• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mengapa Bursa Saham Dunia Bareng-Bareng Rekor Tinggi? Ini Sebabnya

Mengapa Bursa Saham Dunia Bareng-Bareng Rekor Tinggi? Ini Sebabnya

October 29, 2025
Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

October 3, 2026
Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

October 3, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

October 3, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

October 3, 2026
Contek Ringgit & SGD, Ini PR Indonesia Perkuat Daya Rupiah!

Contek Ringgit & SGD, Ini PR Indonesia Perkuat Daya Rupiah!

October 3, 2026
Kemarau Panjang Melanda, Cuan Produsen Pompa Irigasi Melonjak?

Kemarau Panjang Melanda, Cuan Produsen Pompa Irigasi Melonjak?

October 3, 2026
Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

October 3, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Video:Prabowo Berhentikan Kepala Bakom, Lantik Syahganda Nainggolan

Video:Prabowo Berhentikan Kepala Bakom, Lantik Syahganda Nainggolan

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Bursa Saham Dunia Bareng-Bareng Rekor Tinggi? Ini Sebabnya

11 months ago
in Lifestyle
Mengapa Bursa Saham Dunia Bareng-Bareng Rekor Tinggi? Ini Sebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham di seluruh dunia tiba-tiba melejit, menembus rekor. Mulai dari Wall Street hingga Tokyo bahkan bursa Paris hingga Seoul.

Lalu apa yang terjadi? Padahal prospek politik dan ekonomi masih belum pasti?

Menurut analis City Index, Fawad Razaqzada, penyebabnya adalah memudarnya ketidakpastian atas perang dagang. Sebelumnya langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menerapkan tarif di hampir semua negara di dunia awalnya menyebabkan pasar ekuitas merosot.

Namun rekor tertinggi baru-baru ini menurutnya, baru sekadar pemulihan, kekhawatiran belum sepenuhnya hilang. Pemulihan ini juga berkaitan dengan membanjirnya dana di pasar, kinerja saham teknologi, dan kembalinya rasa percaya diri investor.

Pemangkasan Suku Bunga

Salah satu penyebab utama adalah dengan lonjakan inflasi pascapandemi yang sebagian besar terkendali, bank sentral telah mampu menurunkan suku bunga untuk mendukung pertumbuhan dan lapangan kerja. Bank sentral AS, The Federal Reserve (Fed), memulai siklus pemangkasan suku bunga terbarunya pada September 2024 dan diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar seperempat poin persentase lagi Kamis dini hari.

Suku bunga yang lebih rendah membuat biaya pinjaman bagi perusahaan dan konsumen lebih murah dan mudah. Hal ini akan mendukung aktivitas ekonomi.

“The Fed- bank sentral paling berpengaruh di dunia- jelas kembali ke mode pelonggaran, dan hal itu sendiri telah mengatur ulang nada risk-on global,” kata Managing Partner di SPI Asset Management, Stephen Innes, dikutip AFP, Rabu (29/10/2025).

Kebijakan moneter yang akomodatif atau pelonggaran suku bunga ini telah mendorong investor untuk menggelontorkan dana atau likuiditas, ke pasar ekuitas untuk mengejar keuntungan. Hasilnya adalah “gelombang likuiditas yang mengangkat hampir setiap pasar dari New York hingga Tokyo.

“Bank-bank sentral besar kini memangkas suku bunga, yang memberikan kondisi yang menguntungkan bagi pasar saham dan membantu meredam dampak pelemahan ekonomi dan ketidakpastian politik,” kata Razaqzada.

Pendapatan Perusahaan

Kalender pendapatan perusahaan juga memainkan peran kunci dalam mendorong pasar saham mencapai rekor tertinggi. Perusahaan dengan saham yang diperdagangkan secara publik diwajibkan untuk mempublikasikan informasi kinerja keuangan mereka secara berkala.

Pengumuman ini dapat berdampak besar pada harga saham. Pada kuartal-III (Q3) 2025 yang baru saja berakhir ini, perusahaan-perusahaan melampaui ekspektasi pendapatan.

“Selain itu, hasil mereka tidak menunjukkan banyak dampak terkait tarif pada pendapatan tertinggi maupun terendah mereka”, tambah Razaqzada.

Daniela Sabin Hathorn, analis pasar senior di Capital.com, juga mencatat ini. Ia mengatakan bahwa estimasi pertumbuhan perusahaan ke depan juga “semakin tinggi”.

Euforia Kecerdasan Buatan (AI)

Hathorn juga menyoroti kecerdasan buatan (AI). Lonjakan belanja AI untuk chip, perangkat keras, dan struktur cloud meningkat.

“Ada narasi pertumbuhan struktural yang jauh melampaui rebound siklus sederhana,” ujarnya.

Saham teknologi telah membantu tiga indeks utama Wall Street mencapai rekor, begitu pula produsen chip yang terdaftar di indeks Kospi Seoul, Korea Selatan (Korsel).

Managing Partner di SPI Asset Management, Stephen Innes, juga mengatakan perusahaan teknologi dan AI besar kini diperlakukan sebagai infrastruktur modern ekonomi digital. Bukan hanya kisah pertumbuhan siklus.

Politik & Ekonomi Lokal Tak Berdampak

Perkembangan politik dan ekonomi lokal relatif kurang berdampak pada pasar ekuitas baru-baru ini. Bursa saham Paris, Prancis misalnya mencetak rekor baru minggu lalu meskipun ketidakpastian terus berlanjut tentang nasib pemerintah Presiden Emmanuel Macron dan Perdana Menterinya akibat defisit dan utang serta minimnya dukungan mengesahkan anggaran di parlemen.

“Banyak perusahaan yang terdaftar memperoleh porsi pendapatan yang besar di luar negeri, dan indeks-indeks utama sangat condong ke arah perusahaan multinasional semacam itu,” kata Hathorn.

“Oleh karena itu, politik atau data lokal yang lemah tidak serta merta menghambat penguatan pasar secara luas jika masalahnya hanya terbatas pada domestik,” tambahnya.

Namun, perpanjangan penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung akibat sengketa anggaran dapat mulai meresahkan investor. Hingga kini belum ada tanda-tanda pemerintah Presiden Trump dan Kongres AS, terutama dari oposisi Demokrat, berdamai.

“Kita hidup dalam konteks yang sangat fluktuatif yang ditandai dengan ketidakpastian yang tinggi,” kata Javier Diaz-Gimenez, seorang profesor ekonomi di sekolah bisnis IESE Barcelona.

“Secara umum, ketidakstabilan politik tidak baik untuk pasar saham,” tambahnya.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Israel Serang Iran, Bursa Asia Dibuka Kebakaran




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

October 3, 2026
Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

October 3, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

October 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .