• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri

Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri

July 18, 2025
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri

1 year ago
in Market
Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Defisit neraca perdagangan reasuransi telah mencapai Rp12,10 triliun per 2024, dengan porsi reasuransi ke luar negeri adalah sebesar 40% dari total premi reasuransi. Hal ini menjadi tantangan di tengah peran reasuransi sebagai hilir industri keuangan nasional.

Direktur Utama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re Benny Waworuntu mengatakan, reasuransi bertugas untuk menjamin keberlanjutan dan perlindungan risiko dari hulu hingga hilir, sehingga iklim investasi tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan inklusif.

Meskipun demikian, upaya hilirisasi sektor perasuransian untuk mendukung hilirisasi sektor perekonomian akan mampu terlaksana apabila Industri Perasuransian khususnya Reasuransi memiliki kapasitas yang mumpuni. Faktanya, saat ini keterbatasan kapasitas reasuransi dan outward reinsurance yang berlebih masih menjadi isu utama di sektor perasuransian yang turut menyumbang defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI).

Selain itu, ketergantungan berlebih terhadap reasuransi luar negeri juga akan menjadi kontraproduktif terhadap strategi hilirisasi perasuransian/perekonomian yang menunjang kemandirian/kedaulatan nasional.

“Hilirisasi keuangan kita adalah hilirisasi industri keuangan di mana kita di belakang sehingga kita harus dikuatkan. Karena percuma nguatin di depan kalau belakangnya juga bocor. Ini mengacu kepada pertanyaan mengenai defisit neraca berjalan,” kata Benny dalam Konferensi Pers Indonesia Re, Kamis, (17/7/2025).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Indonesia Re akan mengadakan rangkaian acara tahunan Indonesia Re International Conference (IIC) 2025 yang akan digelar pada 22 Juli 2025 mendatang.

Dengan mengusung tema “Empowering Downstream Growth in Financial Sector: Advancing the Insurance Industry through Strategic Collaboration”, Indonesia Re International Conference (IIC) 2025 menyoroti pentingnya sektor perasuransian, khususnya reasuransi, dalam strategi hilirisasi serta pengembangan dan penguatan perekonomian nasional melalui sinergi lintas sektor.

“Di tengah gejolak ekonomi global, perubahan iklim, dan tekanan geopolitik, IIC hadir sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah para pemangku kepentingan sektor keuangan,” jelas Benny.

IIC 2025 diagendakan akan dibuka oleh sejumlah tokoh strategis nasional yang akan memberikan arahan dan pandangan terhadap peran sektor perasuransian dalam mendukung hilirisasi ekonomi. Konferensi ini juga akan menghadirkan empat sesi panel diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan strategis dari berbagai sektor.

Beberapa partisipan yang dijadwalkan hadir antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BPJS Kesehatan, Danantara Asset Management/Holding Operasional Danantara, BNI, CORE Indonesia, Guy Carpenter, AON, Korea Insurance Development Institute (KIDI), dan EY Indonesia.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Perusahaan Asuransi Diharapkan Mengerti Kebutuhan Pasar, Ini Alasannya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .