• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Debitur Sulit Bayar, NPF Multifinance Sudah 3%

Debitur Sulit Bayar, NPF Multifinance Sudah 3%

August 11, 2026
Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

August 11, 2026
Video:Calon Gubernur BI Dipantau hingga IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Video:Calon Gubernur BI Dipantau hingga IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

August 11, 2026
Makin Banyak KUR Cair Modal Agunan HAKI, Kini Tembus Rp 5,85 T

Makin Banyak KUR Cair Modal Agunan HAKI, Kini Tembus Rp 5,85 T

August 11, 2026
Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Ini Efeknya ke Rupiah-SBN

Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Ini Efeknya ke Rupiah-SBN

August 11, 2026
Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Hapsoro

Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Hapsoro

August 11, 2026
Kenaikan Suku Bunga Jadi Momok buat Industri Multifinance

Kenaikan Suku Bunga Jadi Momok buat Industri Multifinance

August 11, 2026
Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Apa Efeknya ke Rupiah-SBN

Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Apa Efeknya ke Rupiah-SBN

August 11, 2026
62,5% Nasabah RI Sudah Tahu Simpanannya Dijamin LPS

62,5% Nasabah RI Sudah Tahu Simpanannya Dijamin LPS

August 11, 2026
Penjualan Eceran Balik Positif, Tumbuh 0,7% di Juni 2026

Penjualan Eceran Balik Positif, Tumbuh 0,7% di Juni 2026

August 11, 2026
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US per Barel

Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel

August 11, 2026
Bukan Gen Z & Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

Bukan Gen Z & Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

August 11, 2026
Video: Rupiah Kembali Melemah ke Rp 17.780 per USD

Video: Rupiah Kembali Melemah ke Rp 17.780 per USD

August 11, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Debitur Sulit Bayar, NPF Multifinance Sudah 3%

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Debitur Sulit Bayar, NPF Multifinance Sudah 3%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti kemampuan membayar debitur perusahaan pembiayaan atau multifinance yang mulai menghadapi tantangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah pertumbuhan pembiayaan yang masih terbatas.

Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK Jasmi mengatakan industri multifinance perlu menjaga kualitas pembiayaan di tengah kemampuan membayar debitur yang mulai menantang.

“Hal lain juga adalah perlu kami sampaikan bagaimana kita juga bisa menjaga kondisi pembiayaan di tengah kemampuan membayar debitur yang kelihatannya mulai juga challenging,” kata Jasmi dalam acara CNBC Indonesia, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan data OJK per Juni 2026, piutang pembiayaan perusahaan multifinance tercatat Rp511,26 triliun, tumbuh 1,88% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 6,92%, serta masih tipis dibandingkan pertumbuhan 1,96% pada Juni 2025.

Di tengah pertumbuhan yang terbatas tersebut, rasio non-performing financing (NPF) gross multifinance tercatat 3,01% pada Juni 2026.

NPF gross tersebut memang turun tipis dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar 3,06%. Namun, level tersebut masih lebih tinggi dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 2,55%.

Sementara itu, NPF net tercatat 0,81% pada Juni 2026, turun dari 0,85% pada Mei 2026 dan 0,88% pada Juni 2025.

Jasmi menegaskan kualitas pembiayaan tetap perlu menjadi perhatian industri.

“Berbagai macam tantangan yang dihadapi adalah NPF yang mestinya terjaga dengan tetap baik,” ujarnya.

Selain kemampuan membayar debitur, Jasmi menyoroti pengelolaan penagihan yang perlu dilakukan dengan baik. Menurutnya, persoalan tersebut dapat meningkatkan tantangan industri dalam menyalurkan pembiayaan, baik untuk pembiayaan baru maupun pembiayaan yang sudah berjalan.

“Berbagai macam penagihan dan lain-lain, dampak dan seterusnya. Itu yang kalau tidak dilakukan pengelolaan dengan baik bisa jadi juga berpotensi semakin tingginya tantangan untuk melakukan pembiayaan di multifinance baik yang baru maupun untuk yang sedang terjadi,” jelasnya.

Di sisi lain, industri multifinance juga menghadapi tantangan dari perubahan suku bunga, kebutuhan melakukan inovasi, serta penyesuaian model bisnis. Kondisi tersebut semakin menuntut perusahaan pembiayaan untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaannya.

Jasmi mengatakan OJK terus melakukan penguatan terhadap industri multifinance, termasuk dari sisi tata kelola dan manajemen risiko.

“Kita sedang terus melakukan serangkaian kebijakan terkait dengan penguatan baik dari sisi tata kelola, manajemen risiko,” kata Jasmi.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

August 11, 2026
Video:Calon Gubernur BI Dipantau hingga IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Video:Calon Gubernur BI Dipantau hingga IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

August 11, 2026
Makin Banyak KUR Cair Modal Agunan HAKI, Kini Tembus Rp 5,85 T

Makin Banyak KUR Cair Modal Agunan HAKI, Kini Tembus Rp 5,85 T

August 11, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .