• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Raksasa Bisnis China Ini Akuisisi 86% Saham KDTN

Raksasa Bisnis China Ini Akuisisi 86% Saham KDTN

December 18, 2025
Gelar Mega Travel Fair, Bank Mega Bidik Sales Volume Naik 20%

Gelar Mega Travel Fair, Bank Mega Bidik Sales Volume Naik 20%

October 9, 2026
Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

October 9, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Raksasa Bisnis China Ini Akuisisi 86% Saham KDTN

10 months ago
in Lifestyle
Raksasa Bisnis China Ini Akuisisi 86% Saham KDTN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Purisentul Permai Tbk (KDTN), emiten yang bergerak di bidang jasa akomodasi dan perhotelan, mengungkap rencana pengambilalihan 86% saham KDTN oleh Ruby Mining Ltd, anak usaha yang dimiliki langsung oleh Huayou Holdings Group, salah satu perusahaan tambang nikel dan material baterai terbesar di China.

Huayou Holdings Group merupakan korporasi global yang telah melantai di Bursa Saham China dan dikenal sebagai pemain utama dalam rantai industri baterai kendaraan listrik dunia, dengan lini bisnis terintegrasi mulai dari pertambangan nikel, smelter, HPAL (High Pressure Acid Leaching), material katoda baterai, hingga daur ulang baterai.

Di Indonesia, Huayou bukanlah pemain baru. Perusahaan ini telah memiliki setidaknya 9 pabrik smelter, termasuk fasilitas yang menggunakan teknologi HPAL, teknologi kunci untuk menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sebagai bahan baku utama baterai lithium.

Salah satu proyek terbesar Huayou adalah Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) di Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kawasan ini dikembangkan sebagai kawasan industri hijau terintegrasi.

IPIP sendiri telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah Indonesia dan diproyeksikan menjadi hub industri baterai kelas dunia dengan standar ESG tinggi. Selain Pomalaa, Huayou juga terlibat dalam berbagai proyek strategis lain di Indonesia, termasuk kerja sama dengan Vale Indonesia dan Ford Motor Company, yang semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat rantai pasok baterai global.

Berdasarkan data publik dan estimasi industri, total nilai aset Huayou Holdings Group di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp180 triliun. Angka ini kontras dengan kapitalisasi pasar KDTN saat ini yang masih berada di kisaran Rp1,2 triliun.

Perbedaan skala yang sangat besar ini memunculkan spekulasi kuat di kalangan pelaku pasar bahwa KDTN berpotensi menjadi kendaraan publik (listed vehicle) bagi ekspansi aset dan bisnis Huayou di Indonesia.

Apabila ke depan terjadi pengalihan atau injeksi aset melalui skema korporasi seperti right issue, private placement, atau aksi korporasi lainnya, maka valuasi KDTN dinilai masih sangat undervalued dibandingkan potensi fundamental yang dapat terbentuk.

Bahkan, dengan pendekatan valuasi berbasis aset dan kapitalisasi pasar, sejumlah pelaku pasar menilai harga saham KDTN secara teoritis dapat berada di level yang jauh lebih tinggi dibandingkan posisi saat ini yaitu di level Rp. 144.000 / lembar apabila integrasi aset Huayou terealisasi secara resmi.

Masuknya Huayou Holdings Group melalui Ruby Mining Ltd membuka peluang besar bagi KDTN untuk mengalami transformasi bisnis secara fundamental, dari emiten perhotelan menjadi perusahaan dengan eksposur langsung ke industri nikel dan baterai kendaraan listrik, salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat secara global.

KDTN dinilai berpotensi menjadi salah satu emiten strategis baru di sektor energi hijau dan kendaraan listrik di Bursa Efek Indonesia. Hingga saat ini, manajemen KDTN belum mengumumkan secara rinci rencana lanjutan pasca pengambilalihan saham tersebut. 

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gelar Mega Travel Fair, Bank Mega Bidik Sales Volume Naik 20%

Gelar Mega Travel Fair, Bank Mega Bidik Sales Volume Naik 20%

October 9, 2026
Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

October 9, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .