• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Tergelincir 0,44% Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

IHSG Tergelincir 0,44% Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

January 21, 2026
CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

April 20, 2026
Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

April 20, 2026
Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

April 19, 2026
Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

April 19, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

April 19, 2026
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

April 19, 2026
PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

April 19, 2026
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

April 19, 2026
Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

April 19, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 20, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

IHSG Tergelincir 0,44% Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

3 months ago
in News
IHSG Tergelincir 0,44% Jelang Pengumuman Suku Bunga BI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan pada pagi ini, Selasa (20/1/2026). Indeks dibuka turun 40,27 poin atau 0,44% ke level 9.094,43.

Sebanyak 244 saham naik, 108 turun, dan sisanya belum bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 792,61 miliar, melibatkan 1,15 miliar saham dalam 83,015 kali transaksi.

Adapun kapitalisasi pasar ikut terkerek turun menjadi Rp 16.559 triliun.

Perhatian pasar pada perdagangan hari ini akan tertuju lebih banyak dari sentimen dalam negeri, terutama terkait keputusan BI Rate di tengah posisi rupiah yang menyentuh level All Time Low (ATL).

Sementara itu, dari pasar global sorotan masih tertuju pada harga emas yang kembali cetak rekor, di sisi lain bursa saham AS yang semalam sudah buka lagi setelah libur malah bergejolak.

Pasar kini mengantisipasi ketidakpastian global meningkat setelah muncul ancaman tarif baru dari Presiden Trump serta meningkatnya tekanan di pasar obligasi global.

Bank Indonesia diperkirakan akan mengambil langkah aman dengan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu hari ini.

Pada RDG sebelumnya yang digelar pada 16-17 Desember 2025, BI memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 4,75%, dengan deposit facility 3,75% dan lending facility 5,50%.

Keputusan tersebut menjadi kali ketiga BI menahan suku bunga sejak pemangkasan terakhir pada RDG September 2025. Saat itu, BI memangkas suku bunga 25 basis poin (bps) sebagai bagian dari upaya mendukung momentum pertumbuhan ekonomi domestik.

Adapun untuk RDG Januari 2026 ini, berdasarkan konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 lembaga/institusi, seluruhnya kompak memperkirakan BI akan kembali menahan suku bunga di level 4,75%.

Pasar Asia-Pasifik dibuka melemah pada hari Rabu, mencerminkan kerugian semalam di Wall Street setelah Presiden Donald Trump meningkatkan retorika terkait Greenland, mengancam tarif baru pada negara-negara yang menolak pengalihan wilayah Denmark tersebut ke Amerika Serikat.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.341, di bawah penutupan terakhir indeks acuan tersebut di 26.487,51.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,28%, sementara Topix turun 1,09%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,09% sementara indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil turun 2,2%.

Indeks S&P/ASX 200 Australia memulai hari dengan penurunan 0,32%.

Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa ekspor dari delapan negara Eropa akan menghadapi tarif 10% mulai 1 Februari, meningkat menjadi 25% pada 1 Juni jika pembicaraan gagal menghasilkan kendali AS atas Greenland yang kaya mineral.

Ia juga mengancam akan mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanye Prancis, menyusul laporan bahwa Presiden Emmanuel Macron tidak bersedia bergabung dengan “Dewan Perdamaian” yang diusulkannya. Trump selanjutnya mengkritik Inggris, menyebut rencana mereka untuk mentransfer kedaulatan Kepulauan Chagos, yang merupakan rumah bagi pangkalan militer gabungan Inggris-AS, ke Mauritius sebagai “tindakan yang sangat bodoh,” dengan menyebut langkah tersebut sebagai pembenaran lebih lanjut untuk mengakuisisi Greenland atas dasar keamanan nasional.

Para pemimpin Eropa menyebut ancaman tarif terbaru Presiden Donald Trump “tidak dapat diterima” dan dilaporkan sedang mempertimbangkan tindakan balasan. Prancis dikatakan mendesak Uni Eropa untuk mengerahkan alat respons ekonomi terkuatnya, yang disebut Instrumen Anti-Koersi.

Kontrak berjangka saham AS naik sedikit pada awal jam perdagangan Asia setelah rata-rata utama mengalami penurunan terburuk dalam tiga bulan.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average turun 870,74 poin, atau 1,76%, untuk mengakhiri sesi di 48.488,59. S&P 500 turun 2,06% menjadi 6.796,86. Nasdaq Composite merosot 2,39%, ditutup pada 22.954,32. Ini adalah sesi terburuk sejak Oktober untuk ketiga indeks utama tersebut. Imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak dan dolar AS melemah karena ancaman Trump menyebabkan pelarian dari aset AS.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

CIMB Niaga (BNGA) Sepakat Bagi Dividen Rp 4,07 Triliun

April 20, 2026
Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Reli Pekan Lalu

April 20, 2026
Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban

April 19, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .