• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar

Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar

July 31, 2025
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

November 6, 2026
Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

November 6, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Turun 1% Lebih

Breaking! IHSG Dibuka Turun 1% Lebih

November 6, 2026
Ekonom Danamon Ramal Rupiah Rp18.032/US$ di Akhir 2026

Ekonom Danamon Ramal Rupiah Rp18.032/US$ di Akhir 2026

November 6, 2026
IHSG Ditutup Menguat, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

November 6, 2026
Menkeu-Bos BI Terbang ke London, Pamerkan RI ke Investor

Menkeu-Bos BI Terbang ke London, Pamerkan RI ke Investor

November 6, 2026
Bursa Asia Kompak Ambruk, Kospi Anjlok Lebih dari 8%

Bursa Asia Kompak Ambruk, Kospi Anjlok Lebih dari 8%

November 6, 2026
Blue Tsunami! Bursa AS Hancur Rp 45.000 T Lenyap, Data Center Terancam

Blue Tsunami! Bursa AS Hancur Rp 45.000 T Lenyap, Data Center Terancam

November 6, 2026
OJK Ungkap 191 Kasus Kejahatan Keuangan, Kasus Perbankan Mendominasi

OJK Ungkap 191 Kasus Kejahatan Keuangan, Kasus Perbankan Mendominasi

November 6, 2026
Bisa Rp17.780/US$, Tapi Awas Tekanan di Awal!

Bisa Rp17.780/US$, Tapi Awas Tekanan di Awal!

November 6, 2026
IHSG Bangkit ke 5.030, Asing Malah Jual 10 Saham Ini

IHSG Bangkit ke 5.030, Asing Malah Jual 10 Saham Ini

November 6, 2026
Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Bangkit ke 5.030

Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Bangkit ke 5.030

November 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, November 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar

1 year ago
in Market
Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah global mengalami pergerakan campuran pada perdagangan Kamis (31/7/2025) pagi, di tengah ketegangan geopolitik yang terus membayangi pasar energi. Meski Brent terkoreksi tipis, harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), masih bertahan kokoh di kisaran US$70 per barel.

Mengacu pada Refinitiv pukul 10.05 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Oktober 2025 berada di posisi US$73,10 per barel. Angka ini melemah tipis 0,19% dari penutupan hari sebelumnya yang berada di US$73,24. Sementara itu, WTI tercatat stagnan di level US$70 per barel.



Dalam sepekan terakhir, harga Brent telah mencatat kenaikan sekitar 6,8%, menguat dari posisi US$68,44 pada Jumat pekan lalu. Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap potensi gangguan pasokan global, khususnya akibat tensi geopolitik yang kembali memanas.

Salah satu sentimen utama datang dari pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump yang memberi tenggat waktu 10 hari kepada Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Jika tidak, Trump mengancam akan memperluas sanksi, termasuk tarif baru atas ekspor minyak dan komoditas energi Rusia.

Ancaman ini turut disertai kritik terhadap India yang masih membeli minyak dan senjata dari Rusia. Trump bahkan mengisyaratkan bakal mengenakan tarif 25% atas ekspor India ke AS mulai Jumat ini. Hal ini memicu kekhawatiran investor bahwa pasokan global dari Rusia bisa terganggu lebih jauh, mengingat peran Rusia sebagai salah satu eksportir minyak terbesar dunia.

Namun, potensi penguatan harga tertahan oleh laporan terbaru dari Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan lonjakan tak terduga dalam stok minyak mentah AS. Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 7,698 juta barel untuk pekan yang berakhir 25 Juli-kenaikan mingguan tertinggi sejak Januari. Sebelumnya, pasar memperkirakan penurunan 2,5 juta barel.

Kenaikan stok ini disebabkan kombinasi dari peningkatan produksi domestik dan impor, sementara ekspor justru menurun. Hal ini bisa menjadi sinyal bahwa pasokan domestik AS kembali melimpah dan dapat menahan laju kenaikan harga minyak ke depan.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Dunia Bangkit, Ada Peran AS dan Iran




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

November 6, 2026
Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

November 6, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Turun 1% Lebih

Breaking! IHSG Dibuka Turun 1% Lebih

November 6, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .