• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Crypto Winter Tamat? Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000

Crypto Winter Tamat? Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000

September 22, 2026
Emiten Grup Lippo Ini Mau Caplok 14 Rumah Sakit, Nilainya Rp6,9 T

Emiten Grup Lippo Ini Mau Caplok 14 Rumah Sakit, Nilainya Rp6,9 T

September 22, 2026
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

September 22, 2026
Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena

Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena

September 22, 2026
Ada Peringatan Bahaya AI, Rencana IPO Anthropic Mundur

Ada Peringatan Bahaya AI, Rencana IPO Anthropic Mundur

September 22, 2026
Tiba-Tiba IHSG Turun 1% Lebih, Ini Penyebabnya

Tiba-Tiba IHSG Turun 1% Lebih, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Emiten Grup Lippo Ini Mau Caplok 14 Rumah Sakit, Nilainya Rp8,9 T

Emiten Grup Lippo Ini Mau Caplok 14 Rumah Sakit, Nilainya Rp8,9 T

September 22, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1,30%, 550 Saham Melemah

Breaking News! IHSG Anjlok 1,30%, 550 Saham Melemah

September 22, 2026
Pemerintah Kasih Bukti Investor RI Loyal Beli Surat Berharga Negara

Pemerintah Kasih Bukti Investor RI Loyal Beli Surat Berharga Negara

September 22, 2026
Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham WAPO dan NASI

Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham WAPO dan NASI

September 22, 2026
BEI Siap Turunkan Batas Terendah Harga Saham Jadi Rp1

BEI Siap Turunkan Batas Terendah Harga Saham Jadi Rp1

September 22, 2026
Harga Bergerak Liar, Bursa Pelototi Saham JAWA

Harga Bergerak Liar, Bursa Pelototi Saham JAWA

September 22, 2026
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

September 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Crypto Winter Tamat? Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000

36 minutes ago
in ENTREPRENEUR
Crypto Winter Tamat? Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga Bitcoin kembali melonjak dan menembus level US$86.000. Ini merupakan tertinggi sejak akhir Januari 2026.

Kenaikan ini memunculkan kembali perdebatan di kalangan investor. Apakah periode “musim dingin kripto alias crypto winter” akhirnya telah berakhir?

Mengutip CNBC International, Bitcoin sempat menyentuh US$86.349,90 pada Senin (21/9/2026), usai kenaikan 29 Januari. Bitcoin kemudian diperdagangkan di sekitar US$85.863,40, atau naik sekitar 5,8%, berdasarkan data CoinMetrics.

Kenaikan tersebut memperpanjang reli Bitcoin dalam beberapa hari terakhir. Dalam sepekan, Bitcoin telah menguat lebih dari 8%, sementara dalam tiga bulan terakhir kenaikannya mencapai sekitar 34%.

Meski demikian, Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya di atas US$126.000. Rekor itu dicapai pada Oktober 2025.

Crypto Winter Mulai Berakhir?

Sementara itu, Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, menilai periode tekanan berkepanjangan di pasar kripto kemungkinan telah berakhir. Ia bahkan memperkirakan pasar dapat memasuki periode kenaikan yang panjang.

“Saya pikir ini sudah berakhir, sekarang adalah crypto spring,” kata Hougan kepada CNBC International Senin.

“Saya pikir ini sebenarnya akan menjadi pasar bullish terkuat dan terlama dalam sejarah kripto,” ujarnya.

Menurut Hougan, penurunan harga Bitcoin sebelumnya tidak sepenuhnya mencerminkan perkembangan fundamental industri kripto. Ia menunjuk pada meningkatnya jumlah transaksi di berbagai jaringan blockchain serta semakin besarnya keterlibatan perusahaan keuangan besar, termasuk BlackRock.

Dengan demikian, menurutnya, terjadi kondisi yang tidak biasa, di mana harga aset kripto mengalami penurunan secara siklus, sementara fundamental industrinya justru terus berkembang.

Kini, Hougan menilai harga Bitcoin berpotensi kembali mengejar perkembangan fundamental tersebut. “Saya tidak berpikir jika saya kembali tahun depan, kita masih akan berada di bawah level tertinggi sepanjang masa itu,” katanya.

Target US$90.000 Mulai Dibidik

Kenaikan Bitcoin juga membuat sejumlah analis kembali memasang target lebih tinggi. Analis BTIG dalam catatannya pada Minggu mengatakan selama harga Bitcoin mampu bertahan di atas US$75.000, investor bullish dapat membidik kenaikan menuju US$82.000 dan kemudian US$90.000.

Kenaikan Bitcoin turut mengangkat sejumlah saham perusahaan yang berkaitan dengan industri kripto di bursa AS. Saham Strategy dan Coinbase juga bergerak menguat pada perdagangan Senin.

Regulasi AS Jadi Sorotan

Menariknya, reli Bitcoin terjadi di tengah perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat (AS) yang justru menghadapi kemunduran. Senat AS pada pekan lalu gagal meloloskan Clarity Act, rancangan undang-undang yang dirancang untuk menciptakan kerangka regulasi aset kripto serta membagi kewenangan pengawasan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Meski demikian, Hougan menilai kegagalan Clarity Act tidak serta-merta menjadi sentimen negatif bagi kripto. Menurutnya, SEC dan CFTC saat ini dipimpin oleh lembaga yang lebih ramah terhadap industri kripto dibandingkan periode sebelumnya.

Ironisnya, kata dia, kegagalan Clarity Act justru bisa membuat aturan yang lebih pro-kripto tetap berjalan melalui kebijakan regulator yang ada.

Uang Mulai Beralih dari AI ke Kripto

Selain faktor fundamental dan regulasi, Hougan melihat adanya kemungkinan pergeseran aliran dana investor dari saham kecerdasan buatan (AI) menuju aset kripto.

Menurutnya, ledakan saham AI sebelumnya telah menyedot perhatian investor yang berorientasi pada momentum. Kini, ketika reli saham AI mulai mengalami perlambatan, sebagian dana berpotensi kembali mengalir ke pasar kripto.

“Ledakan AI telah menyedot seluruh oksigen dari ruangan. Setiap investor yang berorientasi pada momentum fokus ke sana. Sekarang setelah itu mulai mereda, Anda melihat uang kembali berputar ke kripto,” kata Hougan.

Meski Bitcoin telah mencatat pemulihan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, aset kripto terbesar di dunia tersebut masih harus menempuh jarak cukup jauh untuk kembali ke rekor tertingginya.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Grup Lippo Ini Mau Caplok 14 Rumah Sakit, Nilainya Rp6,9 T

Emiten Grup Lippo Ini Mau Caplok 14 Rumah Sakit, Nilainya Rp6,9 T

September 22, 2026
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

September 22, 2026
Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena

Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena

September 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .