• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mulai 2027, Asuransi Bermasalah Bakal Ditangani LPS

Mulai 2027, Asuransi Bermasalah Bakal Ditangani LPS

February 6, 2026
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
Pengurus SMF Dirombak, Purbaya Angkat Budi Susanto Jadi Dirut

Pengurus SMF Dirombak, Purbaya Angkat Budi Susanto Jadi Dirut

September 14, 2026
Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun

Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun

September 14, 2026
Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

September 14, 2026
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

September 14, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

September 14, 2026
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

September 14, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: BRMS, ANTM, hingga IRSX

Rekomendasi Saham Hari Ini: BRMS, ANTM, hingga IRSX

September 14, 2026
Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

September 14, 2026
Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

September 14, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 14, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mulai 2027, Asuransi Bermasalah Bakal Ditangani LPS

7 months ago
in Lifestyle
Mulai 2027, Asuransi Bermasalah Bakal Ditangani LPS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan menangani likuidasi perusahaan asuransi bermasalah usai Program Penjamin Polis berlaku. Lantas, bagaimana nasib perusahaan asuransi yang tengah dalam likuidasi saat ini?

Diketahui, Program Penjamin Polis akan membuat likuidasi perusahaan asuransi yang dicabut izinnya dipegang oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Adapun program ini direncanakan dimulai pada 2027.

Untuk diingat, dalam tiga tahun terakhir beberapa perusahaan asuransi tengah dalam proses likuidasi, diantaranya Wanaartha Life hingga Kresna Life. Hingga kini, proses likudasi asuransi bermasalah tersebut belum juga rampung.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menegaskan, bagi perusahaan yang telah dilikuidasi sebelum program berlangsung, pengawasannya tetap akan dilakukan oleh OJK. Ia pun menyampaikan nasib likuidasi beberapa perusahaan tersebut.

“Ya itu ada mekanisme likuidasi kan ada ada aturannya kan berapa tahun dan sebagainya dan sebagainya. Lalu ada kalau ada masalah hukum yang belum berkekuatan hukum tetap, itu masih ada gugatan-gugatan itu ya masih berjalan,” jelas Ogi usai Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) di Jakarta, Kamis, (5/2/2026).

Usai adanya Lembaga Penjamin Polis, perusahaan asuransi bermasalah tidak akan langsung dilikuidasi. Melainkan, LPS akan mencari langkah resolusi dulu, seperti mencari investor baru, atau pemindahan portofolio ke perusahaan lain.

Saat ini OJK tengah menunggu persetujuan revisi UU PPSK untuk permberlakuan LPP ini. Adapun beberapa poin yang menjadi usulan diantaranya, pemberlakuannya dimajukan ke 2027, tetap diberlakukan dana jaminan dan adanya program resolusi seperti perbankan.

“Karena yang asuransi di undang-undang P2SK yang yang yang belum direvisi ini tidak ada resolusinya. Jadi kita usulkan resolusi. Kemudian yang kedua tadi dana jaminannya tetap apa ada sebagai buffer ya untuk kalau terjadi klaim dan sebagainya. Nah itu yang sedang dan sudah dimajukan tahun 2027,” jelas Ogi.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .