• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot

Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot

July 16, 2025
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot

1 year ago
in News
Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu pagi (16/7/2025), meski sempat berfluktuasi akibat tensi geopolitik.

Melansir Refinitiv, hingga pukul 9.45 WIB minyak Brent kontrak September 2025 dibuka di US$ 68,98 per barel, bergerak di kisaran US$ 69,09 sebagai level tertinggi dan US$ 68,87 terendah, dan terakhir berada di US$ 68,94 per barel pada pukul 09.45 WIB.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2025 tercatat di US$ 66,87 per barel.

Pergerakan ini melanjutkan tren koreksi yang terjadi sejak awal pekan. Pada Selasa (15/7), Brent ditutup melemah 0,7% ke US$ 68,71, sedangkan WTI turun 0,7% ke US$ 66,52. Padahal sehari sebelumnya, Brent sempat bertahan di kisaran US$ 69,21 per barel.

Pasar minyak sempat naik karena kekhawatiran sanksi AS ke Rusia, namun kemudian melemah setelah Trump memberikan tenggat tambahan 50 hari. Langkah ini menenangkan pasar yang sebelumnya khawatir akan gangguan pasokan langsung.

“Fokus masih pada Donald Trump. Kekhawatiran sanksi tambahan mereda setelah tenggat waktu diperpanjang, dan itu menenangkan pasar,” jelas Giovanni Staunovo, analis komoditas UBS.

Selain isu geopolitik, perlambatan ekonomi China juga menekan sentimen. Data kuartal II menunjukkan pertumbuhan melambat karena ekspor kehilangan momentum, harga turun, dan kepercayaan konsumen rendah. Meski demikian, analis IG, Tony Sycamore, menilai pertumbuhan tetap di atas konsensus berkat dukungan fiskal dan peningkatan produksi untuk mengantisipasi tarif AS.

Trump juga mengumumkan rencana tarif 30% untuk sebagian besar impor dari Uni Eropa dan Meksiko mulai 1 Agustus, serta sanksi tarif 50% untuk Brasil. Kebijakan ini meningkatkan

Dari sisi fundamental, stok minyak mentah AS naik 839.000 barel pekan lalu, menurut data American Petroleum Institute (API). Data resmi pemerintah AS akan dirilis Rabu malam waktu setempat.

Namun, permintaan minyak global diperkirakan tetap kuat hingga kuartal ketiga, menurut Sekjen OPEC. Hal ini menjaga keseimbangan pasar dalam jangka pendek, meski tekanan dari tarif dagang dan geopolitik terus menghantui.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Saudi Aramco Anjlok, ‘Hanya’ Raup Rp1,75 Kuadriliun di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .