• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos LPS Ungkap Alasan Tahan Tingkat Bunga Penjaminan

Bos LPS Ungkap Alasan Tahan Tingkat Bunga Penjaminan

January 27, 2026
Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

April 19, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

April 19, 2026
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

April 19, 2026
PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

April 19, 2026
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

April 19, 2026
Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

April 19, 2026
Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

April 19, 2026
OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

April 19, 2026
Pakar Keuangan Ungkap Tabungan Ideal Saat Umur 50 Tahun

Pakar Keuangan Ungkap Tabungan Ideal Saat Umur 50 Tahun

April 19, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, April 19, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Bos LPS Ungkap Alasan Tahan Tingkat Bunga Penjaminan

3 months ago
in News
Bos LPS Ungkap Alasan Tahan Tingkat Bunga Penjaminan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengungkapkan alasan mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) pada bulan Januari. Dirinya menyebut penurunan suku bunga khususnya suku bunga simpanan belum searah dengan penurunan TBP dalam tiga bulan terakhir dengan nominal simpanan bank di atas TBP masih mencapai 30% per Desember 2025.

LPS diketahui mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) pada bulan Januari untuk berlaku di periode Januari hingga Mei 2026, untuk Bank Umum dalam Rupiah 4,25%, untuk Bank Umum dalam bentuk mata uang valas 2,25%, dan untuk Bank BPR atau Bank Perekonomian Rakyat adalah 6,75%.

“Kalau Anda perhatikan suku bunga simpanan yang tiga bulan adalah 3,86% dan yang satu bulan adalah 3,62%,” terang Anggito.

Pada posisi Desember 2025, nominal simpanan bank di atas Tingkat Bunga Penjaminan masih mencapai di atas 30%. Sehingga menahan penurunan dari cost of fund dan memperlambat transmisi ke suku bunga kredit.

Oleh karena itu, LPS mengimbau industri perbankan untuk mengikuti sinyal TBP dan mekanisme pasar, sehingga suku bunga pinjaman bisa turun dan stabilitas pendanaan tetap terjaga dan mendukung fungsi intermediasi.

Kemudian di tengah stabilitas sistem keuangan yang masih terjaga, Anggito mengungkapkan LPS mencermati meningkatnya risiko keuangan pada bank bermodal rendah, khususnya pada BPR dan BPRS.

“Hal ini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi keuangan, tetapi juga oleh kelemahan tata kelola, keterbatasan profesionalisme dan operasional,” jelas Anggito.

Dominasi kepemilikan perorangan pada BPR dan BPRS, lemahnya kontrol internal, serta meningkatnya risiko siber pada sebagian BPR/BPRS ikut disorot Anggito yang menurutnya menunjukkan bahwa tantangan stabilitas ke depan semakin struktural dan operasional, bukan hanya masalah siklikal.

Oleh karena itu, Anggito merasa LPS perlu peningkatan infrastruktur dan kapasitas teknologi informasi, terutama memperkuat core banking system dari BPR dan BPRS. Hal tersebut merupakan langkah strategis yang mendesak, tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi operasional, tapi juga memperkuat tata kelola, pengendalian risiko, ketahanan siber, dan pencegahan fraud di masyarakat.

Penguatan literasi dan inklusi keuangan juga ikut disorot Anggito dan menyebut merupakan bagian penting dari strategi pencegahan risiko sistem keuangan dalam jangka menengah dan panjang.

“LPS bersama anggota KSSK mendorong peningkatan kepemilikan rekening aktif masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas penggunaan rekening agar tidak disalahgunakan,” Sebut Anggito.

Fokus kebijakan LPS dan juga anggota KSSK tidak hanya penurunan jumlah penduduk tanpa rekening usia produktif, tapi juga pada penurunan rekening tidak aktif dan bersaldo rendah serta penguatan kepercayaan dan perlindungan nasabah dan perluasan basis dana yang lebih stabil bagi sistem perbankan.

Terakhir dalam rangka pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Sumatera dan juga daerah lain, LPS mengambil kebijakan strategis yaitu pertama menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Yang kedua juga menyiapkan kebijakan relaksasi. Relaksasi pembayaran premi bagi bank terdampak. Saat ini di tiga provinsi; Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdapat 104 bank, yaitu Bank Daerah dan BPR, yang mendapatkan fasilitas relaksasi yaitu berupa penundaan atau pembayaran cicilan tanpa denda. Agar bank tetap memiliki ruang likuiditas yang memadai untuk menjaga layanan dan mendukung pemulihan ekonomi di daerah terdampak.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

Tukang Es Punya Harta Rp10 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

April 19, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .