• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Kompak Merosot Usai Wall Street Tumbang

Bursa Asia Kompak Merosot Usai Wall Street Tumbang

November 14, 2025
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bursa Asia Kompak Merosot Usai Wall Street Tumbang

11 months ago
in Lifestyle
Bursa Asia Kompak Merosot Usai Wall Street Tumbang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar Asia-Pasifik merosot pada perdagangan Jumat, (14/11/2025), mengikuti pelemahan di Wall Street seiring tekanan berlanjut pada saham teknologi. Keraguan pasar terhadap peluang pemangkasan suku bunga The Fed turut menambah sentimen negatif.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225 turun 1,85%, sementara Topix merosot 1,03%. Saham teknologi memimpin penurunan, dengan Rakuten Group anjlok 6,57%, Advantest turun 5,27%, dan Lasertec melemah 3,97%.

Raksasa teknologi Jepang SoftBank jatuh hingga 8% pada awal perdagangan, menandai penurunan tiga hari beruntun setelah mengungkap penjualan seluruh sahamnya di Nvidia. Di Korea Selatan, Kospi turun 2,29% dan Kosdaq melemah 1,42%.

Saham unggulan Korea Selatan seperti Samsung Electronics merosot lebih dari 3%, sementara SK Hynix yang memasok chip memori untuk Nvidia turun 5%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 terkoreksi 1,58%.

Kontrak berjangka Hang Seng mengarah pada pembukaan yang lebih rendah di level 26.701, dibandingkan penutupan sebelumnya di 27.073,03. China hari ini akan merilis data penjualan ritel, output industri, dan investasi aset tetap untuk Oktober.

Investasi aset tetap China, termasuk sektor properti, sebelumnya turun tak terduga sebesar 0,5% pada September. Rilis data terbaru ini menjadi perhatian investor untuk melihat arah pemulihan ekonomi Negeri Tirai Bambu.

Dari Amerika Serikat, seluruh indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah seiring arus jual pada saham teknologi, terutama yang terkait tema kecerdasan buatan. Kekhawatiran soal valuasi membuat tekanan di sektor tersebut semakin kuat.

Dow Jones Industrial Average jatuh 797,60 poin atau 1,65% ke 47.457,22, jauh dari rekor yang dicapai sesi sebelumnya. S&P 500 melemah 1,66% menjadi 6.737,49.

Sektor teknologi informasi dan layanan komunikasi memimpin pelemahan di indeks yang lebih luas, dengan Disney anjlok hampir 8% akibat hasil kuartal IV fiskal yang beragam. Nasdaq Composite turun 2,29% ke 22.870,36, sementara ketiga indeks utama serta Russell 2000 mencatat kinerja harian terburuk sejak 10 Oktober.

Komentar terbaru dari pejabat The Fed menunjukkan meningkatnya keraguan tentang perlunya pemangkasan suku bunga untuk ketiga kalinya pada pertemuan 9-10 Desember. Boston Fed President Susan Collins mengatakan kebijakan suku bunga kemungkinan perlu dipertahankan di level saat ini untuk menyeimbangkan risiko inflasi dan ketenagakerjaan.

Dampak dari komentar tersebut membuat pasar menyesuaikan kembali ekspektasinya. Jika beberapa hari lalu pelaku pasar masih memperkirakan peluang 2 banding 1 untuk pemangkasan suku bunga, kini proyeksinya berubah menjadi 50:50 berdasarkan alat FedWatch milik CME Group.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Konflik Iran-Israel Makin Tegang, Bursa Asia Kompak Turun




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .