• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Demutualisasi Bursa Bisa Bikin Market Cap Naik Dua Kali Lipat

Demutualisasi Bursa Bisa Bikin Market Cap Naik Dua Kali Lipat

February 6, 2026
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
Pengurus SMF Dirombak, Purbaya Angkat Budi Susanto Jadi Dirut

Pengurus SMF Dirombak, Purbaya Angkat Budi Susanto Jadi Dirut

September 14, 2026
Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun

Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun

September 14, 2026
Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

September 14, 2026
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

September 14, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

September 14, 2026
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

September 14, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: BRMS, ANTM, hingga IRSX

Rekomendasi Saham Hari Ini: BRMS, ANTM, hingga IRSX

September 14, 2026
Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

September 14, 2026
Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

September 14, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 14, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Demutualisasi Bursa Bisa Bikin Market Cap Naik Dua Kali Lipat

7 months ago
in Lifestyle
Demutualisasi Bursa Bisa Bikin Market Cap Naik Dua Kali Lipat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Chief Investment Officer (CIO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir menilai demutualisasi bursa sebagai langkah reformasi fundamental yang dapat membuka potensi besar pasar modal Indonesia, yang hingga kini dinilai masih jauh dari kapasitas maksimalnya.

Pandu mengungkapkan, salah satu indikator utama yang menunjukkan dangkalnya pasar modal nasional adalah rasio kapitalisasi pasar terhadap produk domestik bruto (PDB).

Saat ini, kapitalisasi pasar saham Indonesia baru berada di kisaran 60% dari PDB, level yang dinilai rendah jika dibandingkan dengan negara-negara yang telah melakukan demutualisasi bursa.

“Kalau kita lihat negara-negara yang sudah demutualisasi, perbandingan market cap terhadap PDB itu biasanya bisa dua sampai empat kali lipat. Indonesia hari ini baru sekitar 0,6 kali. Artinya, secara teoritis upside pasar modal kita masih bisa dua kali lipat atau lebih,” ujar Pandu di Closing Bell CNBC Indonesia TV, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan, demutualisasi bukan sekadar perubahan bentuk kepemilikan bursa, melainkan transformasi struktural dari bursa berbasis keanggotaan (member-based) menjadi perusahaan yang dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi kinerja.

Menurut Pandu, langkah ini telah terbukti berhasil di berbagai negara dengan pasar modal maju seperti Australia, Singapura, Hong Kong, dan India. Setelah demutualisasi, kedalaman pasar meningkat, likuiditas membaik, dan daya tarik terhadap investor institusi global semakin kuat.

“Demutualisasi itu adalah push reformasi secara fundamental. Ini bukan sesuatu yang baru dan bukan eksperimen. Hampir semua bursa besar dunia sudah melewati proses ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pandu menilai pasar modal yang lebih dalam dan likuid akan memberikan efek berantai positif, mulai dari meningkatnya partisipasi investor besar, bertambahnya perusahaan yang melantai di bursa, hingga penciptaan lapangan kerja baru.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan pembagian peran pasca-demutualisasi. Regulator tetap menjalankan fungsi pengawasan, sementara bursa dikelola sebagai entitas bisnis yang profesional, dan pemegang saham berperan sebagai investor tanpa konflik kepentingan.

“Kalau market cap kita bisa naik signifikan, itu bukan hanya baik untuk pasar modal, tapi juga untuk pembiayaan ekonomi nasional secara jangka panjang,” pungkas Pandu.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

Harga Naik Turun Bak ‘Roller Coaster’, BEI Pantau Ketat Saham KETR

September 14, 2026
Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Beri Bukti Asing Serbu RI, Nilainya Tembus Ratusan Triliun

September 14, 2026
Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

Harga Saham BYAN Merosot 35,02%, Market Cap Turun Rp374,17 Triliun

September 14, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .