• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
IHSG Terbang 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Terbang 1%, Ini Penyebabnya

October 9, 2026
Video: BI & Pengembangan QRIS

Video: BI & Pengembangan QRIS

October 9, 2026
Pemerintah Lelang 12 Surat Utang-Tarik Pinjaman US,8 M Akhir 2026

Pemerintah Lelang 12 Surat Utang-Tarik Pinjaman US$1,8 M Akhir 2026

October 9, 2026
Gubernur BI Buka-bukaan Soal Rupiah, Suku Bunga-Independensi BI

Gubernur BI Buka-bukaan Soal Rupiah, Suku Bunga-Independensi BI

October 9, 2026
Breaking! Jelang Akhir Sesi II IHSG Terbang 1%

Breaking! Jelang Akhir Sesi II IHSG Terbang 1%

October 9, 2026
70,2% dalam Rupiah, Pemerintah RI Jamin Utang Aman dari Tekanan Dolar

70,2% dalam Rupiah, Pemerintah RI Jamin Utang Aman dari Tekanan Dolar

October 9, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875

October 9, 2026
Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik

October 9, 2026
Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

Pemerintah RI Buka Ruang Terbitkan Surat Utang Global Akhir 2026

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI

54 minutes ago
in Market
Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengimbau kepada perbankan agar tidak menempatkan dananya di instrumen surat berharga BI dalam jumlah yang besar, sehingga menjadi alasan untuk tidak menyalurkan kreditnya.

Destry mengatakan perbankan yang menempatkan dananya di surat berharga negara (SBN) atau Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), namun penyaluran kreditnya masih minim tidak akan mendapatkan insentif berupa pengurangan giro wajib minimum (GWM) sebesar 2%.

“Perbankan yang terlalu berlebihan menempatkan dananya itu dalam bentuk surat berharga (SBN atau SRBI), itu kita tidak berikan insentif,” kata estry dalam wawancara eksklusif di Central Banking CNBC Indonesia, dikutip Kamis (8/10/2026).

Namun, jika perbankan yang menempatkan dananya di SBN atau SRBI tidak terlalu banyak dan tingkat penyaluran kreditnya sudah cukup baik, maka akan mendapatkan insentif pengurangan GWM 2%.

“Perbankan yang menempatkan dananya di surat berharga dalam jumlah yang tidak terlalu besar dan juga memiliki lending yang cukup, kita berikan insentif dalam bentuk pengurangan giro wajib minimum (GWM) hingga 2%,” lanjut Destry.

Sebelumnya, BI mengungkapkan kebijakan likuiditas makroprudensial (KLM) baru dalam bentuk insentif pengurangan kewajiban giro bank di BI paling tinggi sebesar 2% dari dana pihak ketiga (DPK) kepada bank yang tak melampaui batas kepemilikan surat berharga, baik itu SBN serta SRBI.

Melalui kebijakan ini, harapannya segmentasi likuiditas antar bank tak lagi terjadi. Dengan artian, distribusi likuiditas dari bank-bank besar ke bank kecil bisa tercipta untuk mendorong pembiayaan.

Adapun bagi bank yang rasio kepemilikan surat-surat berharganya melebihi batas 19%, dipastikan tak akan bisa mendapatkan insentif itu. Sebaliknya, perbankan yang rasio kepemilikan surat -surat berharganya di bawah batas 19%, bisa mendapatkan insentif GWM sebesar 2%.

(chd/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .