• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi Pertama Dibuka Menguat 0,26% ke Level 9.098

IHSG Sesi Pertama Dibuka Menguat 0,26% ke Level 9.098

January 19, 2026
Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

October 12, 2026
Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

October 12, 2026
BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

October 12, 2026
Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

October 12, 2026
Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja

Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja

October 12, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

October 12, 2026
Awal Sesi I IHSG Dibuka Menguat 0,26% Ke 6.109

Awal Sesi I IHSG Dibuka Menguat 0,26% Ke 6.109

October 12, 2026
QRIS Merambah Timor Leste, Next Negara Mana? Ini Bocorannya

QRIS Merambah Timor Leste, Next Negara Mana? Ini Bocorannya

October 12, 2026
Usai IHSG Terbang 1%, Simak 5 Rekomenasi Saham Pilihan Ini

Usai IHSG Terbang 1%, Simak 5 Rekomenasi Saham Pilihan Ini

October 12, 2026
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Cermati Data Penting Ini

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Cermati Data Penting Ini

October 12, 2026
IHSG Melesat Di Atas 1%, Asing Borong 10 Saham Ini

IHSG Melesat Di Atas 1%, Asing Borong 10 Saham Ini

October 12, 2026
Utang RI Rp494 T per September, Strategi Pembiayaan Q4 Jadi Sorotan

Utang RI Rp494 T per September, Strategi Pembiayaan Q4 Jadi Sorotan

October 12, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 12, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi Pertama Dibuka Menguat 0,26% ke Level 9.098

9 months ago
in Lifestyle
IHSG Sesi Pertama Dibuka Menguat 0,26% ke Level 9.098
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pagi ini, Senin (19/1/2026). Indeks dibuka naik 23,29 poin atau 0,26% ke level 9.098,70.

Sebanyak 293 saham naik, 65 turun, dan sisanya belum bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 543,79 miliar, melibatkan 718,13 juta saham dalam 89.618 kali transaksi.

Adapun kapitalisasi pasar ikut terkerek naik menjadi Rp atau nyaris setara US$ 1 triliun.

Pekan ini akan menjadi periode yang sangat menentukan bagi arah pasar keuangan global maupun domestik. Investor dihadapkan pada jadwal rilis data ekonomi yang high impact news.

Datang dari tiga kekuatan ekonomi utama dunia: Amerika Serikat, China, dan Jepang, serta keputusan kebijakan moneter dari dalam negeri.

Dari dalam negeri, perhatian tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Di tengah ketidakpastian global (China melambat, AS kuat), Bank Indonesia diperkirakan akan mengambil langkah aman dengan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Selasa-Rabu pekan ini.

Meskipun inflasi domestik sedikit terkendali di level 2,92%, BI masih perlu menjaga daya tarik aset keuangan rupiah agar tidak ditinggalkan investor asing. Selisih suku bunga (spread) dengan The Fed harus dijaga.

Jika BI memangkas bunga terlalu cepat saat Dolar AS masih kuat, rupiah berisiko terdepresiasi tajam mengingat rupiah tengah berada di level psikologis menembus Rp 17.000 per US$.

Pasar saat ini juga sedang mencerna divergensi (perbedaan arah) ekonomi yang semakin tajam. Amerika Serikat menunjukkan ketahanan ekonomi yang mengejutkan, sementara China masih bergelut dengan risiko perlambatan struktural.

Di sisi lain, Jepang mulai keluar dari era suku bunga rendah, dan Indonesia memilih langkah pragmatis untuk menjaga stabilitas.

Sementara itu, mayoritas pasar Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Senin, (19/1/2025) seiring investor mencermati ketegangan geopolitik terbaru yang melibatkan Amerika Serikat dan Eropa terkait Greenland. Selain itu, pelaku pasar juga menanti rilis sejumlah data ekonomi penting dari China.

Akhir pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pemimpin Eropa saling melontarkan pernyataan keras mengenai wilayah Arktik tersebut. Trump bahkan mengancam akan mengenakan tarif terhadap delapan negara Eropa serta menuntut kendali atas Greenland yang merupakan bagian dari Denmark.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong tercatat di level 26.640, lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir indeks Hang Seng di 26.844,96. Hal ini mengindikasikan potensi pelemahan pasar saham Hong Kong pada awal pekan.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,85% dan menjadi yang terburuk di kawasan Asia, sementara Topix melemah 0,46%. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun melonjak ke level 2,218%, tertinggi sejak 1999.

Pasar saham Korea Selatan bergerak berlawanan arah dengan mayoritas bursa Asia. Indeks Kospi naik 0,18%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq terkoreksi 0,15%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 dibuka melemah 0,19% pada awal perdagangan. Tekanan ini sejalan dengan sentimen global yang masih diliputi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

October 12, 2026
Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

October 12, 2026
BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

October 12, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .