• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asing Getol Caplok Bisnis MI dan Nasabah Kaya RI, Ini yang Terbaru

Asing Getol Caplok Bisnis MI dan Nasabah Kaya RI, Ini yang Terbaru

October 9, 2026
Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

October 9, 2026
Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

October 9, 2026
Emiten RI Ini Ganti Pemilik, Rombak Pengurus dan Ubah Haluan Bisnis

Emiten RI Ini Ganti Pemilik, Rombak Pengurus dan Ubah Haluan Bisnis

October 9, 2026
BEI Perketat Aturan IPO Hari, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

BEI Perketat Aturan IPO Hari, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

October 9, 2026
Anak Muda Banyak Pakai Pinjaman Online, Ini Pesan OJK ke Sektor Pindar

Anak Muda Banyak Pakai Pinjaman Online, Ini Pesan OJK ke Sektor Pindar

October 9, 2026
Bunga The Fed Berpeluang Naik di Akhir 2026, Apa Efeknya ke RI?

Bunga The Fed Berpeluang Naik di Akhir 2026, Apa Efeknya ke RI?

October 9, 2026
Meski Asing Masih Kabur Rp32,05 M, Tapi 10 Saham Ini Banyak Diborong

Meski Asing Masih Kabur Rp32,05 M, Tapi 10 Saham Ini Banyak Diborong

October 9, 2026
BIKE Caplok 72% Saham Perusahaan Tambang Batu Bara di Berau

BIKE Caplok 72% Saham Perusahaan Tambang Batu Bara di Berau

October 9, 2026
Akhir Sesi I IHSG Menguat 0,35% ke Level 6.052

Akhir Sesi I IHSG Menguat 0,35% ke Level 6.052

October 9, 2026
Tentara Ini Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading, Cuan Sampai Rp6,89 M

Tentara Ini Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading, Cuan Sampai Rp6,89 M

October 9, 2026
BEI Perketat Aturan Mulai Hari Ini, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

BEI Perketat Aturan Mulai Hari Ini, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

October 9, 2026
Dana Masuk RI Capai Rp131,1 T Sepanjang 2026, SBN Kian Menarik

Dana Masuk RI Capai Rp131,1 T Sepanjang 2026, SBN Kian Menarik

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Asing Getol Caplok Bisnis MI dan Nasabah Kaya RI, Ini yang Terbaru

54 minutes ago
in Market
Asing Getol Caplok Bisnis MI dan Nasabah Kaya RI, Ini yang Terbaru
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Minat investor asing terhadap sektor keuangan Indonesia terus berlanjut di tengah tekanan pasar saham, dengan industri pengelolaan investasi dan wealth management alias pengelolaan nasabah kaya menjadi salah satu sasaran ekspansi investor global.

Sejumlah transaksi sepanjang tahun ini menunjukkan tren tersebut. Manulife Wealth & Asset Management mengakuisisi Schroders Indonesia dan OCBC Indonesia yang juga mengakuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia.

Tren serupa terlihat di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan perusahaan konsultan global Ernst & Young (EY), jumlah transaksi wealth dan asset management di kawasan meningkat menjadi delapan transaksi pada semester pertama 2026 dari hanya tiga pada periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai transaksi yang diumumkan melonjak menjadi US$145 juta dari US$0,8 juta.

Indonesia, menurut laporan itu, menjadi salah satu pasar yang menarik perhatian investor seiring pertumbuhan kelompok masyarakat berpendapatan tinggi dan meningkatnya permintaan terhadap produk investasi dan pengelolaan kekayaan.

Di tengah tren tersebut, BlueFive Capital yang berbasis di Abu Dhabi baru saja mengumumkan investasi strategisnya di Majoris Asset Management melalui platform investasi syariahnya, BlueFive786. Sebelumnya, BlueFive juga telah membangun aliansi strategis dengan Sriwijaya Capital, perusahaan investasi yang didirikan pengusaha Arsjad Rasjid untuk menghubungkan modal Timur Tengah dengan peluang investasi di Asia Tenggara, di mana Indonesia menjadi salah satu pasar utama.

Direktur Utama Majoris Asset Management, San Verandy Herveranto mengatakan, minat investor global pada industri pengelolaan investasi mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang Indonesia. Namun, peluang tersebut perlu didukung tata kelola dan pengelolaan risiko yang kuat agar kepercayaan investor tetap terjaga.

“Kemitraan strategis dapat memperkuat kapasitas manajer investasi dalam mengembangkan produk dan menjangkau sumber modal internasional, termasuk untuk investasi syariah,” ujar San Verandy, Jumat (9/10/2026).

Menanggapi besarnya minat investor global pada industri aset keuangan di Indonesia, Head of Research RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya menilai Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi Investor strategis di tengah menurunnya Index Harga Saham Gabungan (IHSG) seiring potensi pertumbuhan nasabah, teknologi, dan akses pasar.

“Koreksi IHSG bisa membuka peluang masuk dengan harga yang lebih menarik, walaupun valuasi perusahaan privat belum tentu turun sebesar IHSG,” kata Andrey.

Menurut dia, ruang pertumbuhan layanan pembiayaan, investasi, dan pengelolaan kekayaan masih luas. Bagi investor asing, masuk lewat perusahaan lokal bisa mempercepat akses ke nasabah, jaringan distribusi, dan pemahaman pasar.

“Sekarang bisa menjadi kesempatan untuk membeli secara selektif, termasuk lewat M&A (merger dan akuisisi). Namun, jangan hanya karena harganya sudah turun. Kualitas bisnis, prospek laba, tata kelola, dan harga transaksi tetap harus masuk akal,” ujarnya.

Andrey menambahkan, peluang rebound akan lebih kuat apabila nilai tukar rupiah stabil, arah kebijakan jelas, dan laba perusahaan membaik.
“Untuk M&A, yang paling penting adalah bisnisnya tetap bisa menghasilkan nilai meskipun pemulihan IHSG membutuhkan waktu lebih lama,” ungkap dia.

Index Harga Saham Gabungan atau IHSG tercatat telah terkoreksi hampir 30% sepanjang tahun ini. Namun di balik koreksi tersebut, basis investor domestik justru terus berkembang.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 32,17 juta atau naik 57,96 persen hingga September 2026. Total dana kelolaan industri pengelolaan investasi telah mencapai lebih dari Rp1.000 triliun.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

October 9, 2026
Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

October 9, 2026
Emiten RI Ini Ganti Pemilik, Rombak Pengurus dan Ubah Haluan Bisnis

Emiten RI Ini Ganti Pemilik, Rombak Pengurus dan Ubah Haluan Bisnis

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .