• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi I Menghijau Naik 0,64%

IHSG Sesi I Menghijau Naik 0,64%

September 23, 2026
Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel

Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel

September 23, 2026
IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317

IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317

September 23, 2026
BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%

BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%

September 23, 2026
IHSG Naik 0,64% ke 6.317,46

IHSG Naik 0,64% ke 6.317,46

September 23, 2026
Saham TRUK Meroket, Ada Campur Tangan Gabriel Rey Hingga Andri Hakim

Saham TRUK Meroket, Ada Campur Tangan Gabriel Rey Hingga Andri Hakim

September 23, 2026
Video: Trump Ancam Iran – BI Rate Diramal Tetap, IHSG & Rupiah Menguat

Video: Trump Ancam Iran – BI Rate Diramal Tetap, IHSG & Rupiah Menguat

September 23, 2026
Auto Cuan, Bunga Deposito Allo Bank Naik Jadi 9%

Auto Cuan, Bunga Deposito Allo Bank Naik Jadi 9%

September 23, 2026
BI Minta DANA Investigasi Total Soal ‘Transaksi Misterius’

BI Minta DANA Investigasi Total Soal ‘Transaksi Misterius’

September 23, 2026
Askrindo Angkat R Mahelan Prabantarikso Jadi Direktur Utama

Askrindo Angkat R Mahelan Prabantarikso Jadi Direktur Utama

September 23, 2026
BI Tanggapi Soal Transaksi Misterius di DANA, Minta Investigasi Total

BI Tanggapi Soal Transaksi Misterius di DANA, Minta Investigasi Total

September 23, 2026
Investor Bersiap, Bakal Ada 2 Pengumuman Penting dari GOTO

Investor Bersiap, Bakal Ada 2 Pengumuman Penting dari GOTO

September 23, 2026
BEI Hapus Batasan Minimum, Ini Daftar Harga Saham di Bawah Rp 50

BEI Hapus Batasan Minimum, Ini Daftar Harga Saham di Bawah Rp 50

September 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Sesi I Menghijau Naik 0,64%

34 minutes ago
in Market
IHSG Sesi I Menghijau Naik 0,64%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau pada sesi I perdagangan siang ini, Rabu (23/9/2023). Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG pada pembukaan perdagangan naik 40,42 poin atau 0,64% ke level 6.317,46.

Pada awal perdagangan, indeks dibuka di level 6.446,90 dan sempat menguat hingga mencapai level tertinggi harian 6.451,33. Namun, tekanan jual kemudian membawa IHSG berbalik melemah hingga menyentuh level terendah di 6.381,57.

Dari pergerakan intraday, IHSG sempat bergerak di kisaran 6.420-an setelah mengalami tekanan pada awal perdagangan. Indeks kemudian kembali menguat dan mendekati level 6.430, tetapi penguatan tersebut tidak mampu bertahan hingga akhir sesi. Menjelang penutupan, IHSG kembali mengalami tekanan dan bergerak turun menuju level 6.380-an.

Penguatan IHSG hari ini didorong oleh sektor konsumer kritikal yang naik 3,5%, disusul oleh material dasar naik 1,7%, dan sektor energi naik 1,1%.

Sebanyak 416 saham menguat, 224 saham melemah, dan 323 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp 6,04 triliun, dengan volume perdagangan 17,92 miiar saham, dan saham yang berpindah tangan 1,10 juta kali.

Mengutip data Stockbit, pasar reguler mendominasi aktivitas transaksi. Pada pasar reguler tercatat volume perdagangan sebanyak 239,41 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp10,21 triliun dan frekuensi sekitar 1,82 juta transaksi.

Sementara itu, transaksi melalui pasar negosiasi tercatat sebanyak 28,54 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,58 triliun dan frekuensi sebanyak 448 transaksi. Adapun transaksi pada pasar tunai tercatat relatif kecil, yakni sebanyak 2 lot dengan nilai Rp25,20 ribu dari 2 transaksi.

Pasar keuangan Indonesia pada Rabu (23/9/2026) akan mencermati keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan perkembangan perang di Timur Tengah.

Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan pada Rabu (23/9/2026), setelah menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) selama dua hari. Pengumuman ini menjadi yang pertama bagi Destry Damayanti sejak dilantik sebagai Gubernur BI definitif pada 2 September.

RDG ini digelar di tengah ketidakpastian global dan lonjakan inflasi yang membuat era bunga tinggi kembali. Setidaknya ada sembilan bank sentral yang sudah mengerek suku bunga, termasuk The Fed dan bank sentral Jepang (BoJ).

Hasil polling CNBC Indonesia terhadap 11 institusi dan lembaga menunjukkan delapan responden memperkirakan BI Rate tetap di level 5,75%. Tiga responden lainnya memproyeksikan kenaikan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,00%. Suku bunga deposit facility dan lending facility diperkirakan tetap, masing-masing sebesar 4,75% dan 6,5%.

Jika BI mempertahankan bunga, keputusan itu akan menjadi yang ketiga berturut-turut setelah BI Rate ditahan pada Juli dan Agustus. Sebelumnya, BI telah menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 bps sepanjang Mei-Juni 2026, dari 4,75% menjadi 5,75%.

Inflasi masih berada dalam sasaran BI sebesar 1,5%-3,5%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Agustus sebesar 3,19% secara tahunan, naik dari 2,88% pada Juli.

Di sisi lain, rupiah ditutup melemah di posisi Rp17.850/US$ pada Selasa (22/9/2026), sementara bank sentral AS atau The Federal Reserve telah menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps pada pekan lalu.

Dalam RDG Agustus, Destry yang saat itu masih menjabat sebagai Pejabat sementara Gubernur BI mengatakan keputusan menahan bunga sejalan dengan upaya menjaga stabilitas rupiah di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah.

BI juga mempertimbangkan sasaran inflasi 2,5±1% pada 2026 dan 2027 serta pertumbuhan ekonomi.

Selain melalui suku bunga, BI sebelumnya menyatakan akan memperluas kebijakan insentif untuk mendorong aliran modal asing dan menjaga stabilitas rupiah. Kebijakan makroprudensial longgar juga tetap diarahkan untuk mendukung kredit dan pembiayaan ke sektor riil.

Sementara itu, harga minyak jatuh lima hari beruntun. Pada Selasa (22/9/2026), harga minyak brent jatuh ke bawah US$ 100 untuk pertama kalinya sejak 8 September 2029. Pada Selasa (22/9/2026), harga minyak brent jatuh 1,09% ke US$ 99,25 per barel sedangkan WTI ambles ke US$ 94,5 per barel atau turun 1,3%.

Dalam lima hari terakhir, harga minyak sudah jatuh 8,7% sedangkan WTI ambles 10,6%. Melemahnya harga minyak belum mampu meredam keganasan dolar. Indeks dolar malah menguat ke 100,601 pada Selasa, dari 100,429 pada Senin.

Imbal hasil US Treasury juga menanjak ke 4,967% dari 4,963%. Penguatan imbal hasil US Treasury dan indeks dolar ini menjadi kabar buruk bagi rupiah. Pasalnya, kondisi ini bisa memicu outflow dan menekan rupiah.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel

Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel

September 23, 2026
IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317

IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317

September 23, 2026
BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%

BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%

September 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .