• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

April 27, 2026
Dorong Jumlah Investor, OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana

Dorong Jumlah Investor, OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana

April 27, 2026
IHSG Tiba-Tiba Ditutup di Zona Merah, Turun 0,32% ke Level 7.106

IHSG Tiba-Tiba Ditutup di Zona Merah, Turun 0,32% ke Level 7.106

April 27, 2026
Baru 1 Emiten Baru 2026, Airlangga Minta Bursa Genjot Pipeline IPO

Baru 1 Emiten Baru 2026, Airlangga Minta Bursa Genjot Pipeline IPO

April 27, 2026
Pemerintah Godok Insentif Fiskal untuk Investor Reksa Dana

Pemerintah Godok Insentif Fiskal untuk Investor Reksa Dana

April 27, 2026
BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

April 27, 2026
Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US,4 Juta pada Kuartal I-2026

Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US$90,4 Juta pada Kuartal I-2026

April 27, 2026
OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah

OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah

April 27, 2026
Harga Bahan Bakar Melonjak, 5 Negara Siapkan Windfall Tax

Harga Bahan Bakar Melonjak, 5 Negara Siapkan Windfall Tax

April 27, 2026
Purbaya Ikut Awasin Bursa: Kalau Macam-Macam, Saya Hajar!

Purbaya Ikut Awasin Bursa: Kalau Macam-Macam, Saya Hajar!

April 27, 2026
IHSG Sesi 1 Naik 0,65%, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,2 T

IHSG Sesi 1 Naik 0,65%, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,2 T

April 27, 2026
Harga Nikel Tembus Rekor Tertinggi 2 Tahun, Target Bahlil Sukses?

Harga Nikel Tembus Rekor Tertinggi 2 Tahun, Target Bahlil Sukses?

April 27, 2026
Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

Yang Kita Jalankan Tidak Main-main

April 27, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 27, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

2 hours ago
in Market
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (27/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan pertama pekan ini di zona hijau dengan apresiasi 0,03% ke level Rp17.185/US$.

Sepanjang perdagangan rupiah bergerak cukup volatil. Pada pembukaan perdagangan, rupiah stagnan di level Rp17.190/US$, sama seperti posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Namun, rupiah sempat masuk ke zona merah hingga menyentuh level terlemahnya hari ini di Rp17.235/US$. Setelah itu, mata uang Garuda berbalik arah dan akhirnya ditutup menguat tipis.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY pada pukul 15.00 WIB terpantau relatif stabil di level 98,530.


Penguatan rupiah terjadi di tengah pasar yang masih berhati-hati melihat arah ekonomi global. Ketidakpastian dari luar negeri masih menjadi tekanan utama, mulai dari kebijakan tarif, suku bunga tinggi di Amerika Serikat, hingga konflik Timur Tengah yang belum sepenuhnya mereda.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kondisi global saat ini masih penuh tantangan. Menurutnya, dunia sedang tidak baik-baik saja karena ketidakpastian masih tinggi dan ekonomi global cenderung melambat.

Hal tersebut disampaikan Perry dalam National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).

“Dampak konflik Timur Tengah sungguh dicermati dan waspadai tidak hanya minyak tinggi dan tingginya suku bunga AS dan aliran modal keluar dan tekanan ekonomi kita,” ujar Perry.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa tekanan terhadap rupiah tidak hanya datang dari pergerakan dolar AS, tetapi juga dari kombinasi risiko global yang lebih luas. Konflik Timur Tengah berpotensi menjaga harga minyak tetap tinggi, sementara suku bunga AS yang masih berada di level tinggi dapat membuat arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dalam kondisi seperti ini, rupiah menjadi lebih rentan bergerak volatil. Ketika investor global memilih aset yang dianggap lebih aman, tekanan terhadap mata uang negara berkembang biasanya ikut meningkat.

Perry menilai Indonesia perlu memperkuat sinergi untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik. Bank Indonesia bersama pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, Danantara, pelaku usaha, dan investor mendorong program Percepatan Intermediasi Nasional atau PINISI.

Program ini diarahkan untuk memperkuat pembiayaan, mendorong realisasi proyek, serta menjaga momentum ekonomi dalam negeri di tengah tekanan global.

“PINISI kita harapkan dapat melakukan interaksi baik dalam kesepakatan, pembiayaan, dan realisasi proyek,” papar Perry.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dorong Jumlah Investor, OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana

Dorong Jumlah Investor, OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana

April 27, 2026
IHSG Tiba-Tiba Ditutup di Zona Merah, Turun 0,32% ke Level 7.106

IHSG Tiba-Tiba Ditutup di Zona Merah, Turun 0,32% ke Level 7.106

April 27, 2026
Baru 1 Emiten Baru 2026, Airlangga Minta Bursa Genjot Pipeline IPO

Baru 1 Emiten Baru 2026, Airlangga Minta Bursa Genjot Pipeline IPO

April 27, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .