• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Bergerak Tak Karuan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

Harga Bergerak Tak Karuan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

December 22, 2025
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

October 8, 2026
ADHI Lepas Seluruh Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T

ADHI Lepas Seluruh Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T

October 8, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

October 8, 2026
Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

October 8, 2026
Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

October 8, 2026
FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

October 8, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Bergerak Tak Karuan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

10 months ago
in Lifestyle
Harga Bergerak Tak Karuan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas tiga saham sekaligus mulai Jumat, (19/12/2025). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.

Ketiga saham itu antara lain PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY), PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) dan PT Capital Financial Indonesia Tbk. (CASA).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.

Informasi terakhir mengenai RICY yang merupakan emiten perkebunan sawit ini adalah informasi tanggal 17 Desember 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal keterbukaan informasi terkait perkara penundaan kewajiban pembayaran utang.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham RICY tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulisnya.

Mengutip data pasar, saham RICY bergerak naik 8,25% di harga Rp105 per saham pada perdagangan kemarin. Di sisi lain, saham RICY telah naik 81.03% selama satu bulan. Sementara dalam year to date naik 50%.

Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sama halnya dengan RICY, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham BAIK karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar. Adapun keterangan terakhir soal BAIK tertuang pada keterbukaan informasi tanggal 17 Desember 2025 perihal pencatatan saham.

Selama perdagangan hari ini, saham emiten gerai restoran ayam ini naik 34,78% di level Rp115 Adapun saham BAIK terpantau naik 51.96% dalam periode bulanan, dan telah naik 162.71% selama year to date (YTD).

Di sisi lain, perusahaan CASA juga dipelototi BEI akibat transaksinya yang tidak wajar. Padahal, sebelumnya, perseroan telah mempublikasikan laporan bulanan registrasi pemegang efek pada 9 Desember 2025.

Sepanjang perdagangan kemarin, CASA bergerak turun 0,62% di level Rp1.600 per saham. Adapun sebulan ke belakang sahamnya telah naik 48.15% dan secara year to date naik 183.19%.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .