• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Ungkap Bahasan Saat Bertemu Pimpinan MSCI di AS

OJK Ungkap Bahasan Saat Bertemu Pimpinan MSCI di AS

April 27, 2026
BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

April 27, 2026
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

April 27, 2026
Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US,4 Juta pada Kuartal I-2026

Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US$90,4 Juta pada Kuartal I-2026

April 27, 2026
OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah

OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah

April 27, 2026
Harga Bahan Bakar Melonjak, 5 Negara Siapkan Windfall Tax

Harga Bahan Bakar Melonjak, 5 Negara Siapkan Windfall Tax

April 27, 2026
Purbaya Ikut Awasin Bursa: Kalau Macam-Macam, Saya Hajar!

Purbaya Ikut Awasin Bursa: Kalau Macam-Macam, Saya Hajar!

April 27, 2026
IHSG Sesi 1 Naik 0,65%, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,2 T

IHSG Sesi 1 Naik 0,65%, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,2 T

April 27, 2026
Harga Nikel Tembus Rekor Tertinggi 2 Tahun, Target Bahlil Sukses?

Harga Nikel Tembus Rekor Tertinggi 2 Tahun, Target Bahlil Sukses?

April 27, 2026
Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

April 27, 2026
Purbaya Beri Pesan ke Gen Z Soal Main Saham, Jangan Lakukan Ini!

Purbaya Beri Pesan ke Gen Z Soal Main Saham, Jangan Lakukan Ini!

April 27, 2026
Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30%

Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30%

April 27, 2026
Ekonomi RI Bagus Meski Banyak yang Jelek-jelekin Saya

Ekonomi RI Bagus Meski Banyak yang Jelek-jelekin Saya

April 27, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 27, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

OJK Ungkap Bahasan Saat Bertemu Pimpinan MSCI di AS

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
OJK Ungkap Bahasan Saat Bertemu Pimpinan MSCI di AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan hasil pertemuannya dengan pimpinan dan analis MSCI di Amerika Serikat pada pekan lalu.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, pertemuan tersebut berlangsung konstruktif dan positif, dengan MSCI menyampaikan pengakuan atas berbagai progres reformasi integritas pasar modal Indonesia.

“Seminggu yang lalu ya, sudah bertemu langsung dengan pimpinan MSCI. Kemudian juga dengan para analisnya. Lalu dalam pertemuan itu, seperti juga yang kemudian dilanjutkan dengan announcement ya dari MSCI, itu sangat baik, konstruktif, dan positif,” ungkap Hasan kepada wartawan di BEI, Jakarta, Senin, (27/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, MSCI memberikan apresiasi terhadap sejumlah agenda utama yang telah dituntaskan regulator, terutama yang berkaitan dengan ekspektasi global index provider. Salah satunya adalah transparansi kepemilikan saham di atas 1% yang telah dirampungkan pada Maret 2026 dan dikonfirmasi akan dimanfaatkan datanya oleh MSCI.

Selain itu, OJK juga telah menghadirkan daftar saham dengan potensi konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Per awal April 2026, terdapat sembilan saham yang masuk dalam daftar tersebut, termasuk satu hingga dua saham yang merupakan konstituen indeks MSCI.

Hasan menyebut, MSCI merespons positif data HSC tersebut dan menyatakan akan menggunakannya sebagai bahan pertimbangan dalam perhitungan indeks. Bahkan, saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi berpotensi untuk dikeluarkan atau tidak dimasukkan dalam indeks.

Lebih lanjut, OJK juga memperkuat transparansi melalui klasifikasi tipe investor yang diperluas dari sembilan menjadi 39 kategori. Langkah ini dinilai krusial karena akan membantu penyedia indeks global dalam memilah saham yang memenuhi kriteria free float untuk perhitungan indeks.

Di sisi regulasi, OJK juga telah meresmikan perubahan definisi free float serta meningkatkan batas minimum free float secara bertahap. Dari sebelumnya 7,5%, ketentuan tersebut akan didorong menjadi minimal 15% bagi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

“Nah kemudian fase berikutnya apa? Tentu mereka bersama kita akan terus melanjutkan pembahasan-pembahasan berkala yang lebih mengarah kepada pembahasan teknis untuk memudahkan dan membantu semua pihak terutama Indeks Provider Global dalam membaca informasi detail yang sudah kita sajikan,” jelasnya.

Hasan menambahkan, MSCI dijadwalkan melakukan peninjauan indeks atau rebalancing pada 12 Mei 2026 sebagai bagian dari siklus triwulanan. Momentum tersebut diharapkan mulai mencerminkan pemanfaatan data yang telah disampaikan oleh regulator Indonesia.

Selanjutnya, pada Juni 2026, MSCI juga akan melakukan peninjauan klasifikasi pasar secara periodik. OJK berharap Indonesia tetap dipertahankan dalam kategori emerging market sesuai dengan kondisi dan perkembangan pasar modal saat ini.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

April 27, 2026
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

April 27, 2026
Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US,4 Juta pada Kuartal I-2026

Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US$90,4 Juta pada Kuartal I-2026

April 27, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .