• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Guru SD Temukan Harta Karun Miliaran Rupiah di Halaman Sekolah

Guru SD Temukan Harta Karun Miliaran Rupiah di Halaman Sekolah

December 27, 2025
Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

October 9, 2026
Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

October 9, 2026
Ditinggal Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

Ditinggal Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

October 9, 2026
Pemerintah Terbitkan Subsidi Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera

Pemerintah Terbitkan Subsidi Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera

October 9, 2026
Ditinggal Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

Ditinggal Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

October 9, 2026
Jelang Lepas Bisnis Ritel, HSBC Malah Kejar Nasabah Tajir

Jelang Lepas Bisnis Ritel, HSBC Malah Kejar Nasabah Tajir

October 9, 2026
BEI Perketat Syarat IPO Mulai 9 Oktober

BEI Perketat Syarat IPO Mulai 9 Oktober

October 9, 2026
BI Tak Ikut The Fed Naikkan Bunga, Asing Malah Masuk US Miliar!

BI Tak Ikut The Fed Naikkan Bunga, Asing Malah Masuk US$8 Miliar!

October 9, 2026
Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

October 9, 2026
Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

Bank Mandiri Perkuat Bisnis Emas, Dapat Lisensi Bullion dari OJK

October 9, 2026
Emiten RI Ini Ganti Pemilik, Rombak Pengurus dan Ubah Haluan Bisnis

Emiten RI Ini Ganti Pemilik, Rombak Pengurus dan Ubah Haluan Bisnis

October 9, 2026
BEI Perketat Aturan IPO Hari, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

BEI Perketat Aturan IPO Hari, Keuangan Calon Emiten Harus Sehat

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Guru SD Temukan Harta Karun Miliaran Rupiah di Halaman Sekolah

10 months ago
in Lifestyle
Guru SD Temukan Harta Karun Miliaran Rupiah di Halaman Sekolah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rezeki telah diatur oleh yang maha kuasa dan dengan cara yang tak disangka-sangka. Seperti yang dialami oleh seorang Guru Sekolah Dasar (SD) bak ketiban durian runtuh yang menemukan harta karin senilai miliaran rupiah.

Kisah ini terjadi pada musim hujan, hujan terus mengguyur membuat lapangan sekolah di SDN Pejagan IV, Madura menjadi becek. Lantas, guru dan kepala sekolah, Nuryasin berinisiatif mengambil cangkul dan menggali tanah supaya lokasi becek bisa tertutup tanah kering.

“Saya menggali tanah di halaman, untuk menimbun bagian lainnya yang becek bekas hujan,” ungkap Nuryasin.

Penggalian tanah sangat berjalan lancar. Nuryasin berhasil menutup satu per satu titik becek. Tinggal beberapa titik lagi yang belum dia selesaikan.

Saat hendak menggali tanah kering lebih dalam lagi sekitar 25-30 cm, Nuryasin tiba-tiba terperanjat. Betapa kagetnya dia melihat gerabah kuno di lubang galian.

Gerabah tersebut lantas dikeluarkan dan tak disangka berisi harta karun tak terduga. Yakni mata uang koin kuno peninggalan masa VOC.

“Uang yang ditemukan bertuliskan VOC dan lambang Kerajaan Belanda, dengan tahun pemakaian antara tahun 1746 s/d 1760, berdiameter 2,1 cm. Lalu, jenis kedua berdiameter 2,9cm yang pada pemukannya bertuliskan Indiae Batav 1819 s/d 1828,” tulis pewarta Suara Karya (1 Februari 1991).

Kabar Nuryasin menemukan harta karun langsung membuat gempar Indonesia. Otoritas terkait langsung bergegas datang.

Singkat cerita, temuan Nuryasin dibenarkan sebagai peninggalan sejarah berupa koin perak peninggalan VOC dan penjajahan Belanda. Seluruhnya memiliki berat 13 Kg setara miliaran rupiah.

Setelah penemuan, banyak orang menganggap Nuryasin bakal jadi miliarder. Sebab dia menemukan harta karun bersejarah dan bernilai tinggi. Namun, Nuryasin menolak menjadikan temuan arkeologi untuk mendulang kekayaan sekalipun banyak orang mendorongnya menjual seluruh temuan, dibanding menyerahkan kepada pemerintah.

“Tapi, itu tak mungkin saya lakukan. Uang temuan ini akan kami serahkan pada museum, atas dasar petunjuk Depdikbud,” kata Nuryasin.

Pada akhirnya, Nuryasin batal jadi miliarder. Namun, nama dia tercatat dalam sejarah sebagai penemu harta karun bersejarah.

Pada akhirnya, temuan harta karun yang berada di lapangan SD itu menguak tabir sejarah baru bagaimana masyarakat bertransaksi di era VOC ratusan tahun lalu.

Transaksi Pakai Koin Emas-Perak

Sebagai wawasan, dari masa Kerajaan Hindu-Budha eksis, masyarakat sudah bertransaksi menggunakan mata uang. bukan barter atau tukar menukar barang.

Erwin Kusuma dalam Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya (2021) mencatat, masyarakat Jawa kuno lazim menggunakan mata uang berupa koin emas dalam transaksi perdagangan di pasar. Hanya saja, transaksi melalui koin emas digunakan dalam skala besar, seperti jual-beli tanah, bukan transaksi di pasar.

Lalu ketika VOC datang, transaksi menggunakan koin juga dilakukan. Hanya saja, VOC melakukan penyeragaman mata uang.

Museum Bank Indonesia menyebut, Kongsi dagang itu berupaya menggantikan semua mata uang asing yang beredar di Nusantara. Dari sini, VOC mengedarkan banyak ragam mata uang untuk transaksi perdagangan.

Ada rijksdaalder, dukat, stuiver, gulden, dan doit. Seluruhnya berbentuk koin bundar dan pipih berbahan dasar emas, perak, tembaga, hingga nikel. Dari seluruh koin, doit barangkali jadi salah satu yang membekas dalam benak masyarakat Indonesia.

Sebab, penamaan koin doit era VOC perlahan menjadi kata ganti sebutan uang bagi masyarakat Indonesia, yakni ‘duit’. Keberadaan koin makin masif usai VOC memproduksinya di dalam negeri.

Dari sini, seluruh masyarakat menggunakan koin tersebut untuk bertransaksi. Namun, eksistensi era VOC berakhir ketika kongsi dagang itu runtuh pada 1799.

Setelahnya, beredar mata uang baru yang dipopulerkan pemerintah Hindia Belanda. Sementara, mata uang era VOC kemudian tinggal sejarah.

Sebagian ada yang menjadi harta karun terpendam bersejarah dan bernilai tinggi. Ini seperti yang ditemukan Nuryasin 33 tahun lalu.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

October 9, 2026
Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

October 9, 2026
Ditinggal Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

Ditinggal Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .