• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bunga Kredit Belum Turun Ikuti BI Rate, Bos BI Temui Bankir

Bunga Kredit Belum Turun Ikuti BI Rate, Bos BI Temui Bankir

September 2, 2025
Mau Ditarik Pajak Rp134 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Mau Ditarik Pajak Rp134 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

May 3, 2026
Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandiri

Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandiri

May 3, 2026
Rapat Perdana Greg Abel Sebagai Bos Baru Berkshire, Bahas Hal Ini!

Rapat Perdana Greg Abel Sebagai Bos Baru Berkshire, Bahas Hal Ini!

May 3, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

May 3, 2026
Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

May 3, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

May 3, 2026
Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

Petani Temukan Emas 16 Kg di Sawah, Begini Nasibnya

May 3, 2026
Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

Tentara Ini Didakwa Usai Cuan Rp6,8 M dari Insider Trading

May 3, 2026
OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

OPEC+ Siap Kerek Produksi Minyak, Harga Bakal Turun?

May 3, 2026
Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

Suami Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Maling Duit Bank Rp219 M

May 3, 2026
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Bunga Kredit Belum Turun Ikuti BI Rate, Bos BI Temui Bankir

8 months ago
in Market
Bunga Kredit Belum Turun Ikuti BI Rate, Bos BI Temui Bankir
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku telah mengadakan pertemuan dengan perbankan supaya suku bunga kredit dan deposito cepat turun, sebagaimana telah turunnya suku bunga acuan BI Rate.

Sebagaimana diketahui, hingga Juli 2025, BI Rate telah turun ke level 5% atau terendah sejak 2022. Sementara itu, per Juli 2025, bunga kredit tercatat masih tinggi di level 9,16%, hanya turun tipis dari awal tahun 9,20%.

Dari hasil pertemuan itu, Perry mengatakan, perbankan telah menjanjikan akan segera menurunkan suku bunga kredit dan perbankan ke depan.

“Kita diskusi dengan perbankan secara keseluruhan, dan perbankan juga merencanakan serta juga akan terus melakukan penurunan suku bunga ke depan,” kata Perry saat rapat kerja dengan Komite IV DPD RI bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy secara daring, Selasa (2/9/2025).

Meski begitu, Perry menegaskan, transmisi penurunan suku bunga kebijakan moneter terhadap suku bunga perbankan memang membutuhkan waktu.

Untuk suku bunga deposito setidaknya membutuhkan waktu 3 bulan setelah kebijakan BI rate diberlakukan. Sementara itu, untuk suku bunga kredit ia sebut membutuhkan waktu lebih lama lagi, yakni mencapai 6 bulan.

“Karena bank-bank harus menghitung, itu masalah itu. Tapi arahnya dari perbankan positif bahwa ke depan suku bunga, baik deposito maupun kredit itu juga akan turun, tapi memang perlu waktu untuk ke sana,” tegas Perry.

Perry turut memastikan bahwa perbankan telah memberikan komitmen dari hasil pertemuan itu untuk bersama-sama meningkatkan pertumbuhan kredit ke depan dengan tetap berdasarkan prinsip-prinsip kehati-hatinan.

Sebagaimana diketahui, sejumlah bankir kompak menyebutkan alasan tertahannya suku bunga kredit saat ini. Penahan utama ada pada biaya pendanaan alias cost of fund (CoF) yang belum turun signifikan. Suku bunga deposito masih relatif tinggi, sehingga bunga kredit sulit ikut bergerak.

“Penurunan bunga kredit biasanya mengikuti penurunan CoF, bukan langsung BI Rate,” kata Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan kepada CNBC Indonesia, Senin (25/8/2025).

Hal senada diungkapkan Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, yang menyebut bunga deposito harus lebih dulu turun agar kredit bisa lebih murah. Selain faktor CoF, risiko kredit juga jadi pertimbangan utama bank.

“Penurunan suku bunga kredit akan mengikuti penurunan suku bunga deposito dulu. Kami sendiri sudah mulai menurunkan suku bunga deposito secara bertahap agar nanti bisa mulai menurunkan suku bunga kredit,” tutur Steffano.

Direktur Risiko Allo Bank, Ganda Raharja Rusli menegaskan bahwa risiko gagal bayar selalu masuk dalam perhitungan bunga kredit melalui skema risk based pricing.

“Pertimbangan risiko kredit akan selalu ada dan bank akan selalu menghitung risiko dan memasukkannya menjadi salah satu komponen perhitungan suku bunga kredit (risk based pricing),” ungkap Ganda.

Wakil Direktur Bank INA Perdana (BINA), Yulius Purnama Junaedi mengatakan setiap bank punya kebijakan bunga kredit masing-masing yang pastinya mempertimbangkan risiko kredit yang ada.

Keengganan perbankan menurunkan suku bunga kredit membuat bank-bank jadi “saling menunggu.”

“Saat ini kami masih pantau pergerakan suku bunga di pasar. So far kami belum melihat banyak perubahan. Mengingat kami bukan merupakan bank besar maka kami masih menjadi follower dan saat ini dalam posisi wait and see perkembangan yang ada,” kata Yulius.

Alhasil, suku bunga kredit tetap tinggi sementara pertumbuhan kredit justru melambat menjadi 7,03% yoy pada Juli 2025, turun dari 8,43% yoy pada Mei. Angka ini semakin menjauh dari target BI sebesar 8-11% hingga akhir 2025.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



BI Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 5,50%, Ini Alasannya!




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Ditarik Pajak Rp134 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Mau Ditarik Pajak Rp134 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

May 3, 2026
Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandiri

Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandiri

May 3, 2026
Rapat Perdana Greg Abel Sebagai Bos Baru Berkshire, Bahas Hal Ini!

Rapat Perdana Greg Abel Sebagai Bos Baru Berkshire, Bahas Hal Ini!

May 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .