• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Melejit Jelang Pertemuan OPEC+

Harga Minyak Melejit Jelang Pertemuan OPEC+

July 30, 2025
IHSG Turun 0,78%, Asing Ketahuan Serok Saham Ini

IHSG Turun 0,78%, Asing Ketahuan Serok Saham Ini

June 19, 2026
BI Rate Naik 100 Basis Poin dalam Sebulan, Bakal Naik Lagi?

BI Rate Naik 100 Basis Poin dalam Sebulan, Bakal Naik Lagi?

June 19, 2026
Prabowo Minta Bunga Kredit UMKM Lebih Rendah dari Korporasi

Prabowo Minta Bunga Kredit UMKM Lebih Rendah dari Korporasi

June 19, 2026
Investor Global Ragu Harga Saham RI

Investor Global Ragu Harga Saham RI

June 19, 2026
Jelang Pengumuman MSCI, Ini Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing

Jelang Pengumuman MSCI, Ini Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing

June 19, 2026
Penampakan Prabowo Kumpulkan 100 Direksi-Komisaris Bank BUMN di Istana

Penampakan Prabowo Kumpulkan 100 Direksi-Komisaris Bank BUMN di Istana

June 18, 2026
Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

June 18, 2026
BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien

BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien

June 18, 2026
Laba Semen Indonesia Meroket 380%

Laba Semen Indonesia Meroket 380%

June 18, 2026
Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

June 18, 2026
OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

June 18, 2026
Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US.000, Ini Alasan BI

Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$10.000, Ini Alasan BI

June 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, June 19, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Melejit Jelang Pertemuan OPEC+

11 months ago
in Market
Harga Minyak Melejit Jelang Pertemuan OPEC+
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia kembali mencatat reli tajam, bahkan menjadi kenaikan harian terbesar dalam enam pekan terakhir. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Rusia serta ekspektasi pasar menjelang pertemuan OPEC+ kembali menjadi bahan bakar penguatan harga.

Mengacu data Refinitiv pada Rabu pagi (30/7/2025) pukul 10.10 WIB, harga minyak Brent kontrak Oktober 2025 (LCOc1) naik tipis ke US$72,54 per barel. Brent kini telah naik hampir 6% dalam tiga hari terakhir. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak September 2025 (CLc1) berada di US$69,16 per barel, mendekati level tertinggi dalam sebulan terakhir.

Kenaikan harga minyak dipicu oleh pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Rusia apabila tak tercapai kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina dalam 10 hari ke depan. Trump bahkan menyebut sanksi bisa berupa “tarif dan sebagainya” tanpa mengkhawatirkan dampaknya terhadap pasar minyak global.

“Saya sama sekali tidak khawatir,” kata Trump saat berbicara kepada wartawan di dalam Air Force One usai kunjungan ke Skotlandia. “Negara kita punya begitu banyak minyak. Kita tinggal tingkatkan produksi, bahkan lebih jauh lagi.”

Pernyataan Trump tersebut memicu kekhawatiran pasar bahwa sanksi tambahan akan memperketat pasokan global, khususnya bila AS menyasar negara-negara pembeli minyak Rusia lewat sanksi sekunder. Di sisi lain, pasar juga mempertanyakan seberapa serius Trump akan melaksanakan ancaman ini, mengingat posisinya yang selama ini mendukung harga minyak tetap rendah.

Katalis lain datang dari tenggat waktu kesepakatan dagang yang ditetapkan AS, serta pertemuan penting OPEC+ yang akan digelar awal Agustus. Pasar akan mencermati keputusan organisasi terkait kuota produksi untuk bulan September, seiring dengan ekspektasi pemangkasan produksi lanjutan guna menjaga harga tetap stabil.

Dengan harga minyak kini kembali mendekati level tertinggi Juli, investor dan pelaku pasar bersiap menghadapi potensi volatilitas tinggi dalam beberapa hari ke depan, terutama jika tensi politik AS-Rusia dan arah kebijakan OPEC+ kembali memanas.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



OPEC+ Umumkan Kesepakatan Baru, Siap-Siap Harga Minyak Turun!




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Turun 0,78%, Asing Ketahuan Serok Saham Ini

IHSG Turun 0,78%, Asing Ketahuan Serok Saham Ini

June 19, 2026
BI Rate Naik 100 Basis Poin dalam Sebulan, Bakal Naik Lagi?

BI Rate Naik 100 Basis Poin dalam Sebulan, Bakal Naik Lagi?

June 19, 2026
Prabowo Minta Bunga Kredit UMKM Lebih Rendah dari Korporasi

Prabowo Minta Bunga Kredit UMKM Lebih Rendah dari Korporasi

June 19, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .