• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Gudang Garam (GGRM) Buka Suara Soal PHK Massal

Bos Gudang Garam (GGRM) Buka Suara Soal PHK Massal

September 10, 2025
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

September 21, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

September 21, 2026
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

September 20, 2026
Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

September 20, 2026
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos Gudang Garam (GGRM) Buka Suara Soal PHK Massal

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bos Gudang Garam (GGRM) Buka Suara Soal PHK Massal
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan.

Kabar ini merebak setelah beredar video buruh Gudang Garam sedang melakukan perpisahan. Kabar ini semakin menambah awan gelap sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Melandainya daya beli dan ekonomi nasional membuat penjualan dan produksi rokok turun sehingga perusahaan tidak punya pilihan lain selain melakukan PHK.

Terkait hal tersebut, Direktur  & COrporate Secretary GGRM Heru Budiman membantah hal tersebut. Menurutnya yang terjadi adalah proses pelepasan 309 karyawan secara normatif, melalui mekanisme pensiun normal dan pensiun dini secara suka rela, serta berakhirnya kontrak kerja sesuai batas waktu kontrak kerja. 

Heru mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak memberikan dampak terhadap keberlangsungan operasional dan juga tidak menimbulkan masalah hukum. 

“Saat ini operasional Perseroan berjalan seperti biasa, dari produksi hingga distribusi,” katanya melalui keterbukaan informasi, dikutip Rabu (10/9/2025).

Sementara itu, Gudang Garam diketahui mencatat laba bersih hingga semester I tahun 2025 sebesar Rp 117,1 miliar. Laba tersebut anjlok 87,3% jika dibandingkan semester I tahun 2024 yang sebesar Rp 925,5 miliar.

Mengutip laporan keuangannya yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan laba tersebut karena pendapatan GGRM hingga Juni 2025 turun 11,4% jadi Rp 44,3 triliun dari perolehan Juni 2024 yang sebesar Rp 50,01 triliun.

Biaya pokok pendapatan juga turun menjadi Rp 40,5 triliun. Maka laba kotor GGRM hingga Juni 2025 turun menjadi Rp 3,7 triliun dari Juni 2024 yang sebesar Rp 5,06 triliun.

Laba usaha GGRM hingga semester pertama juga anjlok signifikan menjadi Rp 513,7 miliar dari Juni 2024 yang sebesar Rp 1,613 triliun.

Penurunan tersebut karena pendapatan lainnya turun jadi Rp 148,7 miliar, sedangkan penurunan beban usaha hanya 5% jauh lebih kecil dari penurunan pendapatan dan menjadi Rp 3,4 triliun. Sementara itu, beban lainnya malah naik jadi Rp 2,3 miliar, dan perusahaan membukukan rugi kurs Rp 1,7 miliar dari sebelumnya mencatat laba Rp 39,3 miliar.

Total aset GGRM hingga semester I tahun ini juga menyusut jadi Rp 79,8 triliun dari aset akhir tahun 2024 yang sebesar Rp 84,9 triliun.

Heru mengatakan bahwa perusahaan telah meluncurkan beberapa produk baru pada 2024 sebagai upaya penyesuaian terhadap kondisi lesunya daya beli konsumen. “Perseroan akan terus melakukan langkah-langkah adaptif terhadap kondisi pasar yang saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan ketentuan cukai dan penanganan terhadap rokok yang tidak memenuhi ketentuan cukai,” katanya. 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Meramal Bisnis Rokok, Emiten Mana Paling Untung?




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .