• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255

April 29, 2026
Laba Emiten Cat Asal Surabaya Ini Naik 12,5% ke Rp503 Miliar

Laba Emiten Cat Asal Surabaya Ini Naik 12,5% ke Rp503 Miliar

April 29, 2026
Hati-Hati! Modus Pinjol Ilegal Ini Bisa Bikin Rekening Jebol

Hati-Hati! Modus Pinjol Ilegal Ini Bisa Bikin Rekening Jebol

April 29, 2026
Breaking News! BNI (BBNI) Cetak Laba Rp5,66 Triliun di Kuartal I-2026

Breaking News! BNI (BBNI) Cetak Laba Rp5,66 Triliun di Kuartal I-2026

April 29, 2026
Lo Kheng Hong Buktikan Cuan di Saham Bank BUMN, BBRI Paling Kencang

Lo Kheng Hong Buktikan Cuan di Saham Bank BUMN, BBRI Paling Kencang

April 29, 2026
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan KRL Bekasi Dapat Rp90 Juta

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan KRL Bekasi Dapat Rp90 Juta

April 29, 2026
Habis Dicaplok Raksasa Korea, 3 Direktur SGRO Kompak Resign

Habis Dicaplok Raksasa Korea, 3 Direktur SGRO Kompak Resign

April 29, 2026
Breaking News! Rupiah Makin Melemah ke Rp17.300 per US$

Breaking News! Rupiah Makin Melemah ke Rp17.300 per US$

April 29, 2026
BNBR Jadi Sorotan, Mau Rights Issue Jumbo dan Masuk Bisnis Ini

BNBR Jadi Sorotan, Mau Rights Issue Jumbo dan Masuk Bisnis Ini

April 29, 2026
Dividen Jadi Daya Tarik, Lo Kheng Hong Buktikan Cuan di Saham Bank

Dividen Jadi Daya Tarik, Lo Kheng Hong Buktikan Cuan di Saham Bank

April 29, 2026
IHSG Kembali Hijau di Pagi Hari, Dibuka Naik 0,34%

IHSG Kembali Hijau di Pagi Hari, Dibuka Naik 0,34%

April 29, 2026
Pengusaha Muslim Terkaya di Dunia, Punya Harta Rp 500 Triliun Lebih

Pengusaha Muslim Terkaya di Dunia, Punya Harta Rp 500 Triliun Lebih

April 29, 2026
UEA Cabut dari OPEC & Wall Street Melemah, Bursa Asia Ikut Goyang

UEA Cabut dari OPEC & Wall Street Melemah, Bursa Asia Ikut Goyang

April 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, April 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255

2 hours ago
in Market
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,26% ke level Rp17.255/US$.

Pelemahan ini sekaligus melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (28/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,15% ke posisi Rp17.210/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak menguat tipis ke level 98,646.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi faktor eksternal, terutama arah dolar AS di pasar global menjelang pengumuman suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Dolar AS cenderung menguat pada perdagangan Rabu, seiring sikap investor yang masih menunggu keputusan suku bunga The Fed. Pertemuan kali ini juga menjadi perhatian karena diperkirakan menjadi salah satu momen terakhir Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.

The Fed diperkirakan masih akan menahan suku bunga. Namun, fokus pasar bukan hanya pada keputusan bunganya, melainkan juga pada pandangan The Fed terhadap dampak perang di Timur Tengah terhadap ekonomi AS, inflasi, dan arah suku bunga ke depan.

Pelaku pasar juga mencermati masa depan Powell di The Fed. Sebelumnya, Powell pernah mengatakan bahwa dia akan tetap bertahan jika menilai independensi The Fed berada di bawah ancaman. Karena itu, keputusan Powell ke depan dinilai akan sangat bergantung pada persepsinya terhadap independensi bank sentral AS.

Selain agenda The Fed, ketidakpastian perang di Timur Tengah masih menjadi sumber tekanan bagi pasar global. Harga minyak naik pada perdagangan Selasa karena investor menilai konflik Iran belum menunjukkan tanda penyelesaian. Kabar Uni Emirat Arab memangkas hubungan dengan OPEC turut menambah perhatian pasar terhadap arah pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak juga menekan pasar obligasi AS. Harga obligasi turun, sementara imbal hasilnya naik, karena investor khawatir harga energi yang tinggi dapat kembali memberi tekanan terhadap inflasi.

Kondisi tersebut membuat ruang gerak rupiah masih terbatas. Jika dolar AS kembali menguat dan investor memilih aset aman, mata uang negara berkembang seperti rupiah berpotensi tetap berada di bawah tekanan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Emiten Cat Asal Surabaya Ini Naik 12,5% ke Rp503 Miliar

Laba Emiten Cat Asal Surabaya Ini Naik 12,5% ke Rp503 Miliar

April 29, 2026
Hati-Hati! Modus Pinjol Ilegal Ini Bisa Bikin Rekening Jebol

Hati-Hati! Modus Pinjol Ilegal Ini Bisa Bikin Rekening Jebol

April 29, 2026
Breaking News! BNI (BBNI) Cetak Laba Rp5,66 Triliun di Kuartal I-2026

Breaking News! BNI (BBNI) Cetak Laba Rp5,66 Triliun di Kuartal I-2026

April 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .