• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Ditutup Menguat, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

November 6, 2026
Kemenkeu Tak Ambil Porsi Saham Bursa RI, Ini Kata Bos BEI

Kemenkeu Tak Ambil Porsi Saham Bursa RI, Ini Kata Bos BEI

November 6, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

November 6, 2026
Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

November 6, 2026
Breaking! IHSG Dibuka Turun 1% Lebih

Breaking! IHSG Dibuka Turun 1% Lebih

November 6, 2026
Ekonom Danamon Ramal Rupiah Rp18.032/US$ di Akhir 2026

Ekonom Danamon Ramal Rupiah Rp18.032/US$ di Akhir 2026

November 6, 2026
Menkeu-Bos BI Terbang ke London, Pamerkan RI ke Investor

Menkeu-Bos BI Terbang ke London, Pamerkan RI ke Investor

November 6, 2026
Bursa Asia Kompak Ambruk, Kospi Anjlok Lebih dari 8%

Bursa Asia Kompak Ambruk, Kospi Anjlok Lebih dari 8%

November 6, 2026
Blue Tsunami! Bursa AS Hancur Rp 45.000 T Lenyap, Data Center Terancam

Blue Tsunami! Bursa AS Hancur Rp 45.000 T Lenyap, Data Center Terancam

November 6, 2026
OJK Ungkap 191 Kasus Kejahatan Keuangan, Kasus Perbankan Mendominasi

OJK Ungkap 191 Kasus Kejahatan Keuangan, Kasus Perbankan Mendominasi

November 6, 2026
Bisa Rp17.780/US$, Tapi Awas Tekanan di Awal!

Bisa Rp17.780/US$, Tapi Awas Tekanan di Awal!

November 6, 2026
IHSG Bangkit ke 5.030, Asing Malah Jual 10 Saham Ini

IHSG Bangkit ke 5.030, Asing Malah Jual 10 Saham Ini

November 6, 2026
Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Bangkit ke 5.030

Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Bangkit ke 5.030

November 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, November 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Ditutup Menguat, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

17 minutes ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Ditutup Menguat, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (5/11/2026) di zona hijau dengan menguat 2,25% ke level 5.030,26. 

Penguatan IHSG ditopang oleh saham BBCA yang naik 3,96%, AMMN menguat 8,28%, dan TLKM bertambah 5,57% sebagai pendorong utama indeks. Sebaliknya, BRPT melemah 6,67%, AADI turun 3,53%, dan TPIA terkoreksi 1,15% sehingga menjadi penekan pergerakan indeks.

Di sisi lain, investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp25,48 miliar di pasar reguler dan Rp65,53 miliar di seluruh pasar. Seluruh 11 sektor saham ditutup menguat, dengan sektor Basic Industry memimpin kenaikan sebesar 3,78%.

Berbeda dengan pasar domestik, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup di zona merah. Dow Jones terkoreksi 3,44% ke level 51.523, S&P 500 turun 4,36% ke level 7.353, sedangkan Nasdaq melemah 5,52% ke level 24.314.

Sentimen negatif datang dari kekhawatiran terhadap perlambatan ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan potensi pengetatan regulasi pusat data (data center) di AS. 

Selain itu, aksi jual dalam jumlah besar pada saham semikonduktor, seperti SK Hynix dan Samsung Electronics, turut membayangi sentimen pasar global. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham domestik. 

Sementara itu, ETF EIDO terkoreksi 0,20%, sedangkan indeks MSCI Indonesia menguat 2,30%.

Dari sisi emiten, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) tengah menargetkan penambahan sekitar 30 gerai ritel modern pada 2027 untuk memperluas jaringan bisnis aftermarket sekaligus menangkap peluang pasar penggantian komponen kendaraan. 

Ekspansi tersebut akan mencakup sejumlah format gerai, antara lain Shop & Drive, Shop & Bike, Motoquick, dan Astra Otoservice. Penentuan lokasi pembukaan gerai akan mempertimbangkan tingkat kepadatan populasi kendaraan di masing-masing wilayah.

Penguatan jaringan fisik tersebut juga akan diintegrasikan dengan ekosistem digital AstraOtoshop melalui layanan online-to-offline (O2O). Dengan skema ini, konsumen dapat memesan produk maupun layanan perawatan kendaraan secara daring, kemudian melakukan pemasangan atau perawatan di gerai fisik terdekat.

Strategi ekspansi tersebut menjadi bagian dari target AUTO untuk mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata industri pada 2027. Perseroan juga memperkuat diversifikasi portofolio produk, termasuk pengembangan komponen kendaraan listrik serta ekspansi ke sektor non-otomotif, seperti alat kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas sumber pertumbuhan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis Perseroan.

Selanjutnya, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui LippoLand mencatatkan marketing sales sebesar Rp5,49 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026 (9M26). Realisasi tersebut setara dengan 91% dari target penjualan sepanjang 2026 sebesar Rp6 triliun.

Pencapaian tersebut terutama ditopang oleh permintaan hunian tapak pada segmen terjangkau dan menengah, yang berkontribusi sebesar 75% terhadap total prapenjualan. Sebanyak 71% transaksi dilakukan melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), menunjukkan dominasi pembeli rumah pertama dan pengguna akhir (end-user).

Dari sisi kinerja keuangan, pertumbuhan laba LPKR pada 9M26 lebih banyak ditopang oleh perbaikan margin dibandingkan peningkatan volume bisnis. Meskipun pendapatan turun 17,46% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp5,37 triliun, laba kotor justru meningkat 4,89% YoY menjadi Rp2,30 triliun. Kondisi tersebut mendorong gross profit margin melebar menjadi 42,86%, dibandingkan 33,73% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan perbaikan margin, laba bersih LPKR melonjak 236,47% YoY menjadi Rp1,24 triliun pada 9M26, dibandingkan Rp368,20 miliar pada 9M25. Kenaikan tersebut turut didukung oleh basis pembanding yang relatif rendah pada tahun sebelumnya serta kontribusi laba dari entitas asosiasi sebesar Rp523,92 miliar.

Dengan demikian, kinerja LPKR semakin ditopang oleh kualitas dan bauran produk, sementara permintaan hunian pada segmen terjangkau menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek penjualan dan pendapatan Perseroan ke depan.

Di sisi lain, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) berencana melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Untuk aksi korporasi tersebut, Perseroan menyiapkan dana maksimal Rp2,31 triliun yang seluruhnya bersumber dari kas internal.

Berdasarkan perhitungan proforma, pelaksanaan buyback diperkirakan akan menurunkan total aset ITMG dari US2,42miliarmenjadiUS2,29 miliar. Sementara itu, total ekuitas diproyeksikan berkurang dari US1,91miliarmenjadiUS1,78 miliar. Di sisi lain, rasio return on equity (ROE) diperkirakan meningkat dari 11,10% menjadi 11,90%.

Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 5 November 2026 hingga 4 Februari 2027. Aksi korporasi tersebut mengacu pada POJK Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat OJK Nomor S-112/D.04/2026 dan S-137/D.04/2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kemenkeu Tak Ambil Porsi Saham Bursa RI, Ini Kata Bos BEI

Kemenkeu Tak Ambil Porsi Saham Bursa RI, Ini Kata Bos BEI

November 6, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp18.070

November 6, 2026
Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

Harga Saham Naik-Turun, TMPO & ARKO Kena Suspensi Bursa

November 6, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .