• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Tergelincir, Dolar AS Naik ke Rp16.790

Breaking! Rupiah Tergelincir, Dolar AS Naik ke Rp16.790

January 29, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 13, 2026
Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

October 13, 2026
Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

October 13, 2026
Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

October 13, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

BUMI Buka Suara Soal Kabar Akuisisi Tambang Kideco Milik INDY

October 13, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking! Rupiah Tergelincir, Dolar AS Naik ke Rp16.790

9 months ago
in Lifestyle
Breaking! Rupiah Tergelincir, Dolar AS Naik ke Rp16.790
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Kamis (29/1/2026). Seiring tekanan hebat yang masih membayangi pasar saham domestik.

Mengacu data Refinitiv, rupiah Garuda terdepresiasi 0,51% ke level Rp16.785/US$. Rupiah sebelumnya dibuka melemah 0,24% di posisi Rp16.740/US$. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan Rabu (28/1/2026), rupiah justru ditutup menguat 0,36% di level Rp16.700/US$.


Tekanan pada rupiah pagi ini muncul bersamaan dengan koreksi lanjutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada perdagangan pagi ini, IHSG anjlok hingga sekitar 8% sehingga Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt.

Sehari sebelumnya, IHSG juga ambruk 7,35% dan investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) Rp6,17 triliun. Kondisi pasar saham yang bergejolak ini ikut memicu sikap defensif pelaku pasar dan menekan aset berisiko, termasuk rupiah.

Dari sisi global, tekanan terhadap rupiah juga datang seiring penguatan dolar AS setelah pasar menilai The Federal Reserve (The Fed) berpotensi menahan suku bunga lebih lama. Dalam keputusan terbarunya, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75% usai rapat FOMC dua hari yang berakhir Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia (30/1/2026).

The Fed menyebut penahanan suku bunga dilakukan karena dampak pemangkasan sebelumnya masih perlu waktu dievaluasi, inflasi masih relatif tinggi, serta pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi dinilai tetap solid.

“Indikator yang tersedia menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi terus berkembang dengan laju yang solid. Pertambahan lapangan kerja tetap rendah, dan tingkat pengangguran menunjukkan beberapa tanda stabilisasi,” tulis The Fed dalam pernyataan resminya.

Nada kebijakan tersebut kembali mendorong minat ke aset berdenominasi dolar, sehingga memberi tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .