• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Bank Permata Naik 16% di Q1-2026, tapi Mesin Bisnis Utama Lesu

Laba Bank Permata Naik 16% di Q1-2026, tapi Mesin Bisnis Utama Lesu

April 28, 2026
IHSG Mendadak Balik Arah ke Zona Merah Pagi Ini, Ada Apa?

IHSG Mendadak Balik Arah ke Zona Merah Pagi Ini, Ada Apa?

April 28, 2026
Viral Aksi Keterlaluan Debt Collector di Semarang, OJK Turun Tangan

Viral Aksi Keterlaluan Debt Collector di Semarang, OJK Turun Tangan

April 28, 2026
Rupiah Dibuka Stabil, Dolar AS Bertahan di Rp17.185

Rupiah Dibuka Stabil, Dolar AS Bertahan di Rp17.185

April 28, 2026
IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik 0,5% Pagi Ini

IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik 0,5% Pagi Ini

April 28, 2026
Putri Alexander Tedja Mundur dari Kursi Komisaris Pakuwon (PWON)

Putri Alexander Tedja Mundur dari Kursi Komisaris Pakuwon (PWON)

April 28, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada AMMN hingga ARCI

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada AMMN hingga ARCI

April 28, 2026
Investor Hati-Hati! Empat Saham Ini Masuk Radar UMA

Investor Hati-Hati! Empat Saham Ini Masuk Radar UMA

April 28, 2026
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan

April 28, 2026
Di Balik Net Sell Rp2 T Kemarin, Asing Tipis-Tipis Beli Saham Ini

Di Balik Net Sell Rp2 T Kemarin, Asing Tipis-Tipis Beli Saham Ini

April 28, 2026
IHSG Balik Arah & Net Sell Asing Rp 2 T, Saham Ini Banyak Dibuang

IHSG Balik Arah & Net Sell Asing Rp 2 T, Saham Ini Banyak Dibuang

April 28, 2026
Gak Main-Main! Begini Syarat Insentif Pasar Modal dari Purbaya

Gak Main-Main! Begini Syarat Insentif Pasar Modal dari Purbaya

April 27, 2026
Dony Oskaria Cek Lokasi Tabrakan Kereta Bekasi, Sampaikan Duka & Maaf

Dony Oskaria Cek Lokasi Tabrakan Kereta Bekasi, Sampaikan Duka & Maaf

April 27, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, April 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Laba Bank Permata Naik 16% di Q1-2026, tapi Mesin Bisnis Utama Lesu

3 hours ago
in Market
Laba Bank Permata Naik 16% di Q1-2026, tapi Mesin Bisnis Utama Lesu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Permata Tbk (BNLI) membukukan pertumbuhan laba pada kuartal I-2026. Namun di balik kinerja tersebut, sejumlah indikator menunjukkan pelemahan pada bisnis inti, perubahan struktur pendanaan, serta tanda awal pengetatan likuiditas.

Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih Bank Permata tercatat sebesar Rp920,1 miliar pada kuartal I-2026, naik sekitar 16,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp788,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski laba tumbuh dua digit, kinerja intermediasi belum menunjukkan penguatan yang sejalan. Penyaluran kredit masih mencatat pertumbuhan sekitar 2,7% yoy menjadi Rp149,5 triliun dari Rp145,6 triliun. Namun secara kuartalan, kredit justru mengalami kontraksi dibandingkan posisi akhir 2025, mengindikasikan momentum ekspansi yang melemah.

Sejalan dengan itu, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) justru turun menjadi Rp2,42 triliun dari Rp2,53 triliun, atau koreksi sekitar 4,3% yoy. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit yang terbatas belum mampu menopang pendapatan utama bank.

Pun bank mendapat tekanan dari margin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang turun 26 basis poin secara tahunan menjadi 3,9%. 

Dari sisi pendanaan, rasio dana murah (CASA) tercatat meningkat menjadi sekitar 65,6% dari 58,6% secara tahunan. Namun kenaikan ini lebih dipengaruhi oleh penurunan signifikan deposito yang atau -18,2% yoy menjadi Rp63,47 triliun, serta peningkatan giro sebesar 13,3% yoy menjadi Rp75,05 triliun, sementara tabungan justru turun 7,2% yoy menjadi Rp45,83 triliun.

Kondisi tersebut mengindikasikan perubahan komposisi dana, di mana kontribusi dana yang cenderung lebih stabil seperti tabungan menurun, sementara kenaikan giro, yang umumnya lebih volatil menjadi pendorong utama.

Secara total dana pihak ketiga (DPK) Bank Permata turun 1,6% yoy menjadi Rp 184,35 triliun. Pada periode yang sama simpanan dari bank lain melonjak signifikan menjadi Rp7,05 triliun dari Rp3,24 triliun, atau naik sekitar 117% yoy. 

Seiring dengan kontraksi pada kinerja bank dalam menggalang dana, rasio simpanan terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) naik 388 basis poin secara tahunan menjadi 87,10%. 

Adapun di tengah tekanan pada bisnis inti, pertumbuhan laba justru ditopang oleh pendapatan non-inti. Keuntungan dari penjualan efek melonjak menjadi Rp180,98 miliar dari Rp56,64 miliar, atau naik sekitar 219% yoy. Sebaliknya, pendapatan trading justru turun sekitar 55,7% yoy, mencerminkan volatilitas pada sumber pendapatan non-bunga.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Mendadak Balik Arah ke Zona Merah Pagi Ini, Ada Apa?

IHSG Mendadak Balik Arah ke Zona Merah Pagi Ini, Ada Apa?

April 28, 2026
Viral Aksi Keterlaluan Debt Collector di Semarang, OJK Turun Tangan

Viral Aksi Keterlaluan Debt Collector di Semarang, OJK Turun Tangan

April 28, 2026
Rupiah Dibuka Stabil, Dolar AS Bertahan di Rp17.185

Rupiah Dibuka Stabil, Dolar AS Bertahan di Rp17.185

April 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .