• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Korporasi Tahan Ekspansi, Kredit Kian Seret!

Korporasi Tahan Ekspansi, Kredit Kian Seret!

July 25, 2025
Perbanas Ragu BI Rate Naik Hari ini, Ini Alasannya!

Perbanas Ragu BI Rate Naik Hari ini, Ini Alasannya!

June 18, 2026
Asing Net Buy Rp 225,8 Miliar di Sesi 1 Gara-Gara Saham Ini

Asing Net Buy Rp 225,8 Miliar di Sesi 1 Gara-Gara Saham Ini

June 18, 2026
Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

June 18, 2026
Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi

Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi

June 18, 2026
Was-was Jelang Vonis MSCI, IHSG Melemah Lebih 1%

Was-was Jelang Vonis MSCI, IHSG Melemah Lebih 1%

June 18, 2026
Sudah Waktunya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk, Ini Alasannya!

Sudah Waktunya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk, Ini Alasannya!

June 18, 2026
Klaim Asuransi Melesat, Premi Cuma Naik Tipis

Klaim Asuransi Melesat, Premi Cuma Naik Tipis

June 18, 2026
OJK Panggil Sejumlah Influencer Gegara Jualan Platform Kripto Ilegal

OJK Panggil Sejumlah Influencer Gegara Jualan Platform Kripto Ilegal

June 18, 2026
Pasar Pantau Suku Bunga BI, IHSG & Rupiah Lanjutkan Pelemahan

Pasar Pantau Suku Bunga BI, IHSG & Rupiah Lanjutkan Pelemahan

June 18, 2026
OJK Hentikan Modus Penipuan Saham Universal Peak & Pinjol BAFI Group

OJK Hentikan Modus Penipuan Saham Universal Peak & Pinjol BAFI Group

June 18, 2026
Harga Minyak Turun Terus!

Harga Minyak Turun Terus!

June 18, 2026
Harga Minyak Terus Turun, Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan

Harga Minyak Terus Turun, Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan

June 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Korporasi Tahan Ekspansi, Kredit Kian Seret!

11 months ago
in News
Korporasi Tahan Ekspansi, Kredit Kian Seret!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pertumbuhan kredit korporasi perbankan melambat pada paruh pertama tahun ini. Data Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit korporasi tumbuh 10,6% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp4.373,4 triliun per Juni 2025, turun dari 11,6% pada bulan Mei 2025.

Sementara itu, tabungan korporasi terpantau meningkat tinggi. Berdasarkan sumber yang sama, dana pihak ketiga (DPK) korporasi tercatat tumbuh double digit 12,2% yoy menjadi menjadi Rp4.396,6 triliun pada bulan Juni. Pertumbuhan itu jauh melampaui sebulan sebelumnya sebesar 7,7% yoy.

Padahal kredit korporasi menjadi satu sumber pertumbuhan utama kredit pada tahun ini. Pasalnya kredit yang disalurkan kepada perorangan terbilang seret tahun ini. 

Seiring dengan hal tersebut, pertumbuhan total kredit yang disalurkan perbankan juga ikut melambat. Pada periode yang sama, kredit bank tumbuh 7,6% yoy, lebih kecil dibandingkan bulan sebelumnya 8,1% yoy.

Para bankir kompak menilai kondisi ini terjadi lantaran para korporasi sedang memasang sikap hati-hati dalam melakukan ekspansi bisnis. Para perusahaan menimbang gejolak ekonomi global dan domestik yang tak kunjung mereda tahun ini.

Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan saat ini korporasi tengah menahan investasi baru selagi melihat perkembangan situasi ekonomi. Belum lagi dengan lemahnya daya beli masyarakat dalam negeri.

“Saat ini banyak pelaku usaha untuk menunda investasi baru karena lebih memilih wait and see sehubungan dengan situasi kondisi ekonomi yang masih banyak ketidakpastian, di tengah daya beli masyarakat domestic yang rendah,” kata Lani kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/7/2025).

PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) juga merasakan pertumbuhan kredit korporasi melambat. Direktur Kepatuhan OK Bank, Efdinal Alamsyah mengatakan kredit korporasi di bank milik OK Next Korea Selatan itu mencatatkan pertumbuhan 5% sepanjang tahun ini atau year to date (ytd).

Menurutnya, perlambatan itu disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti sikap korporasi yang menahan ekspansi atau karena faktor suku bunga yang relatif masih tinggi.

“Bisa juga disebabkan dari sisi bank yang lebih selektif dalam memberikan kredit karena tingginya biaya dana dan menghindari terjadinya risiko NPL (non-performing loan), sehingga memilih menempatkan dana pada instrumen yang beresiko lebih rendah,” terang Efdinal kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/7/2025).

Sementara itu, beberapa bank masih mampu mencatatkan pertumbuhan yang lebih stabil pada kredit korporasi. Namun, para bankir tidak menampik bahwa korporasi memang sedang memasang mode hati-hati.

Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII), Steffano Ridwan mengungkapkan kredit korporasi secara keseluruhan tumbuh stabil di semester I 2025 dibanding setahun sebelumnya. Namun, segmen korporasi besar mampu tumbuh 32% yoy.

Steffano menguraikan, korporasi menahan ekspansi karena melihat situasi geopolitik, ketidakpastian dari kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kondisi likuiditas pasar ketat, serta menurunnya daya beli konsumer sepanjang paruh pertama tahun ini (H1).

“Ini semua membuat banyak korporasi besar menunda investasi ataupun ekspansinya dulu di H1, dan karena ini juga kredit korporasi di H1 Agak menurun,” kata Steffano kepada CNBC Indonesia, Rabu (23/7/2025).

Dengan sudah ada kesepakatan tarif antara Indonesia dan AS, penurunan suku bunga acuan BI Rate dan meredanya perang Iran-Israel, ia mengatakan korporasi seharusnya lebih optimis untuk berekspansi di semester II-2025. Steffano mengatakan kredit korporasi juga diharapkan akan tumbuh lebih pesat di paruh kedua tahun ini.

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) atau KB Bank juga mencatatkan pertumbuhan kredit korporasi yang stabil hingga akhir semester I-2025, mendekati 25% yoy, sedangkan tabungan korporasi tumbuh sekitar 15% hingga 16% yoy.

Wakil Direktur Utama KB Bank, Robby Mondong mengatakan salah satu pendorong utamanya adalah Korean Link Business, ciri khas KB Bank sebagai bagian dari KBFG, institusi keuangan terbesar di Korea Selatan. Namun, ia mengakui bahwa perusahaan tengah menahan ekspansi.

“Secara umum, tren perlambatan kredit korporasi memang mencerminkan sikap kehati-hatian pelaku usaha dalam merespons kondisi pasar,” katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (24/7/2025).

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Dunia Penuh ‘Gebrakan’, RI Harap Pasang Status Waspada




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perbanas Ragu BI Rate Naik Hari ini, Ini Alasannya!

Perbanas Ragu BI Rate Naik Hari ini, Ini Alasannya!

June 18, 2026
Asing Net Buy Rp 225,8 Miliar di Sesi 1 Gara-Gara Saham Ini

Asing Net Buy Rp 225,8 Miliar di Sesi 1 Gara-Gara Saham Ini

June 18, 2026
Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

Jelang Pengumuman MSCI dan BI Rate, IHSG Sesi 1 Turun 1,06%

June 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .