goes to China, Panda Bond Segera Meluncur Bulan Ini

June 5, 2026
Video: Rupiah, 'Kok' Lemah?

Video: Rupiah, 'Kok' Lemah?

June 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, June 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Dasco Kumpulkan Menkeu, Mensesneg & Gubernur BI, Ini yang Dibahas

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Dasco Kumpulkan Menkeu, Mensesneg & Gubernur BI, Ini yang Dibahas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perrry Warjiyo, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk berkoordinasi dan membahas kondisi fiskal dan moneter demi meredam nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang saat ini masih terpuruk.

“Sengaja berkumpul dengan teman-teman dari lembaga otoritas moneter dan kebijakan fiskal serta pemerintah untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi sekaligus kemudian melakukan koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter saling dukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik saat ini,” ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perrry Warjiyo memaparkan, koordinasi fiskal dan moneter saat cukup erat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan perekonomian.

“Penguatan koordinasi fiskal-moneter itu terus kita lakukan dan saat ini adalah memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama saling mendukung, saling memperkuat dengan kewenangan masing-masing untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” ungkapnya.

Ia menekankan, ada dua hal kesepakatan yang berkaitan dengan penguatan koordinasi moneter dan fiskal untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah. Antara lain, berupaya untuk meningkatkan daya tarik atau imbal hasil agar arus dana asing kembali masuk.

“Dengan kenaikan di luar negeri, memang itu ada outflow. Ada saham dan SBN dan juga kecil di SRBI. Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya inflows ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,” jelasnya.

Selanjutnya, kesepakatan kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap berada di Bank Indonesia.

“Tapi itu saja ada peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah. Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Sementara operasi fiskalnya juga mendukung. Dua hal itu yang kami lakukan. Kami sepakat ini akan terus kita lakukan,” imbuhnya.

Menurutnya, penguatan koordinasi fiskal dan moneter yang sudah kuat selama ini perlu diperkuat lagi. Serta, secara berkesinambungan akan saling mendukung, saling memperkuat untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilitas makroekonomi sesuai dengan dinamika yang ada dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia cukup baik.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kedepannya pemerintah akan memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan Indonesia semakin cepat. Dalam hal ini, pemerintah akan berkoordinasi dengan bank sentral.

“Kita akan mendukung bank sentral, memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron, supaya dampak kebijakan antara moneter dan fiskal lebih signifikan ke perekonomian,” ucapnya.

Harapannya, dengan menyatukan pandangan melalui kebijakan dapat berdampak baik bagi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Dan tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, sinergi penuh, itu harusnya akan mengembalikan efek ke nilai rupiah, sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan, tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang,” sebutnya.

Ia mengaku, dampak kenaikan nilai tukar rupiah turut berdampak pada daya beli masyarakat yang tercermin pada kenaikan harga barang yang mana bahan bakunya masih impor.

“Yang penting adalah kita ingin melihat dampak ke masyarakat yang positif dari rupiah. Itu kan kita dengar penjual tempe, penjual tahu, sudah tergerus keuntungannya atau terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih di impor. Yang jelas itu kan menaikkan cost of production mereka,” ungkapnya.

Jika nilai tukar rupiah kembali stabil, kata Purbaya, harapannya dapat mengurangi beban hidup masyarakat. “Jadi sinkronisasi kebijakan ini amat baik sekali untuk ekonomi kita di level makro maupun di level mikro ke depannya,” tambahnya.

Sementara Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menambahkan, dengan indikator fundamental Indonesia yang cukup kuat, pemerintah perlu terus mendorong program-program yang dapat meningkatkan sektor riil.

“Ini sinyal yang diharapkan terjadinya koordinasi erat, koordinasi intens seluruh pemangku kepentingan ekonomi menjaga moneter maupun fiskal kita terus di posisi yang kita harapkan. Situasi hari ini menuntut kerja sama kebijakan harus saling mendukung dan memperkuat satu sama lain baik makro di bawah BI maupun fiskal yang dikendalikan menkeu,” tutupnya.




Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad (Tengah) dalam keterangan pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube)Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad (Tengah) dalam keterangan pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube) Foto: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad (Tengah) dalam keterangan pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube)

(dce)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Didukung DPR, BI & Purbaya Siap Kompak Bikin Rupiah Balik Perkasa!

Didukung DPR, BI & Purbaya Siap Kompak Bikin Rupiah Balik Perkasa!

June 6, 2026
Ada BUMN Khusus Ekspor, Pengusaha Nikel Minta Transparansi

Ada BUMN Khusus Ekspor, Pengusaha Nikel Minta Transparansi

June 6, 2026
Bos BI Mau Kembali Kelola Kas Negara, Siap Beri Bunga Tinggi

Bos BI Mau Kembali Kelola Kas Negara, Siap Beri Bunga Tinggi

June 6, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .