• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BPJS Kesehatan Catat Pendapatan Iuran Naik 8,9% Jadi Rp165,3 T di 2024

BPJS Kesehatan Catat Pendapatan Iuran Naik 8,9% Jadi Rp165,3 T di 2024

July 14, 2025
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

BPJS Kesehatan Catat Pendapatan Iuran Naik 8,9% Jadi Rp165,3 T di 2024

1 year ago
in News
BPJS Kesehatan Catat Pendapatan Iuran Naik 8,9% Jadi Rp165,3 T di 2024
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatatkan pendapatan iuran sebesar Rp165,3 triliun sepanjang tahun 2024. Jumlah itu meningkat 8,9% secara tahunan atau year on year (yoy) dari setahun sebelumnya sebesar Rp151,7 triliun.

Sementara itu, sepanjang tahun 2025, iuran yang diterima sekitar Rp185 triliun. Namun demikian, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut pendapatan tersebut masih sepertiga dari pembiayaan kesehatan seluruh Indonesia.

“Jadi keseluruhan Indonesia itu setiap tahun keluar untuk kesehatan Rp614 triliun. Yang dikelola BPJS, spending-nya kira-kira tahun 2025 Rp185 triliun,” ujar Ghufron saat Public Expose BPJS Kesehatan di Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025).

Dengan angka pendapatan iuran tahun 2024, kolektabilitas iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pun meningkat menjadi 99,17 juta, dari setahun sebelumnya 98,62 juta.

Ghufron melanjutkan, aset bersih dana jaminan sosial (DJS) mencapai Rp49,52 triliun pada tahun 2024. Meskipun jumlah itu menurun dari setahun sebelumnya sebesar Rp56,67 triliun, angka tersebut masih tergolong sehat, karena mencukupi estimasi pembayaran klaim untuk 3,40 bulan.

Untuk investasi, BPJS Kesehatan mencatatkan hasil sebesar Rp5,39 triliun sepanjang tahun 2025. Jumlah itu melebihi target Rp4,46 triliun.

Namun demikian, hasil investasi itu juga menurun dari tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp5,7 triliun. Menurut Ghufron penurunan itu terjadi karena nilai yang diinvestasikan juga menurun.

“Tapi bukan berarti tidak sehat. Sehat tidaknya itu apa? Ada PP 53 tahun 2018. Itu disebutkan di situ, kalau aset neto dari BPJS itu sebesar 1,5 bulan, maksimum 6 bulan, kebanyakan duit juga tidak boleh. Itu karena ini uangnya masyarakat gitu, dititipkan saja. Maka namanya dana amanat Tidak boleh terlalu banyak. Nah, BPJS posisinya dimana? Sekarang ini tinggi, sekitar 3 kali,” terang Ghufron.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Bocoran OJK & BPJS Kesehatan Soal Kolaborasi & Peran Asuransi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .