• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Tak Ikut The Fed Naikkan Bunga, Asing Malah Masuk US Miliar!

BI Tak Ikut The Fed Naikkan Bunga, Asing Malah Masuk US$8 Miliar!

October 9, 2026
Breaking! Jelang Akhir Sesi II IHSG Terbang 1%

Breaking! Jelang Akhir Sesi II IHSG Terbang 1%

October 9, 2026
70,2% dalam Rupiah, Pemerintah RI Jamin Utang Aman dari Tekanan Dolar

70,2% dalam Rupiah, Pemerintah RI Jamin Utang Aman dari Tekanan Dolar

October 9, 2026
Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

October 9, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875

October 9, 2026
Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

October 9, 2026
Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

October 9, 2026
Ditinggal Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

Ditinggal Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

October 9, 2026
Pemerintah Terbitkan Subsidi Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera

Pemerintah Terbitkan Subsidi Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera

October 9, 2026
Ditinggal Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

Ditinggal Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, Saham TRIN Anjlok 6,7%

October 9, 2026
Jelang Lepas Bisnis Ritel, HSBC Malah Kejar Nasabah Tajir

Jelang Lepas Bisnis Ritel, HSBC Malah Kejar Nasabah Tajir

October 9, 2026
BEI Perketat Syarat IPO Mulai 9 Oktober

BEI Perketat Syarat IPO Mulai 9 Oktober

October 9, 2026
Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

Rahayu Djojohadikusumo Mundur dari Jabatan Komisaris Utama TRIN

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

BI Tak Ikut The Fed Naikkan Bunga, Asing Malah Masuk US$8 Miliar!

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
BI Tak Ikut The Fed Naikkan Bunga, Asing Malah Masuk US Miliar!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) buka suara terkait sikap selanjutnya setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan edisi September 2026.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan pihaknya memilih untuk menahan suku bunga acuan (BI Rate) atau tidak mengikuti jalur sikap The Fed yang mulai hawkish. Hal ini lantaran pihaknya melihat dampak keseluruhan dari kenaikan suku bunga, bukan hanya dilihat dari alasan menjaga kestabilan rupiah.

“Kami melihatnya secara utuh, bahwa kenaikan suku bunga ini tentu dampaknya akan lebih umum dan semua segmen akan kena gitu, apalagi suku bunga kan sudah kami naikkan di pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Mei-Juni 2026, sehingga kami yakini, ini masih cukup untuk bisa menjaga inflasi dan rupiah yang relatif stabil,” kata Destry dalam wawancara ekslusif di Central Banking CNBC Indonesia, Jumat (9/10/2026).

Destry melanjutkan BI sejatinya sudah mengantisipasi dari kenaikan suku bunga The Fed, sehingga kebijakan forward looking masih diperlukan. Alhasil, BI sudah terlebih dahulu mengantisipasi dengan menaikkan suku bunga acuan terlebih dahulu dari The Fed.

“Kita di awal sudah menaikkan suku bunga pada Mei dan Juni 2026, sebagai langkah antisipasi, makanya kita sudah forward looking bahwa ke depan kita akan menghadapi hal yang lebih sulit,” terang Destry.

Dia menjelaskan BI lebih memilih untuk menggunakan jalur lain yakni melalui kebijakan pemberian insentif dibandingkan memilih untuk menaikkan kembali BI Rate. Adapun salah satunya yakni memberikan insentif biaya hedging.

“Jadi kita kemarin juga melihat, tapi kita harus melakukan suatu kebijakan, yaitu bagaimana menarik dana asing itu masuk gitu kan. Waktu Juni 2026, kita sudah mulai mengeluarkan yang namanya insentif untuk biaya hedging agar dana asing bisa masuk lebih mudah,” ujar Destry.

Destry menambahkan pada pertemuan RDG edisi September, pihaknya sudah memberikan insentif berupa pengurangan besaran persentase premi agar dapat menarik modal asing. Adapun rinciannya yakni premi 30% untuk pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan 25% untuk transaksi swap.

“Per September kemarin, kita naikkan besarnya insentif. Kita naikkan hingga 30% kalau untuk DNDF. Kenapa 30%? Karena kita ingin mendorong asing konversi. Jadi asing datang, dia cover dengan DNDF, tapi di spotnya dia jual dolarnya, sehingga menambah supply di pasar valuta asing kita,” ucap Destry.

Dengan adanya insentif biaya hedging tersebut, Indonesia mendapatkan inflow dana asing sebesar US$ 8 miliar. Bahkan, Indonesia juga mendapatkan ‘durian runtuh’ sebanyak 200 juta yen setelah adanya insentif biaya hedging tersebut.

Dampak ke dalam negeri, selain mencatatkan inflow asing, rupiah juga cenderung lebih stabil dan bahkan sempat menguat ke level psikologis Rp17.500-an pada September 2026.

Selain insentif biaya hedging, BI juga menerapkan Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) yakni dengan memberikan insentif pengurangan giro wajib minimum hingga 2% bagi perbankan, dengan catatan perbankan tersebut tidak menempatkan dananya pada surat berharga dalam jumlah yang banyak dan terus menyalurkan kredit kepada masyarakat.

“Kebijakan lainnya di KLM, kita juga melakukan penguatan untuk kebijakan likuiditas makroprudensial, dengan memberikan insentif dalam bentuk pengurangan giro wajib minimum hingga 2% bagi perbankan yang menempatkan dananya di surat berharga tidak berlebihan dan terus menyalurkan lending-nya,” jelas Destry.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! Jelang Akhir Sesi II IHSG Terbang 1%

Breaking! Jelang Akhir Sesi II IHSG Terbang 1%

October 9, 2026
70,2% dalam Rupiah, Pemerintah RI Jamin Utang Aman dari Tekanan Dolar

70,2% dalam Rupiah, Pemerintah RI Jamin Utang Aman dari Tekanan Dolar

October 9, 2026
Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .