• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi

Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi

September 23, 2026
Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga

Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga

September 23, 2026
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS

BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS

September 23, 2026
BI Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% di RDG September 2026

BI Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% di RDG September 2026

September 23, 2026
Jadi Menteri Keuangan, Suahasil Lepas Kursi Wakil Komisaris PLN

Jadi Menteri Keuangan, Suahasil Lepas Kursi Wakil Komisaris PLN

September 23, 2026
Petinggi Bayan Ini Jual saham Lagi dengan Nilai Fantastis

Petinggi Bayan Ini Jual saham Lagi dengan Nilai Fantastis

September 23, 2026
Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan & Ramal Situasi ke Depan

Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan & Ramal Situasi ke Depan

September 23, 2026
Volume Transaksi Digital RI Tembus Angka 6 Miliar, QRIS Jadi Andalan!

Volume Transaksi Digital RI Tembus Angka 6 Miliar, QRIS Jadi Andalan!

September 23, 2026
BI Telah Guyur Likuditas Rp461,2 Triliun ke Bank

BI Telah Guyur Likuditas Rp461,2 Triliun ke Bank

September 23, 2026
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!

Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!

September 23, 2026
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

September 23, 2026
Bos Sekuritas Ungkap Efek BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50

Bos Sekuritas Ungkap Efek BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50

September 23, 2026
Investor Dunia Serbu RI, Inflow US$ 400 Juta 21 September 2026

Investor Dunia Serbu RI, Inflow US$ 400 Juta 21 September 2026

September 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi

39 minutes ago
in Market
Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memperkirakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Funds Rate (FFR) masih berpotensi naik lagi setelah mencapai kisaran 3,75%-4% pada September 2026.

Destry mengatakan prospek kenaikan lanjutan FFR masih cukup tinggi di tengah tekanan inflasi global yang bertahan di level sekitar 4%, meski pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat ke kisaran 3% pada tahun ini.

“Kebijakan moneter global tetap ketat, termasuk FFR yang naik menjadi 3,75%-4% pada September 2026, dengan kemungkinan peningkatan kembali yang masih tinggi,” kata Destry dalam paparan hasil RDG BI, Rabu (23/9/).

Menurut dia, kondisi global saat ini diwarnai oleh kenaikan harga komoditas dunia yang terus berlanjut. Di sisi lain, perlambatan ekonomi global dan inflasi yang masih tinggi membuat bank-bank sentral dunia mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama.

Situasi tersebut turut mendorong kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS. Destry menjelaskan, kenaikan yield tidak hanya dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi, tetapi juga pelebaran defisit fiskal AS.

“Yield AS naik seiring defisit dan ekspektasi FFR,” ujarnya.

Kenaikan yield AS dan prospek suku bunga tinggi membuat aliran modal ke negara berkembang (emerging markets) menjadi lebih tertahan. Dampaknya, indeks dolar AS (DXY) menguat dan menambah tekanan terhadap berbagai mata uang negara berkembang.

Di tengah dinamika tersebut, Destry menegaskan pentingnya penguatan respons kebijakan dan sinergi antara otoritas untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Kondisi ini mengharuskan penguatan respons dan sinergi guna memperkuat ketahanan eksternal,” tegasnya.

Meski menghadapi tantangan global, Destry menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Pertumbuhan ekonomi domestik tetap terjaga dan perlu terus didorong agar mampu menopang ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi permintaan domestik, konsumsi rumah tangga dinilai masih solid. Kondisi tersebut ditopang oleh berbagai stimulus fiskal pemerintah serta meningkatnya keyakinan masyarakat.

Sementara itu, investasi juga masih tumbuh baik, terutama yang berasal dari belanja dan proyek pemerintah. Namun, Destry menekankan bahwa investasi swasta perlu terus ditingkatkan agar dapat menjadi sumber pertumbuhan yang lebih kuat ke depan.

Di sektor eksternal, kinerja ekspor nonmigas menunjukkan perbaikan. Kendati demikian, BI menilai berbagai upaya penguatan daya saing dan diversifikasi pasar ekspor tetap diperlukan untuk mengantisipasi dampak perlambatan perdagangan global dan gejolak ekonomi dunia.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga

Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga

September 23, 2026
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS

BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS

September 23, 2026
BI Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% di RDG September 2026

BI Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% di RDG September 2026

September 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .